I AM SPECIAL INDIGO

I AM SPECIAL INDIGO
Bab 122


__ADS_3

Keadaan rumah almira nampak sepi rumah yang tergolong tidak terlalu besar dan tidak terlalu kecil. Perlahan sie, aldo dan dina masuk setelah memasukkan mobil di depan halaman rumah itu.


" assalamu'allaikum... Ucap sie sambil mengetuk pintu


" wa'allaikumsalam... Eh... Ada tamu mari silahkan masuk...


" iya tante, permisi ya...


" kalian siapa, apa teman dari anak atau menantu saya...


" ehm, saya teman almira... Tante...


" oh... Temannya almira, tapi maaf almiranya lagi keluar ke supermarket lagi belanja. Tapi kok sampai sekarang belum pulang-pulang ya... Nampak mertua almira melihat-lihat ke arah luar. Barusan juga aris suami almira menghubungi tante katanya.. Sudah dijalan dekat rumah..


Tak lama memang terlihat sebuah mobil avansa masuk ke dalam halaman rumah tante anisa mertua dari almira.


Almira dari tadi nampak menangis melihat mertuanya apalagi setelah suaminya datang dia semakin kencang menangis.


Sie yang melihat itu juga menangis.


" loh nak, kamu kenapa...


Sie tak menjawab dia masih saja menangis melihat almira yang kelihatan sangat sedih.


" loh... Ada tamu rupanya... Ucap aris sambil mencium tangan ibunya.


" iya ris, ini teman almira... Tapi ris, dari tadi almira keluar kok belum pulang-pulang ya...


" iya ma, aris hubungi juga udah nggak aktif hp nya. Memang almira tadi kemana ma...


" tadi pamit sama mama mau belanja ke supermarket.


" ini sudah lama loh ma kok almira belum datang sih ma... Ucap aris nampak cemas dan khawatir...


Kalian ini siapa dan ada perlu apa...


" kami... Belum sempat al, menjelaskan sie sudah kemasukan arwah almira atas ijin siera.

__ADS_1


" maaaaas... Huhuhuhu... Ucap sie yang kemasukan arwah almira dan menangis.


" kamu siapa kenapa kamu manggil saya seperti istri saya kalo mamggil saya.


" maaaaas... Ini aku mas almira...


" nggak... Mana mungkin... Kamu bukan almira... Ucap aris tertawa mengejek..


" mas, maafin almira mas, almira nggak bisa jaga diri dan jaga buah hati kita mas... Huhuhuhu...


" apa maksud kamu... Ma, apa maksudnya ini...


" mama juga nggak tau ris...


" mas, tadi aku belanja ke supermarket trus aku ditabrak mas saat mau menyeberang jalan.


" nggak... Nggak mundkin al, nggak mungkin... Ucap aris berteriak histeris begitu juga mama anisa yang menangis.


" nak, kamu jangan bohong, almira nggak mungkin meninggalkan tante... Tante sayang sama almira apalagi almira akan melahirkan cucu tante..


" ma, ini mira ma... Maafin mira ya ma,... Ucap almira menangis...


" baik, kita buktikan kalo itu bukan almira...


Akhirnya mereka pergi kerumah sakit dengan mengendarai 2 mobil. Tak lama kemudian mereka sampai dirumah sakit.


Mereka segera menuju ruang informasi menanyakan korban kecelakaan yang tadi dibawa ambulan. Dan salah satu pegawai itu memberitahukan bahwa jenazah berada di kamar jenazah.


Aris segera berlari menuju kamar jenazah, disana sedang ada penjaga.


" ### maaf pak, kami ingin melihat jenazah korban kecelakaan yang tadi dibawa ke sini... Ucap aris berusaha tegar


" apa anda keluarganya?... Kasihan sekali jenazah itu mas, seorang perempuan dan sedang hamil... Sepertinya korban tabrak lari..


Aris tak kuasa menahan air matanya dan segera menuju brankar almira. Aris pelan-pelan membuka penutup wajah almira.


Tangis aris pecah melihat jasad sang istri sudah terbujur kaku begitu juga dengan bayi yang ada diperutnya.

__ADS_1


" Ya Allah almira, kenapa kamu beneran ninggalin aku al... Kamu nggak sayang sama aku al....


" maafin aku mas, maaf aku tidak bisa menjaga buah cinta kita... Ucap almira dalam tubuh sie..


Almira mencium tangan suaminya dan tersenyum pada aris setelah itu dia beralih ke ibu mertuanya dan melakukan hal yang sama...


" selamat tinggal mas, ibuk... Temukan lah kebahagiaanmu tanpa aku mas.. Aku akan selalu menyayangimu mas... Ibuk, maafkan almira tidak bisa lagi menemani dan menjaga ibuk... Selamat tinggal mas, ibuk. Terima kasih banyak sie... Ucap almira seraya keluar dari tubuh siera dan menghilang


Penjaga kamar jenazah itu masih heran dengan apa yang terjadi.


" maaf sebenarnya apa yang terjadi memang siapa tadi yang berpamitan.


" itu arwah jenazah ini pak, dia minta tolong sama saya agar menyampaikan kematiannya pada keluarganya. Awalnya mereka nggak percaya sampai kami membuktikan ke sini. Ucap sie ke penjaga itu dan di sana sie melihat ada 3 arwah jenazah yang ada di kamar mayat itu.


3 arwah itu melihat semua ke arah sie, bukannya takut sie malah menghampiri mereka.


Mereka bertiga menceritakan apa yang terjadi dengan mereka. Yang menyayat hati siera adalah arwah seorang gadis yang masih muda berada diantara ke 3 arwah itu.


" kamu kenapa, apa yang terjadi dengan kamu... Ucap sie pada arwah gadis itu


Sang penjaga berkata bahwa gadis itu korban pemerkosaan.


" iya, benar apa kata penjaga itu... Aku korban pemerkosaan, mereka melakukan itu karena salah satu dari mereka yang menyatakan cinta kepadaku tapi aku tolak, saat pulang sekolah dan melewati jalan sepi mereka berlima membekapku dan meyeretku ke rumah kosong...


Mereka dengan sadis merobek-robek bajuku, mereka menuangkan minuman beralkohol ke dalam tubuhku... Aku tidak bisa teriak karena mulutku mereka sumpal, mereka memperkosaku secara bergiliran, alat vitalku berdarah.. Karena mabok mereka melakukan itu berkali-kali. Sampai cowok yang sudah aku tolak menancapkan balok ke kemaluanku, aku kesakitan... Aku tidak bisa bertahan, aku.... Huhuhuhuhu... Cerita arwah itu menangis pilu, sie yang mendengar cerita arwah itu juga menangis sesenggukan.


Aldo yang melihat sie menangis segera menghampiri sie dan menyandarkan kepala sie pada bahunya...


" cinta, kenapa....


" L... Huaaaaaa..... Kasihan gadis ini L, dia diperkosa dan itunya dimasukin balok sampai mati L... Kita nggak bisa diem aja L, kita harus lapor pada pihak berwajib.


" maaf mbak, pihak kepolisian kesulitan mengidentifikasi korban, karena sampai sekarang belum ada laporan kehilangan. Ucap penjaga itu


" siapa nama kamu... Ucap sie pada arwah gadis itu


" namaku nadia, orang tuaku nggak tau kalo aku udah mati...

__ADS_1


" baik, aku akan mengungkap siapa pembunuh kamu... Dan besok aku akan melaporkan kasus kamu ke pihak berwajib dan nanti kalo aku butuh kamu, kamu harus datang... Dan kamu harus mengungkapkan semuanya pada polisi


" iya...


__ADS_2