Jodoh Istikharah

Jodoh Istikharah
JI 2 - Gosip Sinta dkk


__ADS_3

"Kalian tahu tidak sama tetangga baru kita?Itu loh, yang pilot perempuan itu." Sinta sedang berbicara dengan Femi dan Yuna-- dua orang tetangga sekaligus best friend Sinta untuk bergosip ria.


"Oo... Yang baru pindah di depan rumah Yuna, ya?" tanya Femi dan di-iyakan oleh Sinta.


"Ada apa memangnya?" Giliran Yuna yang bertanya. Sepertinya ada berita penting, ia jadi penasaran.


"Suaminya itu banyak istri. Poligami," tutur Sinta menggebu-gebu karena saking semangatnya. "Tapi dua istri-nya sudah meninggal. Dan yang satu lagi sudah cerai. Sekarang tinggal satu, pilot itu," beritahu Sinta. Sinta ini memang hobi sekali menggosip. Dalam sehari jika ia tidak menggosip, mulutnya akan terasa pahit.


"Masa?" tanya Femi tak percaya. "Kok pilot itu masih mau sih sama laki-laki seperti itu. Aneh, seperti tidak laku saja." Femi bergidik. Jika ia diperlakukan seperti itu oleh suaminya, sudah pasti suaminya akan berubah menjadi sate di tangannya.


"Pilot itu namanya Arini. Mungkin Arini di pelet. Bisa jadi, kan?" ujar Sinta.


"Iya, bisa jadi seperti itu." Yuna menimpali. Ia memang selalu satu pendapat dengan Sinta. Karena pendapat Sinta selalu masuk akal.


"Anak perempuan Arini itu muridku di sekolah. Dia itu anak tirinya Arini. Ibunya sudah meninggal." Sinta membeberkan semua informasi yang ia ketahui.


Sinta sendiri sebenarnya terpaksa menjadi guru TK. Semua itu karena suaminya. Sekolah tempat Sinta mengajar adalah milik mertuanya. Dan mertuanya selalu menginginkan perempuan yang lemah lembut dan sayang pada anak-anak.


Awalnya hubungan Sinta dan suaminya tidak di restui, karena Sinta terlihat tidak berempati pada anak kecil. Hal itu berdasarkan penilaian mertua Sinta sendiri. Saat itu Sinta bertandang ke rumah calon suaminya dan di sana ada keponakan suaminya. Sinta yang memang tidak menyukai anak kecil bersikap acuh, bahkan sengaja mendorong keponakan suaminya itu agar menjauh darinya. Dan apesnya Sinta, saat itu calon mertuanya melihat kejadian itu.


Oleh karena itu, untuk menyajikan ibunya, suami Sinta menyuruh Sinta untuk mengajar di sekolah TK milik orang tuanya. Dan ternyata trik tersebut berhasil. Orang tua suaminya pun luluh.


"Kamu tahu semua berita hot ini dari mana, sih?" tanya Femi penasaran. Pasalnya Sinta ini setiap ada berita baru pasti selalu update.


"Ada deh," jawab Sinta sambil mengibaskan rambutnya yang panjang. "Kalian tahu artis Caca Calina?" Sinta bertanya pada dua sahabatnya itu.


Femi dan Yuna kompak mengangguk. Caca Calina memang sangat terkenal. Meskipun mereka berdua bukan fans Caca Calina, akan tetapi mereka tetap tahu akan sosok artis itu. Karena wajah Caca Calina sering menghiasinya layar jagad sosial media.

__ADS_1


"Dia itu istri ke-empat Leon. Leon itu nama suaminya Arini. Tapi sekarang mereka sudah bercerai," beritahu Sinta lagi.


"Oo... Berita perceraian Caca Calina dan suaminya it..." Belum selesai Yuna berbicara, ada yang datang bertamu.


"Permisi."


Ketiganya kompak menoleh ke arah pintu. Rina-- tetangga mereka yang lainnya datang. Saat ini mereka sedang mengadakan arisan bulanan di rumah Femi.


Berhubung Rina orangnya tidak asik di ajak bergosip, akhirnya Sinta dan geng-nya tidak lagi membahas gosip Arini dan Leon.


"Masuk, Rin!" Sang tuan rumah mempersilahkan tamunya masuk.


