KEKASIHKU TERNYATA DEWI PERANG

KEKASIHKU TERNYATA DEWI PERANG
Bab 185


__ADS_3

Bridav yang tak tahan menahan tawanya pun akhirnya tertawa. Tentu saja hal itu membuat Indi marah.


Ia mengira jika Bridav tak mempercayainya makanya ia tertawa.


Indi yang kesal kemudian mengajaknya untuk berduel, dan Bridav tak bisa menolak permintaan Indi.


Kemudian keduanya benar-benar berkelahi meskipun Yuan sudah menahannya. Indi yang memang sedang sensitif dan Bridav yang tak mau mengecewakan gadis itu menerima tantangannya dengan lapang dada. Hanya Yulia yang memarahi Indi karena sifat kekanak-kanakannya yang membuat ia harus berkelahi dengan Bridav.


"Kau sudah dewasa, kau tahu mana yang benar dan salah, kau tahu mana yang tulus dan pura-pura. Harusnya kau bisa membedakan bagaimana sikap Bridav selama ini kepadamu Indi. Semoga saja kau tidak menyesali keputusan mu dengan mengajaknya berduel," ucap Yulia dengan nada kesal


Mendengar makian kakaknya Indi pun menghentikan pertarungannya. Kini ia diam memandangi kepergian kakaknya. Rasa penyesalan kini mulai memenuhi relung kalbunya.


Bridav kemudian mendekatinya. Pria itu mengangkat kedua tangannya meminta maaf pada Indira, "Maaf jika ada kata-kata ataupun tindakan ku yang sudah membuatnya kamu terluka. Jujur aku tak pernah ingin membuat mu terluka apalagi kecewa jadi tolong maafkan aku Indi," ujar Bridav


Indi begitu terpukau saat mendengar ucapan permintaan maaf darinya. Bagaimana tidak sebenarnya Indi lah yang bersalah tapi dengan legawa Bridav lah yang lebih dulu kepadanya.

__ADS_1


Akhirnya Indi pun memaafkannya, "Iya aku maafkan. Aku juga minta maaf karena terlalu sensitif hari ini, semoga kau tidak tersinggung dengan sikap jutek dan menyebalkan aku hari ini," jawab Indi


Setelah tiba di lokasi dan mulai syuting, plot menceritakan kalau Bridav menekan puntung rokok ke lengan Indira dan mencium gadis itu dalam adegan stuting.


Namun bukannya mencium Indi dengan penuh cinta ia malah mencium gadis itu dengan kasar hingga membuat Indi berusaha menolaknya.


Sebagai artis profesional ia melaksanakannya karena tuntutan skenario.


Entah karena masih dendam atau karena ciuman Bridav yang terlalu kasar, membuat gadis itu menolaknya. Ia memang tidak suka jika ada seseorang yang memperlakukannya dengan kasar.


Tak mau ada kesalahpahaman antara dirinyalah dengan sang kakak, maka Indi pun berusaha menjelaskan semuanya kepada sang kakak.


Ia menjelaskan walaupun dirinya tidak menyukai seseorang namun dirinya akan tetap melakukan adegan syuting dengan profesional.


Ia memang harus memberontak, sesuai dengan skenario yang ia terima, tapi bukan berarti Ia juga menggigit orang.

__ADS_1


"Aku tidak menggigitnya, aku hanya melakukan sesuai teks skenario yang aku terima," tegas Indi dengan nada tinggi


Tampak jelas sudah jika ia berusaha menahan amarahnya saat sang kakak justru menudingnya tidak profesional.


Bridav berusaha menenangkan dengan berkata kalau dirinya baik-baik saja.


"Sudahlah jangan di perpanjang lagipula aku tidak apa-apa jadi gak masalah. Semua orang tahu kamu dan aku sudah berakting sesuai dengan naskah skenario, jadi apapun hasilnya itulah yang terbaik," ucap Bridav


Asisten Indi bertanya kepadanya, "Apa kamu tidak kasihan pada Bridav?. Bibirnya terluka dan berdarah,"


"Lalu?" jawab Indi balik bertanya


"Kau harus bertanggung jawab dengan mengobatinya," jawab asisten Indira


"Meskipun aku tahu kau tidak bersalah kepadanya, tapi tetap saja memberikan perhatian sedikit kepadanya tidak akan membuat mu terhina," imbuhnya

__ADS_1


Namun, Indi malah menyerahkan obat yang ada di tangannya ke asistennya, sarat kalau dirinya sangat kasihan pada protagonis pria, jadi dia mengonsumsi pil anti sakit hati.


__ADS_2