
"Aku sangat menghormati keputusan kalian, tapi karena kompetisi ini pada mulanya adalah rencana ku, maka aku akan tepat menjadi ketua Tim. Aku sudah bertekad untuk memenangkan kompetisi ini agar bisa membawa pulang uang yang banyak, jadu aku tak mau kalah hanya karena dipimpin oleh orang yang tidak kompeten. Jadi sekali lagi aku minta maaf, enam poin kamu hangus dan aku tetap yang akan menjadi ketua Tim," ucap Indi penuh penekanan
Mendengar ucapan Indi membuat Dimitri tidak terima. Ia merasa jika Indi adalah sosok yang arogan dan otoriter, hingga tak memberikan kesempatan pada orang lain untuk menjadi ketua tim.
Lelaki itu tetap bersikeras untuk menjadi ketua Tim dengan segala alasannya.
Mendengar Dimitri yang begitu berisik membuat Indi terpaksa mengiyakan kemauan pria itu dan mengijinkannya menjadi ketua Tim.
Dimitri tersenyum senang melihat sikap Indi yang mulai melunak.
"Baiklah kalau kalian memaksa, sekarang Dimitri yang akan jadi ketua tim. Karena kalian sudah memilihnya, maka kalian juga harus menanggung resikonya jika terjadi sesuatu padanya. Jangan pernah meminta bantuan ku jika nanti ada masalah," ucap Indi
"Ok, deal!" seru Dimitri langsung menjabat tangan Indira
"Yeay!" semua orang berseru bahagia mendengar keputusan Indi
Semuanya lega akhirnya Indi mau memberikan posisi ketua tim kepada Dimitri.
Hanya Bridav yang tahu jika Indi benar-benar kesal dengan mereka yang tak mendengarnya.
Ia kemudian menatap kepergian Indi kesebuah kafe tak jauh dari tempat pendaftaran.
Reynold segera menghampiri Dimitri, begitu Indi pergi.
"Sekarang pergilah ke ruang pendaftaran untuk melakukan registrasi," ucap Reynold
Lelaki itu mengangguk dan segera menuju ruang pendaftaran untuk melakukan registrasi tim.
Baru saja Dimitri melangkah masuk tiba-tiba ia dihadang oleh petugas pendaftaran.
Pemuda itu dilarang masuk karena alasan perbedaan bahasa. Para petugas mengatakan jika mereka hanya menerima peserta kompetisi yang mahir menggunakan bahasa Perancis saja.
__ADS_1
Sekarang kalian tahu kan kenapa aku melarangnya menjadi ketua Tim?
Indi tersenyum sinis melihat para petugas mengusir Dimitri dari kejauhan.
Dalam tim mereka hanya Bridav dan Indira yang bisa berbahasa Perancis. Indi cukup senang karena pemilik tubuh sebenarnya sangat mahir berbahasa Perancis. Sehingga ia memberanikan diri mengikuti kompetisi tersebut. Tapi tidak di sangka rencananya kacau karena bintang tamu lain yang tiba-tiba ikut dan bergabung dengan timnya.
Para netizen yang menonton menertawakan Dimitri yang begitu memalukan karena tidak bisa berbahasa Perancis. Ia semakin dipermalukan saat berkali-kali menjelaskan kepada petugas dengan menggunakan bahasa Inggris, tapi para petugas selalu mengabaikannya.
Dimitri yang merasa diacuhkan berusaha merusak papan pengumuman, tentu saja hal itu membuat petugas langsung mengusir pemuda itu.
Meskipun sudah diusir Dimitri terus berusaha membujuk para petugas dengan menggunakan bahasa Inggris.
Melihat Dimitri yang terus ngeyel membuat para petugas semakin marah dan mendorong pemuda itu hingga jatuh tersungkur ke lantai.
Melihat Dimitri dipermalukan didepan umum, membuat Ciara merasa iba padanya. Ia kemudian menghampiri Indira di kafe. Cia mencoba membujuk Indi untuk membantu Dimitri berbicara dengan petugas pendaftaran.
"Bukankah aku sudah bilang sebelumnya, aku tidak akan membantu kalian jika terjadi sesuatu pada Dimitri," jawab Indi begitu dingin
"Tim kita, yang benar saja. Maaf aku tidak bisa," tolak Indi
Melihat Ciara gagal membujuk Indi membuat yang lain ikut membantu gadis itu untuk membujuk Indi. Namun sekeras apapun usaha mereka membujuk Indira tetap saja tak membuat gadis itu bergeming.
