KEKASIHKU TERNYATA DEWI PERANG

KEKASIHKU TERNYATA DEWI PERANG
Bab 149


__ADS_3

*Buugghhh!!


Asisten langsung menahan paparazzi tersebut. Ia menarik seorang Paparazzi yang terjatuh dan membawanya ke ruangan khusus. Ia menginterogasi pria itu. Ia bahkan memintanya menunjukkan foto yang diambilnya.


Paparazzi berkata mereka tidak memotret apapun. Ia bahkan menunjukkan ponselnya kepada asisten.


"Silakan lihat saja, apa ada gambar Indi yang aku ambil di ponselku. Jika ada kau bisa menghapusnya aku tidak keberatan," ucap pria itu


Asisten mukai membuka galeri ponsel dan menskroll satu persatu foto-foto yang disimpan.


Pria itu sudah menjelaskan dengan detail bahkan alasan dia mengintip beberapa gambar yang sudah di hapus oleh paparazi.


Indi menghampiri asisten, "Bagaimana, apa ada fotoku yang diambilnya?" tanya Indi


"Tidak ada," jawab asisten itu dengan nada malas


"Kalau dia tidak mengambil apapun, lalu kenapa dia ambil?. Atau dia hanya penasaran denganku?" Indi menatap tajam pria itu,


Saat kedua bola mata mereka bertemu, sang paparazi segera mengalihkan pandangannya.


Kesal tak mendapatkan apapun dari paparazi Indi meminta Bridav untuk naik keatas pohon.


"Naik keatas pohon??" Bridav tampak mengernyitkan dahinya saat mendengar permintaan Indi


"Ya aku ingin naik keatas pohon??"

__ADS_1


"Memangnya ada apa diatas pohon?"


"Entahlah, semoga aku menemukan hal menarik diatas sana." jawab ibd


Indi kemudian menghampiri Bridav dan menarik lengannya. Bridav membawa Indira naik keatas pohon.


"Suatu saat kau hanya boleh minum bersama ku saja," ucapnya menatap lekat kearah Indi


"Memangnya kenapa aku tidak boleh minum dengan yang lain?" tanya Indira


"Karena kau milikku, dan aku tidak mengijinkan siapapun mendekati wanita ku," jawab Bridav


Indi tersenyum dan mengusap wajah pria itu.


"Kenapa kau selalu saja membuatku merasa bahagia karena selalu kau istimewakan?"


Dua hari kemudian, Indra berpartisipasi dalam variety show escape room.


Ia menerima tawaran dari seorang sutradara untuk bermain dalam sebuah variety show.


Meskipun tak ada Bridav di sana, namun Indi menerima tawaran itu untuk menghilangkan rasa jauh karena tidak ada tawaran syuting dari pihak manajemen.


Tak disangka Lee juga berpartisipasi di acara tersebut. Bahkan seorang artis wanita Larisa Wulandari juga berpartisipasi di acara tersebut. Larisa Wulandari yang pernah beradu akting dengannya bertanya padanya apakah ia mengenal Lee.


"Kenapa kau bertanya seperti itu?" jawab Indira

__ADS_1


"Sebenarnya aku menyukai Lee. Dia adalah tipe pria idamanku. dan aku


membutuhkan pacar sepertinya?" jawab Larissa.


Mendengar pengakuan Larisa, Lee merasa tersanjung dan salah tingkah saat tahu wanita cantik itu menyukainya.


Ia kemudian mendekati Indi saat Larisa meninggalkannya.


"Apa yang ia katakan?" tanya Lee pura-pura tidak mendengar percakapan Indi dan Larisa


"Dia menyukaimu," jawab Indi datar


"Benarkah, apa aku tidak salah dengar?"


"Hmm, hanya saja aku tidak yakin wanita cantik dan populer seperti dia menyukai pengawal rendahan seperti dirimu," jawab Indi sinis


"Kenapa kau sepertinya tidak suka jika ada wanita cantik yang menyukaiku?"


"Bukan seperti itu, aku hanya tak mau melihat mu kecewa karena terlalu berharap banyak padanya," jawab Indi


"Kalau begitu aku akan membuktikan ucapanmu. Apa benar Larisa menyukai aku atau dia hanya berpura-pura saja," Lee kemudian meninggalkan Indi dan mengikuti Larisa diam-diam.


Tentu saja Lee ingin memastikan perasaan wanita itu hingga ia rela mengendap-endap mengikuti kemanapun Larisa pergi.


Is begitu bahagia saat mendengar wanita itu kembali mengutarakan kekagumannya kepada dirinya kepada seorang pemain lain."

__ADS_1


Baru saja ia hendak merespons perasaan Larisa, ia sudah mendengar gadis itu mengirim pesan suara pada pacarnya yang lain dan berkata dirinya paling mencintai pria di seberang telepon itu.


__ADS_2