Jodoh Dari GC

Jodoh Dari GC
The Day


__ADS_3

Sehari sebelum pernikahan Freya di laksanakan, Miya sudah berada di rumah Freya, tempat yang akan menjadi tempat berlangsungnya pernikahan dengan konsep sederhana. Freya sengaja meminta Miya untuk hadir lebih awal, dia ingin menghabiskan masa-masa lajangnya yang hanya tinggal hitungan jam saja bersama sahabat terdekatnya yang sama-sama penggila kpop.


Di kamar dengan nuansa pink yang kini sudah di hias dengan pernak pernik pernikahan layaknya kamar pengantin Freya dan Miya tengah tiduran dengan santai sambil menonton video klip treasure favorit mereka. Freya lebih memilih menghabiskan waktu di kamar dengan Miya dari pada harus bergabung bersama mamanya yang lagi-lagi sedang rapat via vidio call bersama teman-temannya yang diketahui sudah tiba di Jogja dan menginap di salah satu hotel yang dekat dengan rumahnya.


Jarum jam sudah menunjuk pada angka sebelas namun kedua gadis di kamar itu masih terlihat asik dengan vidio yang mereka tonton.


"Fre udah jam sebelas malam nih, lu ngga mau tidur?" Tanya Miya sambil menunjuk jam di kamar Freya.


Freya meletakan ponselnya dan meletakannya di nakas samping tempat tidurnya. "Iya ngga kerasa ya kurang dari sepuluh jam lagi gue udah ngga lajang lagi." Ucapnya sambil tertawa masih belum percaya akan segera melepas masa lajangnya tanpa pengalaman berpacaran sekalipun.


"Haha iya lu besok udah mau jadi istri orang. Gue harap lu selalu bahagia." Miya memeluk Freya, entah mengapa ada rasa haru tersendiri saat melihat orang yang kita sayangi akan memulai lembaran baru.


"Iya makasih Mi. Gue pasti bahagia." Ucapanya begitu yakin. "Pan lu tau calon suami gue cakepnya kebangetan." Lanjutnya membanggakan calon suaminya yang memang mirip Cha Eun Wo.


Freya melepas pelukan Miya, "Eh Mi tapi gue sedih tau." Ucapnya sambil memasang ekpresi sedih.


"Why? Kan kata lu tadi lu pasti bahagia karena calon suami lu cakepnya minta ampun."


"Gue sedih karena ya gue kasian aja sama Asahi treasure gitu. Kasian kan dia udah ngga mungkin jadi suami gue. Soalnya mulai besok gua jadi istrinya Bang Ar." Ujar Freya sambil memandangi poster jumbo Asahi Treasure yang tenpampang di dinding kamarnya.


Freya menoyor kepala Freya yang masih terpaku dengan poster di hadapannya. "Aishhh si gebleg, gue kirain lu sedih kenapa. Udah buruan tidur sebelum lu jadi semakin gila." Miya menarik Freya hingga terbaring di sampingnya.


Freya menaikan selimut hingga menutupi dadanya, "Iya lu bener gue harus segera tidur. Ya kali aja ya gue ketemu Asahi di mimpi gue."


"Gusti.. mohon ampun ini kenapa sahabat gue jadi oleng gini. Semoga suaminya kuat dan diberi kesabaran tanpa batas punya bini dengan halu tingkat tinggi model lu." Gerutu Miya.


"Ishh kaya lu bukan tukang halu aja. Sesama tukang halu di larang saling mengejek." Kesal Freya.


Miya hanya terkekeh menanggapi ucapan sahabatnya. Bisa-bisanya ia merubah suasana haru menjadi konyol.


The day is cooming, Ratna dengan paniknya menggedor pintu kamar putrinya yang terkunci. Tidak biasanya anak gadisnya itu mengunci pintu kamarnya. "Astaga bagaimana ini jangan-jangan Freya kabur kaya di novel xxx yang kabur karena ngga mau di jodohin." Ratna kembali menggedor pintu bercat putih itu. "Mana tidak pengganti kalo sampe Freya kabur, putriku hanya satu." Ratna semakin panik bersama dengan seorang perias yang ada di sampingnya.


Tak lama pintu terbuka, akhirnya Ratna bisa bernafas lega.

__ADS_1


"Maaf Tante aku kebiasaan ngunci pintu kalo di rumah hehe." Ujar Miya.


"Iya udah tidak apa-apa sayang." Ratna langsung menerobos masuk ke dalam kamar.


"Astaga Freya." Teriaknya saat mendapati putrinya masih tidur. "Freya bangun cepetan ini udah siang." Ratna menepuk pipi anak gadisnya.


"Mama please aku kan udah lulus. Udah ngga sekolah Ma. Biarin aku tidur bentar lagi please." Ucap Freya setengah sadar sambil kembali menarik selimutnya hingga menutupi kepalanya.


Ratna menarik selimut yang menutupi seluruh tubuh putrinya dengan kasar dan membuangnya ke samping ranjang. "Sayang bangun cepetan. Sebenarnya kamu tidur jam berapa tadi malam?" Teriak Ratna namun Freya masih terlihat nyaman dengan tidurnya dan mengabaikan teriakan mamanya.


