
Happy Reading....
"Apa maksud kamu?" tanya Adelia menatap Ras dengan bingung.
"Ada seseorang yang melakukan itu pada Ray dan Ras memanfaatkan situasi itu karena Ras ingin bersama Kania." Ras menghentikan perkataannya dan menatap Adelia.
"Mom, sebenarnya Ras sudah menyukai Kania dari lama, Ras sudah memperhatikannya sejak lama. tapi, Ras belum memiliki keberanian untuk mendekatinya saat itu, jadi Ras hanya bisa memperhatikannya dari jauh saja," jelas Ras sambil menghela napasnya.
Adelia tidak mengeluarkan suaranya dia memberikan Ras kesempatan untuk menjelaskan lagi.
"Ras sudah berusaha menekan perasaan Ras pada Kania, saat tau jika Ray sudah bertemu dengan Kania lagi dan disuruh mendekati Kania oleh papa Kean, meskipun sakit. saat melihat Ray dan Kania bersama. tapi, Ras berusaha menerimanya dan saat kejadian itu terjadi, Ras berpikir mungkin ini jalan tuhan untuk Ras, agar Ras bisa bersama dengan Kania ... Mom, apa salah kalau ternyata Ras tidak bisa melupakan perasaan Ras pada Kania apa cinta Ras ini salah Mom?" Ras menatap Adelia dengan tatapan sendunya.
Adelia menghela napas dan menepuk perlahan punggung tangan Ras dan berkata, "Cinta kamu memang tidak salah Ras. tapi, cara kamu mendapatkannya saja yang salah, kamu mendapatkannya dengan cara menyakiti hati orang lain,"
"Ras tau dan Ras pasti akan minta maaf pada mereka," kata Ras dengan yakin.
"Ya, kamu memang harus meminta maaf pada mereka. tapi, tadi kamu bilang ada yang menjebak Ray, siapa yang sudah menjebak Ray itu, apa kamu tau orangnya?" tanya Adelia.
"Ras belum tau pasti hanya saja orang itu seorang wanita bernama Bela dia adalah wanita yang sudah menginap di Hotel kita beberapa kali," jelas Ras.
"Apa dia mantan pacarnya Ray yang memiliki dendam pada Ray," kata Adelia dengan bingung.
"Ras tidak yakin. tapi, sepertinya bukan, Ras selalu tau saat Ray dekat dengan wanita saat kita kuliah dulu dan wanita ini sepertinya bukan dari masa lalu Ray," jelas Ras lagi.
"Terus, apa alasan dia melakukan hal itu jika dia bukan dari bagian masa lalu Ray?"
"Entahlah Mom, Ras belum sempat bicara secara langsung dengannya,"
"Apa kamu pernah bertemu secara langsung dengannya?" tanya Adelia.
"Pernah, saat di rumah sakit tempat Kak Iden kecelakaan. tapi, saat itu Ras datang bersama Kania jadi Ras tidak bisa bicara dengannya," jelas Ras lagi.
"Ya udah nanti kita bicarakan lagi masalah ini, sebaiknya sekarang kita pergi dulu untuk menemui Kania siapa tau dia sudah sadar," kata Adelia mulai berdiri dari kursi.
"Iya Mom."
Mereka pun memilih untuk menunda membicarakan tentang siapa yang menjebak Ray sebenarnya dan apa motifnya melakukan hal itu.
Ras berjalan dengan perasaan tak menentu entah apa yang akan terjadi setelah ini dan bagaimana reaksi Kania nanti.
Mereka telah sampai di lorong tempat Kania di rawat dan dia melihat semua orang sudah berada di luar lagi.
"Pa, bagaimana keadaan Kania apa dia baik-baik saja kenapa kalian semua di luar?" tanya Ras khawatir.
"Kania baik-baik saja dan dia sudah sadar, Dokter meminta kita keluar karena ingin memeriksa Kania lagi," jawab Kiran membuat Ras bernapas lega karena Kania baik-baik saja.
Beberapa menit kemudian Dokter yang tadi memeriksa Kania keluar dari ruangan itu dan tidak sendiri melainkan diikuti oleh seorang Dokter wanita.
__ADS_1
"Apa istri saya baik-baik saja Dok?" tanya Ras.
"Nona Kania baik-baik saja dan sesuai perkiraan saya Nona Kania saat ini sedang mengandung," jawab Dokter laki-laki tersenyum pada semua orang.
"Maksudnya istri saya hamil Dok?" tanya Ras dengan mata yang terlihat berbinar.
"Iya, untuk lebih jelasnya Tuan bisa menanyakan secara langsung pada Dokter Leni, beliau adalah Dokter kandungan," kata Dokter laki-laki itu.
"Iya Tuan, Nona Kania saat ini sedang hamil dan usia kandungannya baru dua minggu," jelas Dokter yang bernama Dokter Leni.
Semua orang yang mendengar hal itu tentu saja merasa bersyukur karena mereka akan kedatangan anggota keluarga baru mereka, begitupun dengan Ras dia merasa senang karena dia akan segera memiliki anak dengan wanita yang paling dicintainya.
Setelah menjelaskan semuanya Dokter pun pamit dan mereka semua kembali memasuki ruangan rawat Kania.
Mereka mengucapkan selamat pada Kania tentang kehamilannya itu, hanya pada Kania tidak ada yang mengucapkan selamat pada Ras karena sebenarnya mereka masih merasa sedikit kesal dengan Ras.
