KEKASIHKU TERNYATA DEWI PERANG

KEKASIHKU TERNYATA DEWI PERANG
Bab 144


__ADS_3

Semua orang terdiam. Indira berkata pada Ace dengan sedih bahwa ibu Yulia memarahinya.


Ace menanyakan kenapa Ibu Yulia memarahinya, namun Indi menggelengkan kepalanya.


Ace langsung memarahi ibu Yulia karena terlalu keras Kepadanya, Indi berkata ia tahu Yulia kenapa ia memarahinya.


Ace menghela nafas ia tahu benar, tidak mungkin ada asap tanpa ada api.


Lelaki itu kemudian keluar untuk menanyakan langsung kepada Ibu Yulia.


Ace keluar dan melihat Ibu Yulia masih berbincang dengan beberapa orang istri pejabat.


Melihat penampilan elegan wanita itu dan cara berbicaranya yang sopan, ia ragu jika wanita itu memarahi Indira.


"Kenapa aku meragukan Indi, melihat sikapnya yang bar-bar tidak mustahil jika ia yang sudah memancing wanita itu memarahinya,"


Ace kemudian berniat kembali menemui Indira.


Seorang wanita lain tampak membicarakan Ibu Yulia. Mereka membicarakan tentang Indi dan wanita itu dan Bu Yulia.


"Siapa yang tidak menyukainya, untuk saat ini wanita itu sedang menjadi perbincangan hangat di kalangan para istri pejabat dan juga konglomerat,"


Ace memasang telinganya lebar-lebar agar bisa mendengar pembicaraan mereka.

__ADS_1


"Seorang pengusaha kaya raya dan baik hati, tentu saja semua orang ingin mendekatinya. Apalagi ia seorang yang dermawan," imbuh yang lainnya


Ace beralibi jika Indi menyukainya, namun tidak hanya Indi seorang yang tertarik padanya. Jadi ibu Yulia juga tidak perlu memarahinya.


Melihat putri wanita itu, Ace kemudian menghampiri Yulia yang tampak menyediri.


Meskipun terasa canggung membicarakan tentang sesuatu yang belum dipastikan kebenarannya, namun ia tetap memberanikan diri.


Yulia tampak senang mendengar kejujuran Ace. Wanita itu menjelaskan ia tertarik pada wanita Indira.


Bukan hanya dirinya, namun juga Ibunya.


Ace tampak tercengang Mendengarnya.


Setelah itu, Yulia memanggil ibunya dan menjelaskan tentang Ace padanya.


Wanita itu kemudian mendekatinya. Ia menyalami Ace dan duduk di sampingnya.


Tanpa basa-basi Ibu Yulia memberitahu bahwa Indira adalah putrinya.


Ace benar-benar tak percaya Mendengarnya. Namun wanita itu tak menyalahkannya. Semua orang tahu bahwa wanita itu tak pernah memberitahukan kepada media ataupun siapapun tentang putrinya yang hilang.


Ia juga mengeluarkan hasil tes DNA untuk meyakinkan Ace. Ia harap pria itu akan membantunya memberi tahu Indira.

__ADS_1


Ace benar-benar tak bisa berkata-kata. Bibirnya terkunci dan sulit untuk menyangkal ucapan Ibu Yulia.


"Apa kau akan membantuku untuk memberitahukan kebenaran ini pada putriku?" ucapnya penuh harap


Melihat wajah sendu seorang Ibu yang tampak merindukan putrinya membuat Ace seketika mengangguk setuju.


Ia kemudian mengajak wanita itu untuk menemui Indira.


Indira tampak tak kaget saat melihat Ace membawa wanita itu menemuinya.


Ia beranggapan jika wanita itu akan meminta maaf padanya karena sudah memarahinya.


Yulia duduk di hadapan Indira dan menatapnya sendu.


Sebuah tatapan penuh kerinduan dari seorang Ibu yang telah lama kehilangan putrinya.


Kemudian, ibu Yulia menjelaskan kepada Indi mengapa ia berpisah darinya.


"Dulu kau menghilang, aku sudah mencarinya sangat lama namun masih tidak dapat menemukanmu," ucap wanita itu berkaca-kaca


Ibu Yulia juga berkata Indi pasti sangat menderita beberapa waktu ini. Ia juga ingin bertemu dengan orang tua yang merawatnya dan berterima kasih padanya.


Indi berkata orang tua angkatnya akan meninggal sebentar lagi, ia sudah memilihkan batu nisan untuk mereka.

__ADS_1


__ADS_2