
Malam Itu Yuan sengaja menemani Bridav di rumah sakit untuk menjaga Indira .
Meskipun Bridav sudah menyuruhnya uny pulang namu ia tak mengindahkan kata-kata sepupunya itu.
Baginya yang terpenting adalah melindungi Indira karena ia merasa banyak orang yang akan menyakitinya setelah mengetahui identitas asli wanita itu.
Nampaknya dugaan Yuan terbukti, malam itu terlihat dua orang mengendap-endap memasuki bangsal perawatan Indira saat semua orang terlelap.
Beruntung Yuan segera terjaga saat mendengar derap langkah memasuki ruang perawatan Indira.
Yuan Shao langsung mengajar pria itu hingga membuat Indi terbangun dan segera melompat dari tempat tidur untuk membantunya.
Hanya dengan satu kali tendangan sang pembunuh terjun bebas dari kaca jendela.
*Prang!!!
Sedangkan satu lainnya segera melarikan diri setelah berhasil melumpuhkan Yuan.
Bridav yang berusaha mengejarnya kehilangan jejak pria itu.
"Maafkan aku karena tak bisa menangkapnya," tutur Bridav menemui Indi dengan nafas terengah-engah
"Tidak masalah, lagipula aku juga tidak tertarik dengannya," jawab Indi dengan santai
Ia kembali merebahkan tubuhnya keatas ranjangnya dan menutupi seluruh tubuhnya dengan selimut.
Sementara itu Bridav dan Yuan memilih duduk di sofa sambil berjaga.
Keesokan harinya Yuan Shao membawa seorang wanita bernama Amelia Salim.
Pria memberitahu bahwa 2 orang pembunuh semalam diutus oleh Rein. Yuan menceritakan bahwa Rein yang merupakan saudara tirinya kesal dengan Indi yang sudah menyingkirkannya dan menggagalkan usahanya untuk mendapatkan semua harta warisan keluarganya, itulah alasan dia ingin membunuhnya.
Mendengar cerita Yuan, Indi mulai mengerti kenapa para pembunuh bayaran itu berusaha membunuhnya.
Amelia terus memusatkan atensinya kepada Indira. Gadis itu seolah terkesiap saat menatap sosok yang dirindukannya selama ini.
"Apa kau tidak mengenaliku?" tanya Amel seraya mengusap pipi Indira
__ADS_1
Indi menggelengkan kepalanya, ia baru pertama kali bertemu dengannya jadi mustahil ia mengingatnya.
"Apa kau sungguh tak mengingat ku sedikitpun?" tanyanya lagi dengan mata berkaca-kaca
"Kita baru saja bertemu, bahkan aku baru mengetahui namamu setelah Yuan memberitahu ku jadi mustahil aku mengingat mu," jawab Indi membuat Amelia Salim seketika menangis tersedu-sedu.
Melihat wanita itu menangis membuat Indi langsung memeluknya dan menenangkannya.
"Meskipun aku belum bisa mengingat mu aku yakin dulu kita pasti memiliki hubungan yang sangat dekat," jawab Indi kemudian menepuk-nepuk punggungnya
Saat melihat gadis itu mulai tenang ia kemudian meminta Lee untuk mengantar gadis itu kembali ke rumahnya.
"Apa aku boleh bertemu denganmu lagi lain kali?" tanya Amel
"Tentu saja, datanglah kapanpun kau mau bertemu denganku," jawab Indi kemudian melambaikan tangannya kearah gadis itu.
Setelah itu, Indi meminta Bridav untuk menceritakan tentang Amelia kepadanya. Pria itu berkata Jika Rein pemeran utama dalam drama merupakan saudara seayah dan beda ibu dari Amelia Salim. Ibu tiri tidak suka melihat Amel, makanya pria itu dikirim ke panti asuhan. Di situlah Amel bertemu dengan Indi, hubungan keduanya saat di panti sangat baik. Namun suatu hari kalian berpisah karena kamu diadopsi oleh ayah Indira yang sekarang sedangkan Amel masih tinggal di panti asuhan.
Sejak hari itu Amel tak lagi berhubungan dengan Indira dan kalian hilang kontak hingga sekarang.