"Ayolah Indi, bantu Dimitri, bukankah kau ingin memenangkan kompetisi ini, kalau begitu bantu dia!" bujuk salah seorang anggota Crew
"Dari awal aku tidak pernah mengajak kalian untuk ikut kompetisi ini, tapi kalian memaksa untuk ikut. Bahkan kalian juga yang meminta Dimitri menjadi ketua tim, jadi kenapa aku harus repot. Aku tidak masalah jika kalah dalam kompetisi ini, karena aku bisa ikut lagi nantinya. Tapi kalian sayang sekali, tidak ada kesempatan bagi tim yang tidak bisa bahasa Perancis untuk mengikuti kompetisi ini," sahut Indira
Gadis itu tetap teguh dengan pendiriannya, ia tetap tidak mengindahkan permintaan Ciara dan yang lainnya bahkan saat Cia bersimpuh di depannya.
Indi lebih memilih bermain game online daripada menolong Dimitri.
"Bagaimana ini Rey, kalau dibiarkan kita tidak bisa menaikkan rating acara dengan menampilkan sebuah kompetisi bergengsi negara ini," ucap Sang Produser
__ADS_1
Melihat sikap acuh Indira membuat sutradara akhirnya turun langsung untuk membujuk gadis itu. Ia berjalan menghampiri Indira dan duduk di sebelahnya.
"Ayolah Indi kau tidak boleh arogan seperti ini, bukankah kau ingin memenangkan kompetisi, kalau sikapmu terus begini bagaimana kita bisa menang. Apa kau tidak mau bonus dariku?" tanya Rey mencoba mendesak gadis itu
"Sayang sekali aku tidak tertarik. Kalian sudah meremehkan aku jadi silakan tanggung resikonya. Kau tahu kan bagaimana aku selama ini, tapi kau sama sekali tak pernah mempercayai ku. Dari awal aku hanya ingin mengajak Bri dan juga Mario, tapi kalian bersikeras ikut. Harusnya kalian tahu diri dan menurut padaku, tapi malah arogan dan sok hebat!" celetuk Indi
"Maafkan aku Indi, sebenarnya Dimitri berusaha mengajakku untuk mengunjungi Museum Louvre, tapi aku ingin bermain di tempat lain yang lebih seru, makanya aku memutuskan untuk ikut bersamamu, aku ingin melihat kehebatan mu mengikuti kompetisi ini," ucap Ciara mencoba membela Dimitri
"Apa kau pikir di museum membosankan dan tidak seru?" jawab Indi balik bertanya
Ciara tal bisa menjawab, gadis itu lalu menunduk sambil memainkan kuku-kukunya karena takut melihat kemarahan Indira.
Melihat suaasana tegang antara Indi dan Ciara membuat Reynold segera meminta bantuan Bridav untuk mendamaikan mereka.
"Tolong bujuk Indi, aku tahu hanya kamu yang bisa membujuknya," ucap Reynold
Bridav kemudian meminta kepada semua orang untuk meminta maaf kepada Indira dan membeli camilan yang ia jual.
Ia berharap dengan begitu Indi akan memaafkan mereka dan mau membantu Dimitri.
Semua orang setuju dan satu perasatu bintang tamu dan anggota crew bergantian meminta maaf kepada Indira.
Bukan hanya minta maaf Sang Artis muda bahkan langsung memilih Indi menjadi ketua Tim saat mendengar ucapan Bridav.
Setelah meminta maaf pada Indi, gadis itu tak lupa memesan lima mie instan seharga lima ratus ribu rupiah dengan harapan Indi akan membantu Dimitri.
Setelah semua orang selesai meminta maaf kepada Indi dan membeli camilan darinya, Indi pun langsung mengecek buku tabungannya.
Setelah gadis itu menerima semua uang dari mereka, ia kemudian bergegas menemui sang Petugas dengan wajah berseri-seri.
Tidak butuh waktu lama, petugas langsung mempersilakan Indi masuk untuk melakukan registrasi.
__ADS_1
Indi langsung mengeringkan matanya kepada Bridav saat ia memasuki ruang pendaftaran.