
Indira tak berdaya dan hanya bisa melakukan apa yang disuruh oleh Reynold. Wanita itu tak berani membantah perintah Reynold untuk bermain truth or dare waktu itu.
Sebagai seorang ksatria pantang baginya untuk lari dari kenyataan, apapun itu ia akan melakukannya meskipun ia belum tahu bagaimana cara bermain truth or dare.
Melihat Reaksi Indi, Bridav bisa menebak jika Indi tak mengerti permainan itu. Meskipun demikian ia berusaha mendukungnya.
Permainan pun dimulai, Reynold mulai memutar botol. Indi hanya mendengus saat Reynold menyuruhnya memilih untuk jujur atau dihukum. Tentu saja Indi memilih jujur.
Lalu Reynold memberikan sebuah pertanyaan kepadanya, "Apa yang akan kau lakukan jika memiliki uang banyak?" tanya Reynold
"Aku akan menghabiskannya dengan Bridav?" jawab Indi membuat semua orang terkejut mendengar pengakuan polosnya
"Wah kau ternyata benar-benar jatuh hati dengannya hingga ingin melakukan apapun bersamanya?"
"Aku mengajaknya karena hanya dia satu-satunya pria yang tak pernah merepotkan aku. Aku yakin meskipun aku mengajaknya untuk bersenang-senang menghabiskan uang tetap saja ia yang akan bayar saat kami makan, itulah alasan aku memilihnya," sahut Indi membuat semua orang tertawa mendengar kepolosan Indira.
Begitupun dengan Bridav yang hanya tertawa dan berkata akan menemaninya pergi kemanapun gadis itu mengajaknya.
Pada permainan kedua Indi memilih menerima tantangan daripada harus berkata jujur yang menurutnya kurang menantang.
"Katakan saja kalian ingin aku melakukan apa, aku pasti akan melakukannya dengan senang hati!" tantang Indira
"Baiklah kalau begitu apa kau sanggup melompat dari lantai dua tanpa pengaman?" jawab Reynold
"Apa tidak ada yang lebih menantang lagi?. Misalnya melompat dari lantai 10?" jawab Indi membuat semua orang langsung menganga dibuatnya
"Jangan bercanda, kau bisa mati jika melakukan itu," sahut Reynold
"Sepertinya aku harus menunjukkan makna dare yang sesungguhnya kepada kalian," ucap Indi
Mendengar tantangan yang tak masuk akal membuat semua orang langsung mengundurkan diri dari permainan tersebut.
Saat keduanya kembali ke ruang VIP, hanya tersisa Yuan Shao, seorang diri. Hanya pria itu yang bersedia mengikuti permainan truth or dare bersama mereka.
Semua Orang telah melarikan diri setelah mendengar tantangan dari Indira. Bagaimanapun tak ada yang mau membahayakan dirinya meskipun mereka tahu jika Indi hanya bercanda.
Karena takk ada satupun dari mereka yang berani bermain truth or dare akhirnya permainan pun selesai.
__ADS_1
Tentu saja hal itu membuat Reynold marah karena menganggap tak satupun dari mereka yang menghormatinya. Saat Reynold begitu sedih karena tak ada seorangpun yang mendengarkannya, Bridav menghampirinya.
"Jangan terlalu bersedih, tidak semua orang memiliki keberanian yang sama, jadi jangan salahkan mereka jika tak mau bermain denganmu," ucap Bridav
"Tapi aku rasa permainan itu tidak berbahaya jadi kenapa mereka harus takut?"
"Tidak semua orang akan berpikiran sama seperti dirimu," jawab Bridav
"Apa mereka takut karena tantangan dari Indira?" tanya Reynold lagi
"Bisa saja, tapi aku yakin bukan karena itu alasannya?" jawab Bridav tersenyum sinis melihat tagihan makanan yang harus dibayar oleh Indira.
Diam-diam pria itu kemudian membayar lunas semua tagihan tanpa sepengetahuan gadis itu.
Ia kemudian mengirimkan pesan kepada Indi agar ia tak perlu membayar tagihan makannya.
Subuhnya, Indi tersenyum saat melihat pesan dari Bridav.
