KEKASIHKU TERNYATA DEWI PERANG

KEKASIHKU TERNYATA DEWI PERANG
Bab 189


__ADS_3

Yuan Shao merasa dirinya telah malu setengah mati, tidak disangka setelah misi selesai dirinya bertemu lagi dengan pria botak.


Sial, bagaimana bisa aku bertemu lagi dengan pria laknat itu.


Yuan mengeratkan jemarinya saat melihat pria botak di hadapannya.


Pria botak ikut makan bersama secara paksa, setelah mengancam Yuan tentunya.


Bukan hanya si pengawal terlihat bingung, namun Indi dan Bridav pun terlihat kebingungan saat melihat Yuan mempersilakan Pria botak untuk makan malam bersama mereka.


"Apa dia tidak tahu jika membawa si botak itu bisa merusak acara makan malam kita," bisik Bridav kepada Indira


"Mungkin dia terpaksa, kita tidak tahu kan. Jadi lihat saja apa yang sebenarnya terjadi," jawab Indira


Indi kemudian meminta Lee untuk memesan makanan.


Saat membeli pesanan, pengawal yang memang sudah tidak cocok dengan pria berkepala botak mulai beradu mulut.

__ADS_1


Keduanya terlihat saling membalas komentar tanpa ada salah satu yang berusaha mengalah.


Lee yang sudah terpancing emosi bahkan menghajar wajah pria botak itu saat ia terus berusaha mencelakanya.


Keduanya bahkan mulai berkelahi. Lee dengan pria botak itu mulai menjadi tontonan bagi pengunjung kafe. Seorang netizen mulai memprovokasi keduanya hingga perkelahian semakin sengit.


Saat ini, seseorang kebetulan mengirimkan foto kepada Felisia. Sementara itu Felisia bersiap menyuruh orang mengedit foto Indira.


Ia sengaja mengedit foto Indira menjadi seperti seorang wanita penggoda, tentu saja ia melakukannya agar Indira dimaki orang-orang dan keluar dari industri hiburan.


Sebagai seorang yang kesal karena merasa Indi telah merebut Bridav darinya harus puas jika melihat Indi benar-benar putus dengan Bridav


Manajer menelepon Indi menanyakan situasi tersebut kepadanya. Indi, menjelaskan apa yang terjadi, lalu manajer bertanya


apa dia menyinggung seseorang?.


"Aku tidak pernah menyinggung seseorang apalagi berusaha mengkambing hitamkannya ataupun menjatuhkannya. Asal kau tahu jika dalam peristiwa tersebut aku ditahan karena sudah menghabisi seorang gangster asing. Bukan membunuh seorang entrepreneur," terang Indira

__ADS_1


Kemudian Bridav pun meminta ponselnya pada Indi . Tentu saja Indi langsung menggandeng tangan lelaki itu.


Bridav tersenyum mengatakan akan membantu Indira menjelaskannya pada manajer tentang apa yang sebenarnya terjadi. Ia kemudian mengajak Indi ke ruang kerja Yulia.


Setelah selesai menjelaskan, Bridav bertanya ketika Indi maksud gadis itu menggandeng tangannya tadi.


Tentu saja ia berharap jika Indi memang menggandengnya karena ia memiliki perasaan kepadanya sama seperti dirinya yang menyukai gadis itu.


Namun siapa yang tahu jika Indi selalu pandai bermain kata-kata. Bukan hanya ia pandai membuat Pria berkepala botak itu kesal dengannya. Kini ia bahkan membuat lelaki yang dicintainya mulai merasa penasaran dengan perasaannya.


Apa dia masih menyukaiku seperti dulu atau perasaannya sudah berkurang sekarang. Apalagi sekarang ia lebih populer dariku. Tentu saja hal itu bukan menjadi sesuatu yang tak mungkin baginya.


Melihat kegamangan dalam diri Bridav membuat Indi langsung membisikkan sesuatu kepada pemuda tampan itu.


"Apa kau mulai meragukan ku?" bisiknya membuat Bridav langsung membulatkan matanya


Lelaki itu menatap intens Indira yang tersenyum saat menatapnya.

__ADS_1


"Apa kay merasakan perasaan yang beda padanya, atau kau perasaan mu masih sama seperti dulu?" tanya Bridav


"Tentu saja selamanya perasaan ku tidak akan berubah kepadamu," jawab Indira


__ADS_2