
"Sepertinya aku sudah melihat dengan jelas kemesraan mereka berdua. Jadi mulai sekarang aku tidak penasaran lagi. Apa kalian juga merasakan apa yang aku rasakan?" tanya Reynold
Seketika para penonton langsung mengiyakan pertanyaan pria itu.
"Baiklah karena tadi kita sudah menanyakan kepada Indi apa yang dia pilih antara game atau pria yang spesial untuknya. Jadi supaya lebih adil sekarang mari kita tanyakan pertanyaan yang sama kepada Bridav!" seru Reynold
Pria itu kemudian menanyakan kepada Bridav pertanyaan yang sama dengan Indira. Apa yang akan ia pilih Indi atau game.
"Ok Bridav sekarang jawab, siapa yang kau pilih game atau Indi?" tanya Rey
"Tentu saja Indi," jawab Bridav begitu mantap
"Wah, bagaimana kau bisa memilih wanita yang ajan memukulmu?" tanya pembawa acara
"Tentu saja aku akan memilih Indi, karena aku tahu bagaimanapun juga ia tak akan sampai hati memukul Pria yang ia sayang," jawab Bridav membuat semua orang langsung berdecak kagum.
Indi seketika mengangguk mendengar ucapan Bridav.
"Oh!!"
"Apa kau yakin??, bukankah dia benar-benar akan memukulmu?" tanya Reynold lagi
"Mungkin selama ini kalian hanya melihat Indi dari luarnya saja. Memang secar kasat mata ia terlihat sangat galak dan temperamen. Tapi sebenarnya ia adalah seorang gadis yang sangat lembut, hangat, dan baik hati. Indi sengaja menutupi semuanya karena tak mau terlihat lemah," terang Bridav
Sura tepuk tangan langsung bergemuruh di tempat itu. Kini komentar para netizen mulai membanjiri acara live malam itu.
Semua orang tampak memuji keduanya. Mereka bahkan setuju dengan pendapat Bridav yang mengatakan jika Indi sebenarnya adalah seorang yang hangat. Namun tidak sedikit dari mereka yang mengatakan jika kedua bintang tamu tersebut sedang melakukan pencitraan terutama Indira.
Mereka mengatakan bahwa perempuan arogan seperti Indira tidak mungkin memiliki hati yang hangat. Ia bahkan selalu memanfaatkan Bridav untuk kepentingan pribadinya.
Acara selesai setelah pembagian hadiah kepada kedua pemenang. Indi dan Bridav telah berhasil memenangkan perlombaan hari itu dan membawa piala mereka ke asrama.
Indi yang penasaran dengan hadiah yang diterimanya segera bergegas menuju ke penginapan.
Wanita itu begitu terkejut saat melihat sebuah lemari es yang sangat besar dan mewah.
Ia kemudian mengisi berbagai makanan kedalam lemari es tersebut. Ia juga mengatakan semua orang boleh memakainya dengan catatan selalu ikut membantu membersihkannya.
__ADS_1
Setelah acara syuting selesai, ia kemudian menghampiri gadis kecil itu dan ibunya.
Ia melihat keduanya masih berada di dekat pantai. Karena penasaran ia pun bertanya kepadanya kenapa mereka belum pulang.
"Kami akan pulang jika sudah berhasil mengirim paket," jawab gadis kecil itu
"Paket??" jawab Indi mengernyitkan keningnya
Gadis kecil itu kemudian memberitahukan Indi jika pekerjaan ibunya adalah mengangkut paket ke pulau. Mereka harus menunggu para konsumen yang akan mengirimkan paket atau apapun ke pulau dan baru akan pergi setelah kapal mereka penuh.
Wanita itu kemudian melihat kapal yang ditunjukkan oleh gadis kecil itu.
Kapalnya masih kosong, pantas saja si ibu terlihat gusar.
"Bagaimana jika kapal itu tidak terisi?" tanya Indi
"Kami akan menunggu di sini sampai kapal itu terisi penuh," jawab Ibu gadis kecil itu
"Berapa lama kalian harus menunggu sampai kapal itu terisi penuh?"
"Paling cepat empat jam, paling lama tiga hari," jawab gadis kecil itu
Ia kemudian mengajak mereka untuk makan siang. Hari itu cuaca sangat panas tentu saja Indi tak tega melihat seorang gadis kecil berdiri di depan dermaga sambil menjual tiket.
