
Awalnya Sutradara tidak ingin lanjutkan syuting, saat menemukan ular besar di hutan tempat mereka syuting.
Ia merasa akan membahayakan keselamatan para pemain jika ia bersikeras untuk melanjutkan syuting hari itu.
Namun karena Indira menemukan sebuah gua maka iapun melanjutkan syutingnya.
Didalam gua Indi menemukan sebuah tanaman cassia Obtusifolia atau dikenal juga dengan nama tanaman kasingsat. Yaitu sebuah tanaman yang bisa menangkal kedatangan seekor ular.
Arnold menjadi semakin lega dan merasa aman untuk melanjutkan syuting di Gua itu.
Karena tanaman itu terletak di depan pintu masuk Gua maka Arnold optimis jika ular tak bisa masuk kedalam gua.
Oleh karena itu mereka melanjutkan syuting film di dalam Gua tersebut.
Syuting berlangsung sesuai rencana. Para pemain terlihat begitu antusias menunjukkan bakat akting mereka di depan kamera.
Setelah selesai syuting, semua orang langsung menuju ke Gua untuk beristirahat.
Saat semua orang kembali setelah selesai syuting, Indi justru pergi meninggalkan gua.
Ia sengaja merubah arah jalannya diam-diam agar tak seorangpun tahu kemana ia pergi.
Indi sengaja masuk kedalam hutan untuk mencari sesuatu di hutan.
Karena ia begitu sulit mendapatkan apa yang ia cari maka Indi kembali malam sekali.
Mengetahui jika mereka tinggal di sebuah Gua dalam sebuah hutan, indi merasa jika ia perlu membuat sebuah anti nyamuk agar ia bisa tidur lelap. Sudah menjadi rahasia umum jika di tempat seperti itu pasti banyak nyamuk dan nyamuknya berbeda dengan nyamuk rumahan.
Alih-alih membuat perangkap nyamuk Indi malah tertarik membuat kantong pengusir nyamuk agar ia bisa tidur nyenyak. Setelah mendapatkan bahan-bahan yang dibutuhkan ia kembali ke dalam Gua.
Saat ia kembali Indi begitu terkejut melihat kedatangan Agen Ace.
ternyata lelaki itu datang sengaja untuk memastikan inilah kita melakukan kesalahan lagi seperti yang ia lakukan saat berada di Prancis.
__ADS_1
Ia tidak mau kecolongan untuk kedua kalinya dan berjanji tidak akan membiarkan Indi mabuk di depan kamera lagi.
"Kenapa kau datang kesini?" tanya Indi saat bertemu dengan agen Ace.
"Tentu saja aku datang untuk mengawasi mu," jawab Ace
Indi langsung terkekeh mendengar jawaban Ace. Bagaimana tidak, selama ini tidak ada seorang agen atau pengurus manajemen yang selalu mendampinginya saat ia melakukan syuting. Namun kali ini Ace justru begitu peduli dengannya, hingga rela tinggal di dalam Gua agar bisa memastikan jika Indi tidak membuat kesalahan lagi.
"Wah kau benar-benar perhatian kepadaku, aku jadi merasa terharu karena mendapatkan perhatian lebih darimu," ujar Indi memujinya
"Sudah menjadi tugas bagi kami untuk selalu mengawasi artis dari manajemen kami," sahut Ace
Indi kemudian mengajak Ace masuk ke dalam Gua menuju ke kamarnya.
karena jumlah kamar terbatas maka Indi sengaja mengajak Ace untuk tidur bersama di kamarnya.
Ia memasang sekat kamarnya untuk membagi kamar itu menjadi dua bagian agar ia bisa nyaman beristirahat.
Setelah ia memasang sekat di kamarnya ia kemudian memberikan selimutnya untuk menjadi alas tidur untuk Ace.
Karena Banyak nyamuk maka agen Ace tidak mau mandi, ia takut tubuhnya digigit nyamuk saat mandi hingga memilih tetap tinggal di kamarnya.
