
" kalo kamu sie... apa kamu punya pacar...
" saya ya pak... kebetulan sudah...
" waaah sayang sekali ...
" kenapa emangnya pak...
" andai kamu masih sendiri, aku mau jadi orang yang dekat dengan kamu...
" bisa bapak bisa dekat dengan saya...
" wah benarkah... beruntung dong saya bisa dekat dengan gadis cantik seperti kamu...
" ish... bapak bisa aja .. maksud saya bukan dekat seperti pacar tapi lebih ke dekat sebagai teman...
" nggak papa meskipun sebagai teman saja saya sudah senang...
" pak Robert... apa bapak nggak pernah pacaran atau punya pacar sekarang...
" nggak... saya nggak suka pacaran... saya lebih suka bila menyukai seseorang dan langsung mengikatnya...
" wao... hebat banget bapak...
" hahahaha... biasa saja...
" pak... bapak nggak pernah berhubungan dengan Kelvin...
" sudah 5 tahun kami tidak saling menghubungi, karena suatu kejadian di masa lalu...
" kejadian... kejadian apa maksud bapak...
" eh... itu... bukan apa-apa kok...
Suara ketukan pintu menyelamatkan Robert dari pertanyaan siera.
" permisi pak... rapat dewan akan segera di mulai... ucap Cahyo
" baik... saya akan segera ke sana...
" sie... saya akan menghadiri rapat dewan dulu... terima kasih atas waktu kamu menjadi teman cerita saya... saya sangat menunggu jika kamu mau berbagi cerita sama saya...
" baik pak... lain kali kita ngobrol lagi... kalo begitu saya permisi...
Sie berjalan keluar dari ruangan Robert dan kembali ke ruangannya. Serli nampak marah melihat siera yang lama ada di ruangan Robert.
" eh... siera kamu ngapain aja di ruangan pak bos... jangan-jangan kamu godain dia ya...
" ya nggak mungkinlah kak... kenal aja juga baru tadi masak sudah berani godain... mungkin nanti kalo sudah kenal lama bisa jadi ide kakak tadi buat saya godain pak Robert...
" jangan berani kamu deketin pak Robert...
" memang masalah gitu buat kakak...
" ya jelaslah pak Robert itu milik aku ..
__ADS_1
" silahkan kakak ambil... saya nggak minat tuh... ucap Sie berlalu pergi dari hadapan Seril.
" gimana cin.. udah dapet info belum..
" hampir tapi nggak jadi... keburu pak Cahyo masuk tadi ...
" ya udah pelan-pelan saja nanti juga bakalan terungkap... dia nggak macem-macem sama kamu kan...
" nggak sayang... tenang aja...
" awas kalo kamu sampai tergoda oleh dia...
" tenang sayang... tapi kamu tu yang awas tergoda sama Seril...
" idiiiiih ogah mending aku deket sama kamu udah halal dari pada sama dia... takut...
" heh... bisik-bisik aja... kerja dong... ucap Ramdan.
" hehehehe... maaf kak...
Jam makan siang datang, sie dan yang lain makan di kantin kantor. Sedangkan Robert dan Seril keluar kantor untuk makan siang. Kali ini Robert memilih membawa mobil sendiri dan melajukan mobilnya menuju hotel berbintang bersama dengan Seril.
Setiba di hotel mereka makan siang terlebih dahulu setelah itu Robert menyewa hotel untuk satu hari.
Setelah masuk ke kamar hotel, mereka berdua saling ngobrol.
" seril... menurut kamu siera itu orangnya seperti apa...
" siera ya pak... eh... tapi tunggu.... kenapa pak Robert menanyakan siera... jangan-jangan pak Robert suka lagi sama siera...
" hahahahaha kamu memang cerdas ... kamu tahu isi hatiku...
" Aldo... siapa Aldo...?
" dia itu cowoknya siera pak... tadi dia yang memakai kemeja biru muda yang tampan itu loh pak...
" mata kamu jeli juga kalo lihat yang tampan-tampan... memangnya saya kurang tampan...
" bapak juga tampan sih... tapi kan Seril nggak cinta sama bapak...
" terus kamu cinta gitu sama Aldo...
" iyalah pak... pandangan pertama malah...
" heh.... pinter juga kamu...
" terus sekarang gimana rencana bapak untuk mendapatkan hati siera...
" kamu tenang aja... aku pasti bisa nakhlukin hati siera.... dia pasti bertekuk lutut di hadapan saya dan menjadi wanita tercantik pemuas nafsu saya....
" hahahahaha.... bapak hebat... saya sudah nggak sabar menunggu saat itu melihat siera jatuh dalam pelukan bapak...
" ok... nanti kalo saya mendapatkan siera kamu juga harus mendapatkan Aldo...
" siap pak...
__ADS_1
" Seril, 2 Minggu lagi saya akan kembali ke Jakarta... saya akan mengadakan jamuan untuk itu... kita gunakan saat itu untuk memiliki mereka...
" waaaah.... saya sudah nggak sabar menunggu saat itu pak...
" tapi sekarang kamu harus memuaskan saya dulu...
" nggak masalah asal bayarannya cocok untuk saya...
" apapun yang kamu minta akan saya berikan sayang ..
" terima kasih sayang....
Mereka berdua larut dalam buaian indah dunia tanpa mengingat status diantara mereka berdua, hasrat dan kepuasan yang mereka inginkan.
1 jam lamanya mereka bergelut dalam satu ranjang yang sama. Setelah puas mereka berdua membersihkan diri kemudian kembali ke kantor dengan perasaan yang bahagia.
Sie, Aldo dan Cahyo selalu mencari bukti kejahatan Robert. Sie berusaha mengorek info tentang Bianca tapi Robert menutup rapat semua itu.
Robert dan sie semakin dekat dan itu membuat Robert merasa sangat senang karena dia merasa sie memberi perhatian lebih kepadanya.
2 Minggu sudah berlalu Sie, Aldo dan Cahyo menemukan bukti pembunuhan yang dilakukan Robert pada Bianca.
.
Sie secara tak sengaja menemukan sapu tangan bekas membekap Bianca hingga pingsan yang tersimpan rapi di antara tumpukan baju Robert.
Malam ini, Robert dan Seril akan menjebak siera dan Aldo dengan memasukkan obat perangsang di minuman mereka.
Aldo dan Siera tak tahu akan hal itu tetapi Bianca yang mengetahuinya.
" cinta... cakep banget sih istri aku ini...nggak puas loh kalo cuma di pandang doang ...
" idiiiiih gombalnya mulai keluar... ucap Dafa.
" biarin Napa sama istri sendiri juga...
" iya... iya... yang punya istri... tapi istri gue kemana ya ...
" eh... lagak loh... ngimpi... Sono halalin dulu... ucap siera sewot.
" gaes... udah siap kan semuanya... ucap Mega...
" siap dong...
" kita bikin heboh pesta ini ... ucap Niken.
" yey.....
Mereka bersembilan keluar dari mes mereka dan menuju ke kantor. Suasana kantor di dekor sangat indah dengan nuansa penuh bunga dan warna yang cerah.
Bianca menunggu siera dan mengatakan kepada siera kalo Seril dan Robert akan menjebak mereka berdua dengan memberi minuman kepada mereka.
" makasih udah ngasih tahu aku ...
Bianca tersenyum dan mengangguk.
__ADS_1
Pesta di mulai saat Robert sudah memasuki ruangan pesta dan disana Robert sengaja mengadakan pesta dansa.
Mereka semua saling berpasangan tak terkecuali Robert dan Seril. Mereka menikmati dansa dengan alunan musik yang romantis.