Kali ini ia ingin mentraktir makanan kesukaan gadis kecil itu.
"Terimakasih Kak Indi, kamu memang pahlawan ku, aku sayang kak Indi," ucap gadis kecil itu kemudian memeluknya erat
Selesai makan Indi menyuruh keduanya untuk beristirahat.
Wanita itu bertanya pada ibu sang gadis kecil apakah ia dapat membawa beberapa temannya untuk menaiki kapal paket.
"Tentu saja, selain paket kami juga bisa mengangkut orang-orang yang hendak bepergian ke pulau, tapi biasanya orang-orang tidak suka naik kapal barang. Mereka akan lebih suka naik kapal pesiar atau kapal penumpang. Itulah kenapa kami lebih memilih mengirim paket dan barang-barang ke pulau." jawab Ibi Gadis kecil
"Baiklah, kalau begitu berikan tiketnya padaku." jawab Indi
"Untuk apa?" tanya wanita itu
__ADS_1
"Aku akan membantumu menjual tiket ini," jawab Indira
Wanita itu kemudian memberikan semua tiket kapal miliknya kepada Indira.
"Sebaiknya kalian istirahat saja dulu, karena perjalanan panjang akan dimulai sebentar lagi," ucap Indi
Gadis itu kemudian meninggalkan mereka dan mulai menjual tiket kapal.
Karena cuaca sangat panas orang-orang terlihat berkumpul di kedai hanya untuk bercengkrama atau berbaring di bawah pohon kelapa menghindari terik matahari siang itu.
Untuk menarik perhatian mereka Indi kemudian membeli sebuah pedang mainan. Ia berniat melakukan atraksi pedang untuk menarik perhatian para pengunjung pantai.
Ini akan lebih memudahkannya mendapatkan pelanggan apalagi saat cuaca terik para pengunjung pantai enggan berenang karena menghindari terik matahari.
Saat melihat Bridav di sebuah kedai gadis itu segera menghampirinya. Ia kemudian memberitahu rencananya kepada pria itu dan meminta bantuannya.
Bridav pun setuju untuk membantunya. Pria itu kemudian menerima pedang mainan pemberian Indira.
Ia kemudian mengajak pria itu ke tempat yang sudah ia persiapkan untuk melakukan atraksi. Ia sengaja meminta pria itu untuk membuka kaos yang dipakainya untuk menarik perhatian para pengunjung wanita.
"Apa kau gila, kenapa menyuruhku bertelanjang dada," ucap Bridav terkejut
"Karena itulah yang menjadi daya tarik mu. Kalau kau benar-benar ingin membantuku maka lakukan saja apa yang aku suruh," jawab Indira kemudian mengerlingkan matanya
Benar saja, melihat Bridav berdiri bertelanjang dada membuat semua orang langsung berkerumun mengelilinginya.
Para wanita itu tampak mengagumi keindahan perut sixpack pria itu.
"Baiklah semuanya, Kali ini aku akan memberikan kesempatan kepada kalian untuk berswafoto di pulau eksotis dengan lelaki tampan ini dengan syarat kalian harus membeli tiket pesawat yang kami sediakan. Bukan hanya berfoto, Bridav juga akan melakukan atraksi pedang yang mengagumkan dan bagi tiga orang pembeli pertama akan diberikan kesempatan untuk memeluknya!"
Seketika semua wanita langsung berebut untuk membeli tiket dari Indi agar bisa memeluk pria itu.
Bridav hanya menggelengkan kepalanya mendengar ide konyol Indira.
Tiket kapal pun habis dalam waktu sekejap. Ia kemudian mempersilakan tiga orang pembeli pertama untuk memeluk Bridav.
Indi tertawa terbahak-bahak melihat ekspresi wajah Bridav saat para wanita itu memeluknya.
__ADS_1
Gadis kecil itu sangat senang saat Indi memberikan semua uang hasil penjualan tiket kepada ibunya.
"Terimakasih banyak pahlawan ku, kau selalu membantuku. Jika aku besar nanti aku sangat ingin menjadi seperti dirimu, bukan hanya cantik kau juga sangat baik hati," ujar gadis itu kemudian memeluknya.