Sinta, Femi dan Yuna saling berpandangan. Dalam hati mereka mengumpati kedatangan Rina yang tidak tepat waktu. Gara-gara Rina, gosip mereka harus terjeda.


Sebenarnya Femi dan Yuna bukanlah pengangguran. Mereka adalah sosok wanita karir. Sama seperti Sinta. Tapi setiap mereka bertiga kumpul, pasti selalu menggosip. Persis seperti orang yang tidak ada pekerjaan saja.


"Orang baru di depan rumah kamu tidak sekalian kamu ajak gabung, Yun?" Rina bertanya sambil menatap Yuna.


"Iya nanti aku ajak," jawab Yuna malas. Yuna sendiri memang tidak menyukai Rina. Karena ia pernah di ceramahi habis-habisan oleh Rina hingga kepalanya ingin pecah. Saat itu akar permasalahnya adalah, Yuna ketahuan oleh Rina sedang menggosipkan suami Rina.


Kalau sudah seperti ini wajar jika Rina marah. Istri mana yang akan diam saja ketika suaminya di gosipkan. Apalagi gosipnya tidak benar.


***


Sudah lima hari Arini dan keluarga kecilnya menempati rumah baru mereka. Rumahnya cukup besar dan nyaman. Karena tidak sanggup mengurusi rumah sebesar ini sendirian, Arini dan Leon pun menyewa jasa asisten rumah tangga.


Ani dan Retno tugasnya menjaga Jasmine dan Yusuf. Dan Wulan-- sang asisten rumah tangga yang baru tugasnya adalah memasak dan membereskan rumah.

__ADS_1


Wulan sendiri masih sangat muda. Baru berusia 20 tahun. Akan tetapi hasil pekerjaannya tidak perlu diragukan lagi. Ia tampak seperti profesional.


"Mama... Ayo berenang!" Jasmine mengajak Arini untuk berenang. Pasalnya gadis cilik tersebut sangat tertarik dengan kolam renang, setiap melihat kolam renang, bawaannya selalu ingin berenang.


Arini berjongkok untuk mensejajarkan tingginya dengan Jasmine. "Ajak Papa juga, ya? Kolamnya dalam. Mama tidak bisa sendirian mengajari kamu."


Jasmine mengangguk. Ia lalu naik ke lantai atas untuk memanggil Leon. Tak lama Leon turun sambil menggendong Yusuf.


"Ayo, Papa. Let's go!" Jasmine yang sudah tidak sabar, langsung berlari menuju kolam renang.


Saat melewati dapur, Arini melihat Wulan sedang menonton video tutorial memasak rawon. "Kamu mau masak rawon?" tanya Arini sambil menghampiri Wulan. Sementara Leon sudah pergi ke kolam renang.


"Iya, Bu. Bapak yang request," jawab Wulan.


"Ya sudah. Lanjutkan, ya! Saya mau ke kolam renang dulu," ucap Arini dan di-iyakan oleh Wulan.


Sesampainya di kolam renang, Arini langsung mengambil alih Yusuf. Sementara Leon dan Jasmine langsung masuk ke dalam kolam.


"Kamu nyuruh Wulan masak rawon, ya?" Arini bertanya pada Leon.


Leon yang sudah menyelam, mengeluarkan kepalanya ke permukaan air. "Iya. Aku lagi pingin kulineran Nusantara, tapi malas keluar rumah. Kata Wulan, dia bisa semua masakan dari penjuru Nusantara. Ya sudah, aku request rawon saja."


Arini hanya mengangguk saja. Kemudian Leon dan Jasmine kembali asik berenang. Karena Jasmine masih kecil, dan kolam renangnya khusus untuk dewasa, akhirnya Jasmine menggunakan pelampung. Selain itu, di awasi oleh orang dewasa tentunya.


Sekarang ini hari Minggu, dan untungnya Arini tidak memiliki jadwal tugas. Jadi ia bisa menghabiskan waktunya bersama keluarga tercinta.


Kalau sedang libur seperti ini, Arini selalu menjaga putra-putrinya sendiri. Sementara itu, Ani dan Retno tentu tak tinggal diam. Mereka membantu Wulan membereskan rumah.

__ADS_1


Saat ini Retno sedang belanja di pasar, sedangkan Ani sedang mengepel lantai. Semua itu bukan Arini atau Leon yang menyuruh, akan tetapi itu kemauan dari mereka sendiri.


__ADS_2