
Apa yang membuat Dirga babak belur adalah aku??
Lalu apa yang dilakukannya hingga aku menghajarnya hingga babak belur???
Indi mencoba bermonolog mencari tahu siapa yang sudah membuat lelaki itu babak belur. Karena tidak menemukan jawabannya maka ia kemudian memastikan dirinya untuk tidak memikirkan hal tersebut.
Indi tidak mau pusing memikirkan Dirga, ia kemudian segera turun kebawah sambil membawa Snack ditangannya.
Ia kemudian menjual Snack tersebut kepada para talent dan juga staff. Alhasil ia mendapatkan pendapatan yang begitu besar dari snack- snack tersebut.
Indi menemui Bridav dengan alasan Snack. Ia berusaha menemui pria itu untuk mencari informasi mengenai kejadian malam itu.
Bridav menanyakan kepadanya alasan ia memasukinya kamar pria lajang malam itu.
"Aku memasuki kamar salah satu talent!" tanya Indi memastikan pertanyaan Bridav
"Benar, aku dengar kau masuk ke kamar salah satu talent dan tidur di kamarnya hingga pagi," sahut Bridav.
"Entahlah aku tidak ingat, mungkin karena aku mabuk makanya aku tidak bisa mengingat semua yang terjadi malam itu," sahut Indi pura-pura tidak mengingatnya
"Oh begitu rupanya, kalau begitu mulai sekarang kau tidak boleh minum-minuman keras terlalu banyak karena aku takut kau akan melakukan hal konyol lain yang akan membuat nama baikmu hancur," ucap Bridav menasihatinya
Indo mendengarkan nasihat Bridav dengan seksama. Ia kemudian merekomendasikan beberapa Snack kepada pemuda itu sebelum ia pergi meninggalkannya.
"Apa Dirga akan menemui ku setelah ini, apa dia akan meminta pertanggungjawaban dariku atau mengatakan kepada semua orang jika aku yang sudah membuatnya babak belur. Ah...entahlah!" ucap Indi begitu frustasi
__ADS_1
Ia baru tahu jika yang memukuli Dirga adalah dirinya setelah mendengar semua cerita Bridav. Memang pemuda itu tidak menunjukkan secara langsung jika orang yang sudah menganiaya Dirga adalah dirinya. Namun dari ciri-ciri yang disebutkan olehnya jelas semua itu mengarah pada dirinya. Apalagi ia berpikir jika tidak ada talent lain yang begitu bar-bar selain dirinya.
Sementara itu Susan sedang mencari cara untuk meminta maaf kepada Indi. Bagaimanapun juga ia merasa takut jika Indi sampai tahu jika semua yang terjadi malam itu karena ulahnya.
Ia kemudian meminta bantuan kepada manajernya untuk mencari cara untuk meminta maaf kepada Indira. Karena dengan begitu orang-orang akan mulai fokus padanya.
Sang manajer kemudian memberitahukan kepada Susan untuk meminta maaf kepada Indi saat acara live berlangsung. Ia merasa jika itu adalah kesempatan emas untuk mendapatkan perhatian dari semua orang.
Apalagi mengingat jika Indi sekarang sudah menjadi pusat perhatian bagi semua pecinta acara reality show tersebut.
Susan sependapat dengannya dan bersedia melakukannya. Namun bukannya meminta maaf Susan justru bersaksi jika Indi masih mencintai Arkan.
Gadis itu menceritakan semua isi percakapan Indi dan Arkan yang ada pada ponsel Arkan. Indi sengaja merusak ponsel tersebut agar Arkan mendapatkan sasaran kritik pedas para netizen.
Susan begitu Semangat menceritakan semuanya dalam sesi live terakhir.
Indi kemudian menemui manajer Susan untuk mengkonfirmasi semua ucapan Susan. Namun bukannya mengakui kesalahannya ia justru menuding jika Indi mempunyai seseorang di belakang layar yang mendukungnya hingga ia selalu saja berhasil memenangkan setiap challenge.
