KEKASIHKU TERNYATA DEWI PERANG

KEKASIHKU TERNYATA DEWI PERANG
Bab 52


__ADS_3

"Menurut aku sih untuk mengejar cowok, si wanita perlu banyak latihan lari atau jogging, dengan begitu saat ia telah mencapai satu level lebih tinggi dari sang cowok, aku yakin tuh doi gak bakal bisa ngejar si cewek," jawab Indi


Semuanya orang langsung terdiam mendengar Jawaban Indi.


*Krik, krik, krik!!


Bridav yang sudah tak tahan menahan tawanya langsung tertawa terbahak-bahak.


"Bwahahahaha!!"


Tidak lama semua orangpun tertawa terbahak-bahak mendengar jawaban Indira.


Bukan hanya para bintang tamu yang terkekeh mendengar jawaban Indi namun juga para netizen yang menonton acara tersebut secara live langsung terpingkal-pingkal mendengarnya.


Mereka bahkan ramai mengomentari kepolosan Indi pada kolom komentar.


Reynold kembali menekankan bahwa mengejar yang dimaksud dalam pertanyaannya adalah mendekati.


"Jadi ini adalah pertanyaan tentang asmara ya, semua jawabannya berhubungan dengan asmara dan percintaan. Mengejar artinya mendekati untuk mendapatkan hatinya, bukan mengejar untuk mengalahkannya. Apa Indi sudah paham?" tanya Rey


Indi mengerutkan alisnya mendengar penjelasan Reynold.


"Iya aku paham sekarang," jawab Indi


"Kalau begitu silakan ulangi jawabannya," ucap Reynold


"Maaf kalau cara mendekati pria untuk menjadi kekasihnya aku tidak tahu, selama ini aku belum pernah melakukannya," jawab Indi


Selesai melakukan sesi tanya jawab, Reynold kemudian mengumumkan tujuan selanjutnya.


Kali ini mereka akan pergi ke Perancis sekarang. Semua bintang tamu begitu bahagia saat mendengar mereka akan pergi ke Prancis.


Sebelum perjalanan di mulai Reynold kembali melempar pertanyaan kepada para bintang tamu.


"Apa yang akan kalian lakukan ketika tiba di Prancis?" tanya Reynold


"Aku mau shopping dong, karena Prancis adalah kota mode maka aku akan belanja sepuasnya. Aku akan memborong barang-barang branded yang tidak ada di Indonesia," jawab seorang artis muda yang menggantikan Susan


"Kalau aku akan pergi ke museum Louvre," jawab Ciara


"Melihat bunga lavender bermekaran pasti sangat menyenangkan," sahut Nayla


"Bagaimana denganmu Indi?" tanya Rey saat melihat Indi hanya diam


"Aku??" ucap Indi menunjuk dirinya


"Iya, apa yang akan kau lakukan saat tiba di Prancis nanti?" tanya Rey


"Aku ingin minum anggur merah, aku dengar dengar anggur merah di sana terkenal sangat nikmat,"

__ADS_1


Baru saja Indi menyelesaikan kalimatnya, pandangan Bridav langsung tertuju padanya.


Seakan tahu kode yang disampaikan oleh Bridav Indi buru-buru meralat ucapannya.


"Maaf aku hanya bercanda, sebenarnya aku sangat ingin ke Arc De Triomphe, jadi aku pastikan akan mengunjungi tempat itu setibanya di sana," ucap Indi meralat jawabannya


Setibanya di Prancis, mereka tinggal di sebuah penginapan dimana setiap kamar akan di huni oleh dua orang artis.


Kebetulan Indi sekamar dengan Ciara.


Saat malam hari Sutradara kembali mengumpulkan mereka sebelum beristirahat. Ia memberitahukan jika semua bintang tamu bisa mengirimkan pesan kepada seseorang yang mereka sayangi tanpa harus memberitahukan nama mereka.


"Jadi misi kalian malam ini adalah mengirimkan pesan anonim kepada orang yang kalian sayang, kalian tidak perlu memberitahu nama kalian, biar si penerima pesan yang akan menebak siapa pengirim pesan tersebut. Pagi harinya Team Crew akan menanyakan pesan yang diterima oleh kalian, jadi kalian harus melaporkan kepadanya semua pesan yang kalian terima. Apa kalian mengerti?" tanya Reynold


"Mengerti!!" sahut para bintang tamu kompak


"Ok, sekarang saatnya kalian beristirahat, good night!" ucap Reynold kemudian mempersilakan para bintang tamu untuk masuk ke kamarnya masing-masing


Ciara langsung menggandeng Indira dan mengajak ke kamarnya.


