
Melihat semua masalah sudah teratasi, Indira kemudian berkata ingin pergi melihat-lihat, mungkin saja masih ada hewan lain di sekitar tempat itu.
Bridav mengangguk setuju mendengar ucapan gadis itu. Namun karena mengkhawatirkannya dan tidak ingin Indi mendapatkan masalah Ia pun diam-diam mengekorinya.
Reynold yang sudah siuman langsung menghampirinya dan menanyakan apa yang terjadi. Bridav memberitahukan jika Indi sudah menyelesaikan semuanya dengan mengalahkan para gerombolan pencuri binatang dan mengikatnya.
"Kita tinggal menunggu kedatangan polisi saja untuk membawa mereka dari sini, jadi jangan khawatir semuanya baik-baik saja," ucap Bridav memberikan penjelasan
"Syukurlah, aku begitu takut jika mereka akan mencelakakan kita semua, tapi untungnya ada Indi yang menyelematkan kita semua. Ngomong-ngomong dimana dia sekarang?" tanya Reynold
"Sepertinya dia pergi berkeliling untuk mencari udara segar," jawab Bridav
"Ah kenapa ia selalu pergi seorang diri, meskipun ia pandai beladiri tapi tetap saja, sangat beresiko pergi sendirian di tengah hutan seperti ini. Bagaimana jika ada hewan buas yang lepas lagi, kan bahaya," ucap Reynold begitu khawatir
Ia kemudian meminta Bridav untuk mengawasinya. Ia juga meminta untuk mengabarinya jika terjadi sesuatu dengan mereka.
Bridav kemudian melemparkan walkie-talkie pada sutradara untuk berkomunikasi.
"Apaan ini?" tanya Rey mengernyit
"Anggap saja itu alat komunikasi kita," jawa Bridav
"Ok,"
Sutradara kemudian kembali lagi untuk memastikan para penyamun itu sudah di amankan.
Melihat ikatan mereka mulai longgar, ia kemudian mengikat kembali beberapa pria itu dengan tali yang lebih kuat.
Klara mengeluarkan cambuk kulit, semua orang terkejut karena tak menyangka wanita itu seganas ini.
Para Crew film bertanya-tanya apa yang akan dilakukan oleh gadis itu dengan cambuknya tersebut.
"Aku akan menjaga mereka selama Indi pergi, jadi kalian tidak perlu khawatir!" seru Klara
Semua orang langsung mengusap dadanya.
"Syukurlah, aku kira dia mau ngapain?" ucap salah seorang crew film
Sementara itu Indi dan Bridav, mengekori pria yang berhasil melarikan diri tadi. Ketiga orang itu kemudian berpencar untuk mengecoh Bridav dan Indira.
Tidak mau kehilangan jejak Bridav dan Indi pun langsung menuruni perbukitan untuk mengejar mereka.
Mengetahui dirinya dikejar, Pria tersebut segera naik ke mobil begitu melihat Bridav dan Indi.
__ADS_1
Ia kemudian menyalakan mobilnya dan menolehkan wajahnya ke belakang.
"Ah sial, kenapa mereka masih mengikuti ku!" pekik pria itu kemudian menambah kecepatan mobilnya
Kali ini indi yang menemukan sebuah akar pohon yang kuat, ingin mengejar penjahat itu, dengan bergelantungan di pohon seperti seorang Tarzan.
"Matilah kau sekarang!" seru pria itu berusaha menabrak Bridav.
Melihat pria itu mencoba menabrak Bridav, Indi segera melompat turun dan menghampiri pria itu.
Ia langsung mendorong tubuh Bridav agar tak tertabrak mobil tersebut.
Semua orang menjerit histeris melihat aksi menegangkan Indira.
Bahkan beberapa netizen tampak terkejut dengan aksi Indira. Berbagai komentar mulai membanjiri acara live hari itu.
Para netizen semakin yakin jika Indi dan Bridav saling mencintai. Terbukti dengan begitu kuatnya chemistry keduanya. Rasa saling mengkhawatirkan dan melindungi satu sama lain membuat para netizen semakin yakin dengan kedekatan mereka yang terjalin begitu apik.
Mereka bahkan membuat tagar untuk Indi Bridav agar keduanya bisa menyatakan perasaannya masing-masing di depan kamera.
