Jodoh Dari GC

Jodoh Dari GC
Bukan Halu


__ADS_3

...Untuk mata yang memandang, kehidupan orang lain akan selalu terlihat sempurna. Tapi bagi yang menjalani tak sesempurna yang terlihat....


Itulah barisan kata yang mungkin cukup mewakili keadaan Freya saat ini. Gadis ceria itu sudah berkali-kali memendam keinginannya dan memilih menuruti kehendak orang tuanya. Karena baginya tak mungkin orang tua akan menjerumuskan anaknya pada ketidakbahagiaan.


Sejak kecil Freya sudah di didik untuk berbakti dan tidak melawan pada kedua orang tuanya. Semakin lama keyakinan bahwa semua titah orang tuanya adalah yang terbaik lambat laun mulai diakui oleh gadis itu.


Seperti saat memasuki sekolah menengah atas, Freya sempat iri pada teman-temannya yang sudah memiliki kekasih dan merasakan indahnya cinta di masa itu sedangkan dirinya tidak, tapi dia tetap bisa menjalani hari-harinya dengan bahagia meski tanpa pacar. Bagaimana tidak bisa tidak iri melihat teman-temannya pergi jalan ke Mall, nonton, nongkrong di cafe dengan pacarnya. Sedangkan Freya mentok-mentok juga paling jalan ke Mall bareng Miya, malah kadang dengan mamanya.


Tapi kembali lagi segala sesuatu itu tergantung cara kita memandang. Freya memilih untuk mengambil hikmah positifnya. Setidaknya dengan tidak pacaran Freya tak harus merasakan patah hati dan bergalau-galau ria di postingan media sosial seperti yang kebanyakan dilakukan teman-teman sekolahnya. Selain itu karena dirinya kpopers jalur karma membuatnya sibuk mengagumi oppa oppa kesayangannya.


Jika teman-temannya membanjiri postingan media sosial mereka dengan foto-foto bermesraan dengan pacar, Freya malah membanjiri postingan media sosialnya dengan foto-foto suami halunya. Tak ketinggalan quote-quote dari drama korea yang membuatnya semangat menjalani harinya-harinya juga ia posting di sana.


Dan saat ini, ketika mamanya telah memilihkan jodoh untuknya tak ada sedikitpun penolakan. Orang tua selalu memberikan yang terbaik untuk anaknya. Freya lebih memilih untuk menuruti keinginan mamanya, mungkin ini adalah jalan menuju kebahagiaanya. Meskipun konyol dan tak masuk akal, tapi siapa yang tau dia memang jodoh kita .karena kita tak pernah tau jodoh kita asalnya dari mana. (Ya kaya aku lah... ngga pernah nyangka kalo jodohku itu hanya berjarak bangku sekolah saja. teman sekelas yang kini berubah jadi teman sekamar wkwkwk).


Freya merebahkan tubuhnya di ranjang dan berulang kali memeriksa hp nya. Berharap ada pesan yang masuk dari Abang barunya. Tidak seperti biasanya, ia memeriksa hp nya untuk melihat apakah ada pembaruan terkini untuk boy band kesayangannya dan pembaruan drama korea on going yg kemarin ia tonton.


Entahlah ada rasa yang berbeda untuk Bang Ar itu, mungkin karena pertama kalinya bisa berhubungan dengan lelaki atas ijin orang tuanya. Atau karena wajah Bang Ar yang mirip dengan Cha Eun Wo.


"Bang Ar aku tidur dulu yah. Kalo udah sampe kasih kabar sama calon istrimu ini." Freya mengirim pesan itu pada Arka. Dipandanginya foto profil WA Arka. "Ihh makin lama di lihat makin cakep aja si Abang." Ucapnya sambil tertawa malu.


Sudah lima menit berlalu tapi pesannya itu masih saja contreng dua warna hitam, pertanda Arka belum membaca pesan darinya.


.

__ADS_1


.


.


Hari senin kembali menyapa, tidak seperti hari sebelumnya. Kali ini Freya tidak bangun kesiangan karena tadi malam dia absen tidak melihat Oppa kesayangannya dan ketiduran saat menunggu balasan pesan dari Arka.