"Aku senang bisa sekamar denganmu, kau tahu aku begitu mengidolakan dirimu setelah menonton acara ini. Aku sangat ingin bertemu denganmu dan meminta tanda tangan mu, tapi...tal disangka sutradara malah mengundang ku ke acara ini. Aku benar-benar sangat beruntung bisa diundang ke acara ini dan bertemu denganmu," ucap Cia menggenggam erat jemari Indi


"Kau memang sangat beruntung," sahut Indi


Ia kemudian mengambil bolpoin dan melepaskan tangannya.


"Bukankah kau sangat menginginkan tanda tangan ku, jadi aku akan memberikan tanda tangan di lenganmu," jawab Indira


Seketika Ciara tersenyum mendengar jawaban Indi.


"Kau memang benar-benar polos Indi, aku memang menginginkan tanda tangan mu, tapi bukan di tangan juga," jawab Cia


Ia kemudian mengambil sebuah buku dan memberikannya kepada Indira.


"Disini," ucap gadis itu menunjuk ke sebuah halaman kosong.


Indi langsung membubuhkan tanda tangannya di buku tersebut.


"Thanks Indi, sekarang saatnya istirahat, tapi jangan lupa kirim pesan dulu kepada orang yang kamu sayang sebelum kamu tidur. Selamat malam," ucap gadis itu kemudian berbaring di ranjangnya dan mematikan lampu.


Indi kemudian membaringkan tubuhnya di atas ranjang, saat ia mulai memakai selimutnya tiba-tiba ponselnya bergetar.


Ia segera mengambilnya dan membuka dua pesan singkat yang masuk ke ponselnya.


"Good night, Indi,"


Pesan singkat pertama membuat Indi mengernyitkan keningnya


Ia kemudian membuka pesan singkat yang kedua.

__ADS_1


"Si gila anggur, cepat tidur,"


Indi seketika tersenyum saat membaca pesan kedua. Gadis itu mencoba menebak siapa pengirim pesan tersebut.


Bukan hanya Indi yang penasaran dengan pengirim pesan, namun juga para netizen.


Mereka langsung rame berkomentar tentang siapa mengirim pesan kepada Indira.


Sementara itu Bridav juga mendapat dua pesan singkat.


Bridav mengernyitkan keningnya saat membaca pesan tersebut.


"Jangan lupa matikan lampu, selamat malam,"


Lelaki itu tahu jika pesan itu bukan dari Indi.


Ia kemudian membaca pesan berikutnya.


"Good night, have a nice dream,"


"Pesan ini juga sama sekali tak mencerminkan karakter Indi yang sedikit konyol tapi polos, apa dia tidak mengirim pesan untukku. Atau dia mengirim pesan kepada talent lain?" Bridav mengingat-ingat saat Mario mencoba merayu gadis itu.


"Tenang Ndi, kalau Bridav gak mau Sahin Lo, biar gue yang bakal halalin lo ke penghulu!" sahut Mario menimpali ucapan Indira


"Eaaa, curhat bang!" seru Rico


"Ya kali aja cinta gue berbalas co, kan judulnya lagi praktekin cara mendekati wanita," jawab Mario


"Apa dia mengirim pesan untuk Mario??, ah tidak mungkin aku yakin Indi tidak menyukainya," ucapnya gusar


Bukan hanya Bridav yang kecewa karena tidak mendapat pesan dari Indi.


Rico juga bersedih karena tidak menerima pesan singkat dari Retno.


Naylapun harus legawa saat mengetahui tak ada notifikasi pesan masuk di ponselnya.


"Hahaha!!"


Tiba-tiba teman sekamar Bridav, Mario tertawa terbahak-bahak sambil berguling-guling di kasurnya setelah membaca pesan singkat yang diterimanya.


"Apa kau pernah minum anggur merah??" ucap Mario sengaja membacakan pesan itu dengan suara keras


Bridav langsung ternganga mendengar ucapan Mario.


Tidak mungkin dia yang mengirimkan pesan itu??


Ia menatap lekat rekan sekamarnya yang terlihat begitu bahagia setelah menerima pesan tersebut.


"Wah konyol sekali

__ADS_1


__ADS_2