Indi mencoba mengingat lagi gadis itu. Ia bahkan bertanya kepada sang pemilik tubuh sebenarnya, namun ia juga tak mengenali Amelia.
Yuan kemudian menunjukkan sebuah foto usang kepadanya. Indi tercengang saat melihat foto dirinya bersama dengan Amelia Salim.
"apa foto ini diambil saat kami berada di Panti asuhan?" tanya Indira
Yuan seketika mengangguk membenarkan perkataan Indi.
pria itu juga menjelaskan jika Amel begitu kehilangan Indi hingga ia sering sakit-sakitan karena merindukannya.
Selain itu, mental Amel juga berubah drastis. Iya yang dulu dikenal sebagai gadis yang sangat lembut dan penurut tiba-tiba berubah menjadi seorang yang sangat labil dan penuh amarah.
Ia hampir membakar panti asuhan karena kesal ibu panti tidak kunjung membawa Indira kembali.
Karena keadaan Amel yang sangat memprihatinkan membuat ibu panti menghubungi ayahnya dan memintanya untuk membawa Amel kembali pulang.
Pada akhirnya, ayahnya menjemputnya kembali dan merawatnya di sisinya.
__ADS_1
Saat kembali ke rumah, Amel berusaha mencari protagonis wanita selama bertahun-tahun.
Iya bahkan memutuskan untuk keluar dari rumah hanya untuk mencari Indira.
Tentu saja hal itu sangat membuat Rein bahagia. Ia yang merasa bahwa Amel adalah ancaman yang akan mengambil alih harta warisannya berharap gadis itu tak kembali lagi. Rein takut jika Amel kembali dan mengambil harta warisannya. Itulah sebabnya kenapa ia pun berpikir ingin membunuh Indi, agar Amel tidak dapat menemukannya hingga gadis itu tak kembali lagi ke rumahnya.
Kabar sakitnya Indira akhirnya tercium juga oleh Ace.
Pria itu kemudian menghubunginya untuk mencari tahu siapa yang merawat Indi selama ia sakit.
Indi menjawab jika ia dirawat oleh seorang wanita selama ia sakit.
"Bagaimana keadaan mu, apa sudah membaik?" tanya Ace lagi
"Siang ini dokter sudah mengijinkan aku untuk pulang, jadi jangan khawatir," jawab Indira
"Syukurlah, kalau begitu. Malam ini aku akan mengajakmu makan bersama yang bertujuan untuk memperkenalkan dirimu kepada para sutradara besar," ujar Ace
"Tapi aku baru saja sembuh bagaimana jika lain kali saja," jawab Indi menolak dengan halus
"Ini adalah kesempatan langka dan hanya ada sekali seumur hidup. So, aku harap kamu tidak menyia-nyiakan kesempatan ini," tekan Ace
"Kau boleh membawa wanita yang merawat mu jika kau masih lemas," imbuhnya
"Apa kau sungguh-sungguh?" tanya Indi
"Tentu saja, aku akan mempersiapkan meja khusus untuknya agar ia tidak bosan menunggumu nanti," jawab Ace kemudian mematikan ponselnya
Indi kemudian memberitahu Bridav tentang rencana Ace yang mengajaknya makan malam dengan para sutradara besar. Ia juga memintanya untuk menyamar menjadi seorang wanita karena ia telah berbohong kepada Ace jika dirinya dirawat oleh seorang wanita saat sakit.
Tentu saja hal itu membuat Bridav begitu kesal.
"Jadi selama ini kau menganggap aku sebagai wanita!"
"Bukan begitu, aku hanya mengatakan kepada Ace untuk menyelamatkan kita berdua. Kau tahu kan apa yang akan terjadi pada kita jika Ace tahu kau merawat ku selama ini dan juga perasaan kita berdua," jawab Indi mencoba meredam amarah Bridav
Lelaki itu hanya diam saat mendengar penjelasan darinya.
__ADS_1
"Baiklah kalau begitu aku tidak keberatan, toh jika aku menjadi seorang wanita maka aku bisa tidur seranjang denganmu bukan?" goda Bridav membuat Indi seketika memerah dibuatnya