Perias yang ada di kamar itu pun berusaha sekuatnya untuk menahan tawanya. Pasalnya ini kali pertama baginya melihat calon pengantin yang bahkan belum bangun saat dirinya tiba untuk merias. Padahal pada umumnya calon pengantin akan bangun pagi-pagi sekali di hari pernikahan mereka. "Ini sungguh pemandangan langka." Batinnya.


Ratna sudah hilang akal untuk membangunkan putrinya. Waktu juga sudah semakin siang. "Miya tolong ambilin air pake gayung ke kamar mandi." Titah Ratna.


Miya segera meluncur ke kamar mandi yang ada di kamar Freya. Gadis itu masuk ke kamar mandi dan mengambil segayung air kemudian memberikannya pada Ratna. "Ini Tante airnya."


Ratna menerima gayung dari Miya. "Makasih sayang. Kamu harus jadikan ini pelajaran Miya. Jangan sampe pas kamu mau nikah nanti kaya Freya. Bisa-bisa stress mama kamu kaya tante ini." Ujar Ratna yang kemudian memercikan air dari gayung ke wajah putrinya.


"Omo...omo hujan. Kenapa pas konser gini malah ujan." Teriak Freya.


Freya mengelap wajahnya yang basah dengan kaos yang ia kenakan, ia melirik gayung warna biru yang ada di tangan mamanya. "Astaga mama. Mama nganggu mimpi aku aja. Aku kan lagi nonton konser treasure." Kesal Freya.


"Buruan mandi ini udah siang. Apa kamu lupa hari ini kamu akan menikah. Tau kamu mau nikah dengan penampilan seperti itu? Berantakan seperti saat kamu tunangan dulu." Ucap Ratna.


Freya baru sadar kalo hari ini dirinya akan menikah. "Nikah dengan penampilan seperti ini?'' batinnya sambil melihat penampilannya yang hanya dengan kaos pendek dan celana olahraga. "Ogah." Teriak Freya kemudian berlari masuk ke kamar mandi untuk membersihkan dirinya.


"Mba maaf ya jadi nonton drama dulu. Maklum lah anak saya itu manja jadi gitu." Ucap Ratna pada perias yang ia bawa.


"Tidak apa-apa bu."


"Miya habis ini juga kamu siap-siap yah. Tante titip Freya sama kamu. Kamu harus pastiin Freya siap buat acara hari ini. Jangan sampe dia malah ketiduran lagi." Titah Ratna.


"Siap Tante." Ucap Miya sambil mengangkat tangannya dan meletakan di keningnya layaknya orang yang sedang hormat bendera.

__ADS_1


"Anak baik. Makasih yah. Tante tinggal ke bawah dulu." Ucap Ratna kemudian berlalu meninggalkan kamar putrinya.


Lima belas berlalu Freya keluar dari kamar mandi dengan menggunakan baju handuk dan menghampiri Miya.


"Gue udah mandi. Lu sono gih mandi." Titahnya.


"Iya gue mandi lu siap-siap sana sama mba perias. Awas kalo malah tidur lagi." Ujar Miya sebelum akhirnya masuk ke kamar mandi.


Kali ini Freya benar-benar menuruti perkataan sahabatnya. Ia duduk di depan meja rias menghadap pada perias yang kini sedang mendandani dirinya.


"Mba aku di riasnya jangan menor-menornya." Pintanya pada perias.


"Iya tenang aja. Ini aku kasih make up yang natural tapi tetep cantik kok. Orang dasarnya kamu udah cantik." Puji si perias.


Miya keluar dari kamar mandi dengan gaun simpel warna pink ala-ala korea. Miya duduk di ranjang dan memperhatikan sahabatnya yang sedang di rias.


"Sumpah lu cantik banget Fre." Puji Miya setelah sahabatnya selesai di make up.


Freya berdiri menghadap cermin yang ada di meja riasnya. Kebaya modern warna putih dengan design modern di padu dengan rok batik membalut tubuh tingginya. Rambut panjangnya di gelung sesuai adat jawa, di tambah dengan siger modern yang menghiasi kepalanya membuatnya semakin cantik. Riasan yang natural dengan efek glowing membuat gadis yang baru lulus dari meja SMK itu terlihat begitu anggun. Sungguh berbeda dengan penampilan dirinya yang biasanya selalu ala-ala korea.


"Mi kalo Asahi Treasure liat penampilan gue kaya gini pasti dia auto pengen nikahin gue nih." Ucapnya dengan begitu bangga.


Miya hanya menepuk keningnya pelan. "Gue kira lu bakal ngucapin kata-kata yang penuh haru sebelum nikah. Eh malah tingkat halu lu makin menggila."


.


.


.


MAAFKAN BARU UPDATE, SEHARIAN AKU MARATON DRAMA KOREA DAN BARU AJA SELESAI TADI MAGRIB HEHE.


TERIMAKASIH BUAT KALIAN YANG SETIA SAMA CERITA INI.

__ADS_1


JANGAN LUPA LIKE DAN KOMENTARNYA.


__ADS_2