KEKASIHKU TERNYATA DEWI PERANG

KEKASIHKU TERNYATA DEWI PERANG
Bab 97


__ADS_3

Ayolah Indi, bantu aku sekali ini saja, aku yakin kau tidak akan keberatan untuk menceritakan apa yang membuatmu menjadi seperti ini," ujar Reynold


"Maksudnya??"


"Ceritakan saja bagaimana kau bisa mendapatkan ancaman dari Rein yang berusaha membunuh mu, apa ia melakukannya karena iri padamu atau ada motif lain yaitu ia menyukai mu?"


Mendengar pertanyaan Reynold membuat Indi tersenyum sinis dan berusaha untuk tak menjawabnya.


"Entahlah, sepertinya kau lebih tahu dariku. Karena aku lapar sepertinya aku membutuhkan banyak camilan untuk mengganjal perut ku," ujar Indi kemudian meninggalkan Reynold


 


Bridav kemudian memberitahu Yuan Shao jika Rein telah ditangkap pihak kepolisian.


Yuan merasa senang mendengar kabar tersebut, setidaknya kedatangannya ke Indonesia tidak sia-sia karena usahanya untuk mengungkap kejahatan adiknya berhasil.


"Wah aku senang sekali akhirnya Rein berhasil di tangkap juga. Meskipun aku bahagia diatas penderitaan adikku tetap saja aku ingin merayakannya dengan kalian, terutama aku ingin mentraktir kamu Indi?" ucap Yuan dengan wajah sumringah


"Yang benar saja, apa kau sudah gila. Meskipun Rein adalah seorang psikopat tetap saja dia itu adikmu, jadi jangan tertawa di atas penderitaan orang lain," jawab Bridav


"Lagipula kenapa hanya Indi yang ditraktir kenapa aku tidak?" imbuhnya


"Tentu saja, aku juga akan mentraktir mu, jadi jangan marah begitu. Lagipula Aku ini bukan orang yang pilih kasih seperti dirimu," sindir Yuan


"Kalau begitu aku mau makan seafood dan wine," jawab Indira

__ADS_1


Mendengar Indi menginginkan wine membuat Bridav seketika melotot kearahnya.


"Astoge, aku lupa kalau ada mata-mata, baiklah kalau begitu aku mau makan seafood sama cola saja," ralat Indira


Yuan tertawa mendengarnya, ia tak mengira jika Indi begitu patuh terhadap saudara sepupunya itu.


Yuan kemudian mengajak mereka mereka kesebuah restoran.


Namun setibanya di restoran ia begitu terkejut karena melihat semua orang mengikutinya.


"Astaga kenapa semuanya jadi ikut!"


"Kan kita juga mau di traktir makan," jawab Reynold dengan wajah polosnya


Yuan akhirnya mempersilakan mereka untuk duduk. Pada saat bersamaan Indi segera memesan banyak makanan membuat Yuan menggelengkan kepalanya.


Tak mau kalah dengan Indira Susan kemudian memesan banyak alkohol.


Ia tahu jika Indi sangat suka minum meskipun ia tidak kuat minum. Ia akan memanfaatkan kesempatan itu untuk mempermalukannya di depan teman-temannya.


Apalagi Susan juga tahu jika Indi dilarang untuk mengkonsumsi minuman keras oleh agensinya.


Melihat banyaknya minuman beralkohol di depannya membuat Indi gelap mata. Ia segera mengambil satu botol dan menuangkannya di gelas besar.


Melihat Indi yang akan meminum minuman keras membuat Reynold langsung mengambil gelas minuman Indi dan meneguknya hingga habis.

__ADS_1


Indi yang tak terima minumannya dihabiskan oleh Reynold kembali mengisi gelasnya hingga penuh, kali ini giliran Yuan yang mengambil minumannya dan meneguknya hingga habis isinya.


Merasa geram dengan kelakuan Reynold dan Yuan membuat Indi berusaha meneguk botol minuman terakhir yang ada di hadapannya.


"Dasar kalian meremehkan aku, apa kalian tidak tahu jika aku adalah Dewi alkohol ...." ucap Indi menyombongkan dirinya.


Baru saja ia akan meneguk botol minuman yang ada di tangannya tiba-tiba Bridav datang membuat, membuat ia langsung menurunkan botol yang di pegangnya.


"Bukankah sudah ku bilang jika Ace melarang mu minum minuman beralkohol, kau tahu apa yang terjadi jika kau minum banyak??" tanya Bridav


"Aku...aku tidak bermaksud minum minuman beralkohol, tapi karena Susan memaksaku, jadi terpaksa aku layani keinginannya. Kau tahu bukan jika tidak baik menolak ajakan seseorang," jawab Indi mencoba untuk memberikan sangkalan


Mendengar jawaban Indi membuat Susan kesal, ia kemudian menyampaikan jika dirinya merasa tidak pernah menyuruhnya untuk meminum minuman beralkohol hingga membuat dirinya beradu mulut dengan Indira.


Reynold yang tidak mau melihat ada permusuhan dalam pesta kali ini kemudian mengusulkan untuk bermain truth or dare untuk mencegah pertikaian antara Indira dan Susan.


Susan dan Indi kemudian melakukan suit untuk melihat siapa yang akan memilih permainan truth atau dare.


Indira kalah dan memilih bermain dare.


Indi merasa bersalah dan siap melakukan permainan dare sesuai yang dipilihnya.


Lalu Sutradara memintanya untuk membayar tagihan makan.


Tentu saja Indi tak percaya dengan tantangan yang diberikan oleh Reynold.

__ADS_1


__ADS_2