"Seperti biasa gue unyu." Ucapnya sambil menutup lip tint rasa stroberi yang baru saja ia oleskan di bibir mungilnya.


Freya kemudian bergegas turun dari kamarnya untuk sarapan dengan kedua orang tuanya. Seperti biasa kali ini gadis itu akan berangkat dengan ayahnya.


Begitu sampai di kelas ia baru ingat soal pesan yang ia kirim semalam. "Huh lupa kaga ngecek WA tadi bangun tidur. Bang Ar udah balas pesan gua belum yah." Freya mengacak isi tasnya untuk mengambil hp nya.


"Ish di baca doang kaga di bales. Jahat banget dah." Ucapnya pelan, seketika wajahnya berubah murung.


"Gue sekarang udah ngga jomblo Mi. Nih gue lagi nungguin calon suami gue balas pesan gue." Freya memamerkan foto profil Arka.


Miya tertawa setelah melihat gambar Cha Eun Wo terpampang di layar hp temannya. " Please ya Freya sayang, ini masih pagi lu udah halu aja."


"Ih gue ngga halu Miya. Ini tuh calon suami gue." Ucap Freya tak terima di bilang halu.


"Hah calon suami siapa?" Tanya Ardi yang tiba-tiba sudah berada di hadapan mereka.


"Ini calon suami..." Belum selesai Miya berbicara bel tanda masuk sudah berbunyi, membuat mereka segera keluar dari kelas untuk mengikuti upacara bendera.

__ADS_1


Kini Freya dan Miya sedang menyantap seblak dengan level pedas tingkat tinggi di kantin. Berulang kali kedua gadis kpopers itu menyeka keringat yang bercucuran di kening mereka karena pedas yang nendang abis.


"Katanya kalian istrinya personel boy band korea tapi makannya kok seblak." Ejek Ardi yang baru saja duduk di hadapan keduanya.


"Gue udah pensiun jadi istri halunya Asahi Treasure Ar. Soalnya udah punya calon suami beneran sekarang" Ucap Freya disela-sela makannya.


Ardi hanya menggelengkan kepalanya kemudian memakan baksonya. Karena ini bukan kali pertama gadis yang disukainya berbicara soal suami barunya. Sudah berulang kali gadis alayer itu berganti suami dari mulai Lee min ho, D.o EXO, Park Hyung Sik, Nam Jo Hyuk Dan terakhir Asahi Treasure yang diakuinya sebagai suaminya. Sudah tak aneh lagi karena gadis yang ia sukai itu akan mengganti suaminya sesuai dengan artis atau idol yang sedang ia gilai. Sehingga membuat Ardi tak menganggap serius kata-kata Freya.


"Serah lu deh Fre, Ntar kalo udah cerai sama suami yang sekarang kabarin gue yah. Gue antri nih. Udah daftar dari kelas sepuluh tapi belum diterima juga." Sindir Ardi.


"Kayaknya gue ngga bakalan cerai nih sama suami yang sekarang, soalnya Mama udah ngijinin sih. Orangnya juga udah ke rumah kemarin, sama orang tuanya juga." Ucap Freya kemudian meminum jus jeruknya.


"Gila makin parah aja lu halunya Nona." Ejek Miya yang masih mengira bahasan temannya itu soal suami halu, oppa kesayangan mereka.


"Ih kalian mah kalo gue ngomong serius dianggap becanda mulu. Sebel." Freya meninggalkan Ardi dan Miya. Sedangkan Ardi dan Miya hanya tertawa selepas kepergian Freya.


Bukan tanpa alasan Freya membahas calon suaminya bersama Miya dan Ardi. Ia berharap Ardi bisa berhenti mengharapkannya. Tapi semua yang ia bicarakan malah dianggap halu. "Uh menyebalkan." Gumamnya sambil terus berjalan menuju kelas.


.


.


.

__ADS_1


JANGAN LUPA LIKE DAN KOMENTARNYA!!!!


__ADS_2