"Kalau kau tidak mau mandi, kamu malah akan menjadi sasaran nyamuk karena nyamuk paling suka dengan orang-orang yang memiliki bau menyengat," celetuk Indi
Iya kemudian merayu agen Ace untuk mandi Iya bahkan sengaja membuatkannya sebuah kantong pengusir nyamuk agar lelaki itu tidak digigit nyamuk saat dia sedang mandi. Ia juga meminta sang agen untuk mempromosikannya.
"Ini adalah kantong pengusir nyamuk, aku sengaja membuatnya dari bahan-bahan alam guna mengusir nyamuk, kau bisa membawanya saat mandi agar tidak di gigit nyamuk. Kamu juga bisa memasangnya di samping tempat tidur mu agar kamu bisa tidur lelap dan terbebas dari gigitan nyamuk," jelas Indira.
Ace sangat senang karena Indi ternyata sangat perhatian padanya. Di balik sikap Indi yang dingin dan cenderung konyol ternyata dia seorang yang lembut dan peehatian.
Disisi lain Rein menjadi gelisah saat mendengar kabar bahwa adiknya akan kembali dari luar negeri.
"Bagaimana mungkin ia bisa menolak pesonaku di saat semua gadis berlomba-lomba ingin mencari perhatian dari ku," ujar Rein kecewa
__ADS_1
Disisi lain Rein menjadi gelisah saat mendengar kabar bahwa adiknya akan kembali dari luar negeri.
Bagaimana tidak ia merasa jika adiknya itu akan menjadi pesaing untuk mendapatkan harta warisan keluarga.
Dikarenakan sebuah hal adiknya terpaksa tinggal di luar negeri, dan tidak memiliki pekerjaan sah. Kali ini adiknya sudah kembali dari luar negeri dan mungkin posisinya sebagai ahli waris keluarga akan terbagi.
Ia tidak bisa membiarkan hal ini terjadi. Rein kemudian pergi ke luar untuk merokok, ia menatap dalam pada ruangan tempat Indira berada.
Ia tak mengira jika Indi dapat menolak pesonanya.
Jika ia tidak dapat menggunakan karismanya untuk menarik wanita itu maka ia terpaksa akan menggunakan cara lain.
Pria itu berpikir sejenak, dan menjentikkan jarinya, kemudian ia membuang puntung rokoknya ke kamar Arkan.
Pagi harinya Arkan baru menyadari jika ada sebagian rambutnya yang terbakar oleh puntung rokok.
Ia kemudian menanyakan kepada Indira, apakah ia merokok. Namun Indi hanya diam tak menjawab pertanyaan darinya.
Selain Indira, di lokasi syuting tidak ada yang bisa tidur nyenyak tadi malam karena gangguan nyamuk.
Mereka sangat kesal tapi juga tidak bisa berbuat apa-apa.
Agen Ace kemudian memanfaatkan kesempatan ini untuk menjual kantong pengusir nyamuk.
Agenda hari ini adalah syuting adegan laga. Karena banyak adegan action hari ini maka Bridav sebagai pembimbing bela diri datang ke lokasi syuting.
Ia sengaja datang untuk membimbing para pemeran dalam film tersebut agar melakukan adegan action dengan sempurna.
Sementara Bridav sedang mengevakuasi gerakan beladiri dalam adegan action, Arkan dan Rein justru tengah bertengkar karena masalah puntung rokok semalam.
Keduanya terus adu mulut hingga membuat konsentrasi semua pemain teralihkan. Tentu saja mereka terpaksa menghentikan syuting dan menonton pertengkaran kedua pemuda itu.
Tentu saja hal itu sangat menganggu jalannya syuting. Indi kemudian menghampiri keduanya dan berusaha untuk melerainya.
__ADS_1
"Kenapa kalian tak saling hajar saja supaya masalahnya selesai l, daripada adu mulut mendingan kalian baku hantam bukan?" ujar Indi membuat kedua pria itu langsung terkejut mendengarnya