"Aku sudah membayar semuanya dan kau tidak perlu menggantinya karena aku akan me-reimburse tagihan makan tadi kepada pihak manajemen, jadi jangan terlalu dipikirkan,"
Wanita itu merasa sangat gembira. Bagaimana tidak, hanya seorang Bridav yang selalu bersedia membantunya kapanpun dan dimanapun.
Tentu saja hal itu membuat dirinya merasa begitu terharu sekaligus bangga terhadapnya.
Pagi itu ia segera mendatangi kediaman Bridav dan mengucapkan terimakasihnya karena sudah membantu membayar tagihan makannya.
Saat menerima ucapan terimakasih dari Indi, Bridav terpikir untuk mengerjai wanita itu.
Ia kemudian berpikir untuk meminta Indira untuk mengirim kembali uang yang ditransfer berlebih dengan alasan pihak manajemen menolak untuk mengganti biaya tagihannya. Meskipun ia hanya bercanda namun siapa sangka Indi justru menanggapinya dengan serius. Ia terus marah-marah dan menganggap Bridav sebagai pria yang hanya mementingkan keuntungan.
Wanita Itu langsung memakinya dengan menggunakan pesan singkat yang ia kirim untuk pria tersebut.
Tak tanggung-tanggung Indi sampai memblokir nomor teleponnya. Namun tidak lama indi membuka blokirannya dan meminta maaf kepadanya. Namun siapa sangka Yuan Shao juga ikut memblokir nomornya sebagai aksi protes atas apa yang ia lakukan terhadap Indira.
Bridav marah dan meminta kepada Yuan Shao untuk jogging pagi.
Paginya, seorang assisten pribadi Rein mendatangi Indira. Ia ingin memastikan kenapa Indi tidak menghadapi Rein secara jantan. Tapi malah menjebaknya dan melaporkan ia ke polisi.
__ADS_1
Ia terus bertanya meskipun Indi selalu mengangkat bahu yang artinya ia memang benar-benar tidak tahu.
"Kenapa kau tidak mengajak Rein berduel saja?" tanya assistant Rein
"Entahlah, kenapa kau tidak tanya saja kepada sutradara," jawab Indi mengangkat bahunya
Pada saat ini, manajer Indi datang dan memarahinya karena selalu menyelesaikan masalah sendirian.
Ia merasa tak pernah dilibatkan sehingga merasa dangat kesal dengannya.
"Aku dengar kau terlibat masalah dengan Rein, apa itu benar?"
"Iya, tapi semuanya sudah selesai," jawab Indi
"Syukurlah, sebaiknya jika kau ada masalah ceritakanlah kepadaku, aku pasti akan membantumu sebisa ku, ok,"
"Siap," jawab Indi mengiyakan permintaan manajernya
Sang manajer kembali berkata kepadanya agar ia harus mencarinya saat ia kesusahan, wanita itu mengiyakannya membuat sang manajer lega dan kemudian pergi meninggalkannya.
Meskipun hubungan keduanya tidak begitu dekat namun wanita itu meminta kepadanya untuk selalu menceritakan apapun kepadanya. Namun Indi yang tidak mau berhutang budi kepada orang lain, itulah alasannya kenapa ia selalu menyelesaikan setiap masalahnya sendirian tanpa melibatkan orang lain meskipun itu keluarganya sendiri.
Kemudian Indira menceritakan perihal sutradara yang memintanya untuk membayar tagihan makan semalam. Manajer berkata uang itu dapat direimburse. Jadi ia meminta Indi untuk membayarnya, karena uangnya bisa dikembalikan oleh pihak manajemen.
Setelah itu, Indi pergi ke ruangan manajer. Ia sengaja kembali lebih awal agar Bridav tidak tahu jika dirinya pergi menemui manajernya.
Ia tak mau membuat pria itu khawatir dengannya.
Tidak lama Bridav kembali ke rumahnya setelah selesai jogging. Ia bertanya pada wanita itu apakah ia bahagia hari ini.
Indi menjawabnya dengan candaan yang membuat pria itu panik.
Ia memang sengaja melakukan itu untuk membalasnya karena sudah mengerjainya lebih dulu.
Namun melihat reaksi Bridav membuat wanita itu mengurungkan niatnya karena ia tak mau membuatnya khawatir.
"Aku bahagia jika kau juga bahagia," jawab Indi membuat wajah Bridav memerah seketika
__ADS_1