Ia juga berspekulasi bahwa orang itulah yang juga membela Indi jika terlibat skandal dengan talent lain terutama saat ia terlibat skandal tidak menyenangkan dengan mantan kekasihnya Arkan. Ia juga menuduh jika orang itu juga yang membayar kontrak Indi begitu besar hingga sang Sutradara begitu menyukainya.
Sementara itu di villa, semua talent nampak sedang menyunting naskah untuk Challenge selanjutnya.
Semua tampak antusias bekerjasama dengan pasangannya masing-masing kecuali Dirga. Dengan alasan sakit, pemuda itu mencoba absen untuk berlatih dengan Susan.
Melihat pasangannya sedang sakit dan taj bisa ikut menyunting dengannya Susan kemudian mengajak semua talent untuk berkumpul di ruang tengah untuk melakukan game.
__ADS_1
Alih-alih bermain game sebenarnya Susan berusaha mengganggu konsentrasi para talent agar gagal menyunting naskah mete.
Indi yang sudah paham sikap licik Susan tidak mau mengikuti game yang diusulkan gadis itu. Ia bahkan lebih memilih tidur di kamarnya daripada berkumpul melakukan hal yang tidak bermanfaat bersamanya.
"Sorry, gue gak ikutan. Hari ini aku terlalu lelah setelah seharian berjualan sncak. Jadi sepertinya aku butuh istirahat yang banyak agar tubuhku bisa bugar kembali besok pagi. Kalian lanjutkan saja permainannya, aku yakin kalian bisa melakukan game yang seru tanpa kehadiran ku," ucap Indi kemudian bergegas meninggalkanya
Susan segera menarik lengan gadis itu dan memintanya untuk ikut dalam game yang sudah dipersiapkannya.
Ia berusaha membujuk gadis itu dengan berbagai cara agar ia mau bermain dalam gamenya.
Ia bahkan akhirnya meminta maaf kepada Indi perihal kejadian saat live terakhir. Ia meminta maaf padanya karena sudah mengungkit kembali kasusnya dengan Arkan di depan para netizen.
Dengan raut wajah gusar dan emosional ia berusaha menggugah simpati Indi. Ia berharap gadis itu akan luluh dan memaafkan dirinya.
Ah sial, ternyata wanita licik ini benar-benar minta diberi pelajaran. Andai saja aku bisa menghajarnya sekarang mungkin aku akan melakukannya. Tapi aku harus menahannya karena semua itu hanya akan membuat nama baikku hancur di depan para netizen. Sebaiknya aku ikuti saja permainannya, aku ingin tahu kali ini apalagi yang direncanakan olehnya.
Indi kemudian memaafkan gadis itu, "Baiklah kali ini aku maafkan dirimu, tapi aku tidak tahu jika kau mengulangi perbuatan itu lagu. Sebaiknya kau segera bangun dan menyingkirlah dari hadapanku," ucap Indi
Susan menyeringai dan segera bangun. Ia tidak lupa berterima kasih kepada Indi karena telah memaafkan dirinya. Ia kemudian menggandeng lengan Indi dan mengajaknya untuk berkumpul di ruang tengah.
Indi langsung melepaskan lengan Susan dan melenggang menuju ruang tengah. Ia kemudian duduk di tengah-tengah membuat Retno langsung mendekatinya.
Namun Indo segera berpindah posisi saat sahabatnya itu mendekatinya. Tentu saja Retno penasaran kenapa Indi berusaha menjauhinya, padahal selama ini mereka adalah sahabat karib. Retno selalu mendukung apa yang dilakukan oleh Indira begitupun sebaliknya.
Karena sedih Retno akhirnya bertanya langsung padanya alasan gadis itu menjauhinya.
__ADS_1
"Kenapa kau menjauhi aku Indi, sebenarnya apa salahku sehingga kau mulai menjauhi aku," ucap Retno dengan nada gusar
"Semua orang akan berusaha menjauhi seseorang yang sangat dekat dengannya, saat ia tahu jika orang tersebut akan menjadi batu sandungan baginya. Bukan hanya persahabatan yang dikorbankan tapi apapun akan ia lakukan demi mewujudkan eksistensinya di dunia hiburan," jawab Indi mencoba menyindir Susan