Mereka terus mengobrol di ruangan itu tanpa mengindahkan keberadaan Ras di sana, begitupun dengan Kania dari semenjak Ras masuk ke ruangan itu, Kania sama sekali tidak melihat ke arahnya dan Ras tentu saja sedih akan hal itu. tapi, dia tidak bisa berbuat apapun dia mengerti jika Kania pasti kecewa seperti yang lainya.
"Ya udah karena sudah malam, sebaiknya kita pulang dulu ya," pamit Kean pada Kania diangguki semua orang.
"Iya kalian harus istirahat," kata Kania pada keempat orang tuanya.
"Iya kamu jangan terlalu banyak pikiran ya, supaya kandungan kamu sehat-sehat saja," kata Kiran.
"Iya Ma," jawab Kania.
"Jaga Kania baik-baik," kata Kean dengan wajah datarnya saat melewati Ras.
"Pasti Pa," jawab Ras menganggukkan kepalanya.
"Kamu cepat istirahat ya," kata Kiran memeluk Kania dan melepaskannya.
Kini giliran Adelia yang memeluk Kania, "Maafkan Ras ya," bisik Adelia pada Kania, dia menatap Kania dengan tatapan memohon.
"Iya Mom," jawab Kania dengan menganggukkan kepalanya dan tersenyum tipis.
"Istirahatlah," kata Adelia lagi tersenyum dan mengusap rambut Kania.
"Kita pulang dulu ya," kata Adelia pada Ras dan Kania.
"Iya Mom, Ma, kalian hati-hati ya," kata Kania dan Ras nyaris bersamaan.
Mereka pun pergi dari ruangan itu menyusul suami-suami mereka, kini tinggal ada Ras dan Kania di ruangan itu.
"Kan aku mau bi...."
"Aku ngantuk, mau istirahat," kata Kania dengan nada yang ketus dan langsung membalikan badannya membelakangi Ras.
__ADS_1
"Iya tidurlah. tapi, sebelum kamu tidur aku mau menjelaskan semua masalah itu terlebih duluan." Ras pun menjelaskan semuanya dari awal sampai akhir.
"Aku tau aku salah Kan, karena aku sudah menyakiti banyak orang. tapi, aku tidak bisa kehilanganmu Kan, aku mencintaimu sejak lama, aku selalu menyembunyikan kesedihanku saat melihatmu dan Ray bersama dengan ekspresi datarku," kata Ras menundukkan kepalanya.
"Kan apa kamu tidur?" tanya Ras karena tidak mendengar sahutan dari Kania.
Ras berdiri dan melihat ternyata Kania sudah memejamkan matanya, dia tersenyum dan merapikan rambut Kania setelah itu mencium lembut kening Kania.
"Selamat istirahat, maafkan aku yang terlalu mencintaimu hingga aku mendapatkanmu dengan cara menyakitimu," katanya dengan suara yang lembut saat sudah mengecup kening Kania.
Dia kemudian melihat ke arah perut Kania dan kembali tersenyum tangannya terulur dan secara perlahan mengusap perut rata Kania dengan usapan yang sangat lembut seolah takut menyakiti anaknya.
"Hai Baby ini Papa, Papa kamu, baik-baik ya di dalam sini, kamu harus selalu sehat biar kita bisa bertemu nanti," gumamnya dengan senyum yang sama sekali tidak luntur dari bibirnya.
Setelah itu Ras merapikan selimut Kania dan dia berjalan menuju sofa untuk beristirahat karena waktu sudah malam.
Dia tidak tahu jika sebenarnya Kania belum tidur, Kania membuka matanya dan mengarahkan tangannya ke perutnya, diusapnya secara perlahan perutnya itu dengan lembut dan pandangan menerawang.
Kania merasa kecewa dengan apa yang Ras lakukan itu untuk bisa bersama dengannya, meskipun Ras tidak sepenuhnya salah. tapi, perbuatan Ras itu tidak bisa dibenarkan juga.
Dia juga tidak percaya dengan apa yang didengarnya barusan dari mulut Ras, dia tidak menyangka jika ternyata Ras sudah mencintainya dari waktu yang tidak sebentar.
Kania kembali ingat saat mereka masih berbulan madu, Ras sempat mengatakan jika dia sudah mencintainya dari waktu yang tidak pernah dia duga.
'Ternyata ini maksud perkataanmu waktu itu, dan ini juga kenapa kamu selalu memintaku untuk tetap bersamamu apapun yang terjadi.' Kania berbicara dalam hatinya, setelah itu dia pun memutuskan untuk berusaha tidur.
.
.
.
.
.
.
.
.
Bersambung....
Selamat pagi kakak-kakak semuanya, bagi yang masih setia menunggu cerita ini aku ucapkan terima kasih yang sebanyak-banyaknya, karena sudah mau menunggu cerita ini.
Aku juga mau minta maaf karena aku yang tiba-tiba ngilang kayak di telan ikan paus, sebenarnya aku gak ilang kok, aku masih ada di sini gak kemana"😁 hanya saja bulan kemarin hp ku ilang ada yang nyulik😭 jadi aku gak bisa up.
__ADS_1
Loh kok jadi curhat sih😒 pokoknya aku minta maaf aja karena kemarin aku tiba-tiba ngilang, mudah"an setelah ini aku bisa up lagi seperti biasanya lagi ya Luv yu buat kalian yang masih setia menunggu😘