Ramainya acara live siang itu membuat rating acara itu langsung melejit ke posisi pertama.
Tentu saja Reynold merasa sangat senang dan begitu bersemangat untuk menunggu kelanjutan kisah kasih Indi dan Bridav. Bahkan melihat rating acaranya melejit tinggi membuatnya semakin mengidolakan Indira.
Yes gak sia-sia emang menjadikan Indi sebagai main character di film baru gue,
Melihat pria itu kabur membuat Indi langsung melompat mengejarnya.
"Aku harus menggunakan cara untuk mengalahkan pria itu!" ucapnya lirih.
Ia tahu jika pria yang dihadapinya sangat licin seperti belut hingga ia harus ekstra keras menaklukannya.
Kali ini Indi memilih diam tak menyerang musuhnya lebih dahulu. Ia mulai sadar jika pertarungan tidak bisa dilakukan dengan buru-buru. Ia terus mengikuti kemana pria itu pergi.
Ia harus menahan diri dan bersabar menunggu sampai pria itu berhenti dan menyerangnya.
Sang musuh yang mulai terpojok tiba-tiba mengeluarkan senjatanya dan mengarahkannya kepada mereka berdua.
"Tamatlah riwayat kalian!"
Indi tercengang saat melihat pria itu menarik pelatuk pistolnya.
Saat pria itu mengarahkan pistolnya kearah Bridav, Indi segera menyambar tubuh pria itu hingga keduanya terguling ke dasar bukit.
__ADS_1
Pria itu terus menembakkan senjatanya apinya ke arah mereka.
"Matilah kalian berdua!" serunya dengan wajah bengisnya
Kembali kolom komentar ramai dipenuhi komentar netizen yang mulai mengkhawatirkan keadaan Indira. Mereka begitu takut jika keduanya terkena tembakan dari penjahat itu hingga komentar bernada sedih mulai mencemaskan Indi dan Bridav.
Bahkan tak sedikit dari mereka yang mendoakan keselamatan keduanya.
Keadaan seketika berbalik saat Indi berhasil mencapai puncak bukit bersama Bridav.
Ia segera melepaskan tendangan kearah sang penjahat hingga pria itu kehilangan pistolnya.
Semua orang kembali antusias dan terpukau dengan kemampuan Indira yang pandai membuat penonton menjadi emosional dengan melihat aksinya yang menegangkan.
Kali ini Reynold bahkan ikut berkomentar
ia berkata bahwa "Seandainya saja Indi itu makanan maka, Aku hanya ingin membawanya sedikit untuk menemani putraku bercerita,"
Berbeda dengan Reynold yang begitu bersemangat mengikuti live, para anggota crew lainnya justru begitu tegang melihat Indi menghadapi sang penjahat.
"Dasar jal*ng sialan, kali ini aku pastikan akan menghabisi mu!" ancam pria itu
"Lakukan saja jika kau bisa," jawab Indira tersenyum sinis
Pria itu kemudian melemparkan sebuah senjata tajam kearah Indira hingga membuat gadis itu langsung menghindarinya.
Saat Indi menoleh kebelakang, pria itu sudah menghilang. Hanya terlihat sebuah mobil van melaju cepat menuruni perbukitan.
Indi segera berlari menyusul mereka. Kali ini ia tak mau kehilangan jejak mereka lagi.
"Apa mereka masih mengejar kita??" tanya salah seorang penjahat
Pria lainnya segera menoleh kebelakang untuk memastikan apakah Indi masih mengejarnya atau tidak.
Melihat salah seorang dari mereka mengawasi Indi segera menunduk agar mereka tak melihatnya.
Ia bahkan langsung menarik Bridav yang baru saja tiba dan memeluknya. Keduanya kemudian berguling-guling ke semak-semak hingga para penjahat itu tak bisa melihat keberadaannya.
"Sepertinya mereka sudah tak mengejar kita lagi,"
"Syukurlah kalau begitu,"
"Waktu kita tidak banyak, sekarang lepaskan pakaian mu!" seru Indi membuat Bridav langsung ternganga dibuatnya.
__ADS_1
Dari walkie-talkie, sutradara mendengar protagonis wanita meminta protagonis pria untuk melepaskan pakaiannya.
"Apa yang akan mereka lakukan??" ucapnya penuh tanda tanya