KEKASIHKU TERNYATA DEWI PERANG

KEKASIHKU TERNYATA DEWI PERANG
Bab 173


__ADS_3

Pria botak begitu marah kepada Indira.


Ia memang menginginkan Yuan untuk mengejarnya tapi bukan seperti itu caranya.


Lelaki itu terus menggerutu saat Yuan melakukan hal serupa kepadanya. Indi kemudian menghampiri pria itu.


"Kenapa aku jadi bodoh begini, kenapa juga aku harus mengikuti petunjuk bodoh darimu!" gerutu Pria berkepala botak itu


"Bukankah kau hanya bilang jika ingin Yuan mengejar mu tanpa memberitahu mengejar apa. Jadi tidak salah dong jika aku menyarankan cara seperti itu," jawab Indira


Membuat pria botak itu sedikit tidak bisa berkata-kata. Saat ini, anak buah memberitahu pria botak kalau ada wanita yang ingin menemuinya.


Pria itu segera meninggalkan Indira untuk menemui tamunya. Kemudian Felisia melihat Indi dan berteriak ingin membongkar rencana Indi dan Bridav.


"Aku tahu kalian sedang berusaha menipu seorang gengster, dan tentu saja aku tidak akan membiarkan rencana kalian berjalan mulus. Aku akan memberitahu pemimpin gengster itu kalau kau adalah seorang penipu!" imbuhnya


Indira berlalu tak menghiraukan teriakan Felisia. Ia justru menyusul Pria botak dan berdiri menghadangnya.


Ia mengernyit berpura-pura memaki pria botak. Felisia merasa kesal setelah melihat Indi memakai ketua gengster.

__ADS_1


Saat mendekatinya ia terkejut karena l pria adalah kekasihnya.


"Sayang!" seru Felisia begitu terkejut melihatnya


Yuan menghampiri mereka, melihat Yuan berdiri di samping kekasihnya membuat Felisia merasa cemburu.


"Siapa dia!" serunya sambil menatap kearah Yuan yang berdandan seperti seorang wanita


"Dia adalah Yuan anak buahku yang ku cari selama ini," jawab


Felisia berjalan ke samping Yuan, " Jadi kamu orangnya yang sudah membawa kabur uang kami!" ucap Felisia menatap nanar Yuan Shao


Ia menarik Felisia dengan sangat marah, bahkan juga menamparnya, kemudian menyuruh Felisia menjelaskan kalau mereka berdua tidak saling kenal. Belum sempat Felisia menjelaskan kesalah pahaman kekasihnya, kembali pria botak itu memukulnya hingga akhirnya Felisia terdiam.


Kemudian distributor datang menghampiri pria botak dan memberitahu sesuatu kepadanya.


Ia mengatakan kalau pria berbaju macan tutul akan membuat perhitungan dengan pria botak hari ini. Karena distributor telah meniduri kekasih pria berbaju macan tutul dan mengatakan kalau pria botak yang menidurinya. Pria botak langsung tidak bisa berkata-kata, takut dipukuli habis-habisan.


"Sial, bagaimana bisa kau menjadikan aku sebagai kambing hitam!" seru pria botak

__ADS_1


"Sorry aku tidak punya pilihan lain," jawab distributor dengan entengnya


Indira tersenyum mengatakan pria botak sangat tragis, distributor juga mengatakan pria botak memang sangat tragis.


Keduanya kemudian menertawakan Pria botak yang masih tidak sadar jika sudah dibohongi.


Ia juga memberitahu kalau Yuan sengaja sengaja mendekati pria botak. Mendengar hal itu kemudian Yuan langsung dipukuli oleh pria botak. Tak terima rencananya dikacaukan oleh sang distributor, indi kemudian mengambil sebuah kotek dan membakar rambut palsu pria itu.


Lelaki itu berteriak histeris saat menyadari rambut kesayangannya terbakar. Ia begitu kesal saat mengetahui Indi adalah pelakunya. Ia pun menyuruh anak buahnya untuk memberi pelajaran kepada Indira.


Puluhan pria dengan menggunakan seragam macan tutul mengepung Indira. Wanita itu tertawa terbahak-bahak melihat kostum alay mereka.


"Jangan banyak gaya cepat habisi jal*ng sialan itu!" seru sang distributor


Para pria itu langsung menyerang Indira membuat Bridav langsung keluar untuk membantunya.


Melihat anak buahnya berhasil ditaklukan oleh Indi dan Bridav, sang distributor pun berusaha kabur. Namun Indi segera mengejarnya. Ia melepaskan tendangan keras kearahnya hingga membuat pria itu jatuh tersungkur ke lantai.


*Bruugghhh!

__ADS_1


Indi mendekati pria itu dan menginjak si distributor di bawah kakinya.


__ADS_2