
Pengawal mengirim pesan pada protagonis wanita kalau besok dia akan pergi mengunjungi lokasi syuting sekalian mencari Yuan.
"Apa dia ada di sana?" tanya Lee
"Memang dia ada di sini, tapi aku tidak tahu apa sekarang ia masih di sini atau sudah pulang, kau cari saja sendiri. Aku sedang pusing memikirkan masalahku sendiri," jawab Indi
"Baiklah kalau begitu aku akan kesana," sahut Lee
Indi menyetujuinya dan kemudian menutup obrolannya dengan Lee.
Saat ini Bridav baru melihat pesan yang dikirim oleh Indira semalam. Setelah Bridav melihat pesan tersebut, akhirnya dia memutuskan untuk belajar dengan Indira. Tak ada salahnya untuk belajar dengannya, toh ia yakin Indi hanya bercanda.
Ia kemudian mengirim pesan kepada Indi yang mengatakan ia bersedia belajar dengannya.
__ADS_1
Indi pun tampak senang membaca pesan tersebut. Setelah mengirim pesan balasan, Indi menyuruhnya harus melihatnya karena besok dia akan mengujinya. Setelah pesan itu dibuka, tidak disangka ternyata ponselnya terkena virus, Bridav membuka komputer dan memasukkan virus juga ke ponsel milik Indira.
Indira menyadari kalau keahlian komputer Bridav sangat hebat, seketika bersemangat ingin bersaing dengan lawan mainnya itu.
Keesokan harinya, Indi sengaja tiba lebih dulu di lokasi syuting dengan kacamata hitam. Semua orang tampak terkesima melihat penampilan Indi yang berbeda pagi itu.
Bahkan Perias artis menanyakan alasannya memakai kacamata hitam.
"Bagaimana apa aku kelihatan lebih keren atau makin jelek?" tanya Indira
Indi kemudian menyuruh wanita itu untuk mendekat kearahnya. Ia kemudian membisikkan sesuatu kepadanya dan memberitahu kalau Bridav terus menyiksanya semalaman hingga delapan kali.
Perias yang kaget pun langsung mengulang kata-katanya tanpa ia sadari "Jadi Mba Indi memakai kacamata hitam untuk menutupi mata anda yang bengkak karena Mas Bridav menyiksa anda semalaman hingga delapan kali!" serunya dengan mata membulat
__ADS_1
Indi langsung mengangguk. Sementara itu semua orang termangu mendengar ucapan sang perias.
Semua orang langsung berbisik-bisik membicarakan tentang hal itu hingga berita ini langsung tersebar di seluruh tim, tentu saja juga sampai ke telinga Yulia. Wajah Yuli langsung menjadi masam, bahkan mengatakan dirinya telah salah menilai Bridav selama ini. Ia kemudian memanggil keduanya dan mengajaknya berbicara di ruang tertutup.
Indi tampak menahan tawa saat Bridav masih tidak menyadari dan terkikik ketika lelaki itu dimarahi oleh Yulia.
"Apa kalian berdua menggunakan pengaman?" tanya Yuli dengan serius
Namun Indi salah paham, dan mengatakan telah menggunakan pengaman tapi tidak berguna, karena Bridav terlalu hebat. Walaupun Bridav tahu maksud Yulia, dia tetap mengimbangi ucapan Indira. Ia tak mau membuat Indi malu karena tidak mengerti hal-hal seperti itu.
Meskipun Indi terkadang suka usil namun Bridav mengakui jika wanita itu masih sangat lugu dalam hal seperti itu. Jadi wajar saja jika ia memberikan jawaban yang di luar dugaan.
Tentu saja Yuli merasa sangat kesal karena mereka berdua, apalagi ia tidak tahu jika Indi sedang bercanda. Yuli yang merupakan orang yang serius menanggapi ucapan keduanya dengan begitu serius.
__ADS_1
"Sekarang aku tidak tahu harus bagaimana lagi menghadapi kalian!" serunya kemudian keluar meninggalkan mereka berdua