KEKASIHKU TERNYATA DEWI PERANG

KEKASIHKU TERNYATA DEWI PERANG
Bab 62 Revisi


__ADS_3

Saat Tim B sedang kebingungan karena melihat manusia dalam plastik, Bridav langsung melesatkan tiga tembakan beruntun dan mematikan kearah lawan.


Tiga anggota tim lawan seketika terkapar, dan membuat yang lainnya kalang kabut.


Selena segera membuka penutup kepalanya dan menembakkan senjata kearah tim lawan yang berlarian meninggalkannya.


Tembakan Selena berhasil mengenai bok*ng salah seorang anggota tim lawan.


Semua netizen tertawa terbahak-bahak melihat aksi Selena yang selalu menembak bok*ng semua orang.


Bridav akhirnya berhasil membawa timnya melewati masa kritis.


Semua talent keluar dari persembunyiannya dan segera melanjutkan pencarian harta karun.


Para netizen begitu memuji sikap tanggung jawab Bridav. Mereka juga semakin kagum dengan pemuda itu karena bisa melewati masa kritis dengan tenang dan tanpa mengorbankan satupun anggota timnya.


Ia menyusul anggota timnya menyusuri hutan belantara melanjutkan mencari harta Karun.


Bridav kemudian membagi timnya menjadi dua kelompok seperti rencana awal.


Ia bersama dua orang lainnya menyusuri sungai, sedangkan empat lainnya pergi ke arah barat.


Lelaki itu terus menatap peta harta karun yang diberikan oleh Indi. Ia sengaja mengikuti petunjuk simbol-simbol yang diberikan gadis itu.


"Sepertinya harta karun itu tidak ada sini," ucap Mario


"Benar juga, daripada kita membuang waktu di sini lebih baik kembali ke tempat sebelumnya. Aku yakin kita bisa menemukan harta Karun itu disana." jawab Bridav


Ia kemudian menyuruh anggota timnya untuk kembali.


Saat semua orang sudah bergegas pergi meninggalkan tempat itu, Bridav berjalan menyusul mereka.


Sembari terus mengawasi timnya, ia juga harus selalu waspada jika ada tim lawan yang mendekat.


Tiba-tiba kakinya tersangkut sesuatu yang membuatnya terjatuh.


Saat ia mencoba melepaskan sebuah akar pohon yang menyangkut di alas kakinya, ia melihat sesuatu yang bersinar.


Karena penasaran Bridav pun menggali tanah di sebelahnya untuk melihat benda apa yang bersinar itu.


Ia tercengang saat melihat sebuah kotak tembaga yang terkubur dalam tanah.


Saat melihat isinya ternyata itu adalah peti harta Karun yang selama ini ia cari.


Pemuda itu berteriak memanggil anggota timnya untuk memberitahukan kepada mereka jika ia sudah memenangkan perlombaan. Semua bintang tamu bersorak gembira mengetahui hal itu.


Setelah berhasil mendapatkan kemenangan, Ia kemudian langsung mencari Indira. Bridav sudah tak sabar untuk memberitahukan kepada gadis itu bagaimana ia menemukan peti harta Karun tersebut.


Saat ia berhasil menemukan Indira, lelaki itu begitu terkejut ketika melihat ketua Tim B diikat disebuah pohon.

__ADS_1


Ternyata Indi sengaja mengikatnya agar pria itu tidak menganggu timnya mencari harta Karun.


"Kau benar-benar keren sekali karena bisa melumpuhkan lelaki itu," ucap Bridav memujinya


"Kau juga sangat keren hari ini, aku bangga padamu," jawab Indira


"Aku hanya kebetulan menemukan harta Karun itu, andai saja kau tidak mengikatnya di sini mungkin aku dan anggota tim yang lain akan kesulitan menemukan harta Karun, karena harus melawan pria terkuat dalam perlombaan ini,"


"Ah kau terlalu berlebihan!" seru Indi kemudian mendorong tubuh pemuda itu hingga hampir saja ia jatuh terhempas, beruntung Indi langsung menarik lengannya hingga Bridav tak jatuh.


"Apa kau baik-baik saja," ucap Indi merasa bersalah


"Tentu saja," Jawab Bridav tersenyum padanya


"Kau benar-benar sangat kuat seperti seorang Dewi Perang, sepertinya aku harus berhati-hati denganmu," goda Bridav


"Ah kamu bisa saja, sekali lagi maaf ya, aku tidak bermaksud mencelakai mu," ucap Indi


"Tentu saja aku tahu kamu tidak akan melakukan itu padaku," jawab Bridav kemudian menggandeng lengan Indi dan mengajaknya pergi untuk mengambil hadiah.


Sementara itu anggota tim B yang kalah karena dipukul oleh ketuanya sendiri segera bangun setelah mengetahui lomba sudah berakhir.


Melihat ketua timnya terikat di atas pohon, ia pun kemudian membantunya melepaskan ikatannya.


"Terimakasih," ucap ketua Tim setelah pria itu menyelamatkannya


Keduanya kemudian bergegas pergi meninggalkan hutan. Perlombaan mencari harta Karun berakhir dengan kemenangan tim Indira sebagai juara pertama dan Tim B sebagai juara kedua.


Panita lomba mengumumkan jika hadiah uang tunai akan di transfer ke rekening ketua Tim setelah pengumuman pemenang lomba oleh panita penyelenggara. Karena perlombaan ini adalah ide Indi maka semua sepakat untuk memberikan Indi dua ratus juta dan anggota tim masing-masing seratus juta.


Semua talent bersorak gembira saat menyambut kedatangan Indira di ruang Istirahat.


Mereka langsung menghampiri Indira dan memeluknya sembari mengucapkan selamat.


"Selamat Indi, akhirnya kita berhasil memenangkan perlombaan ini," ucap Retno begitu bahagia


"Terimakasih Ret, terima kasih juga buat kalian yang sudah bekerjasama membantuku mengalahkan tim lain, tanpa bantuan kalian mustahil aku mengalahkan mereka sendirian," ucap Indira


"Wah kau benar-benar rendah hati, aku jadi semakin kagum padamu," jawab Retno kembali memeluknya erat


Saat Selena memeluknya, Indi berusaha untuk mencari ponsel wanita itu, namun sayangnya Indi tidak menemukan ponsel gadis itu.


Ah sial, dimana ia menyembunyikan handphonenya,


Kini giliran para talent pria yang memberikan selamat kepada Indira.


Saat Mario hendak memeluk gadis itu Bridav langsung menghalanginya membuat semua orang langsung tertawa melihatnya.


"Agar tidak menimbulkan rumor tidak sedap maka, untuk semua pria dilarang memeluk Indi, cukup ucapkan selamat saja dan berjabat tangan, terimakasih," ucap Bridav langsung disambut cibiran dari semua orang

__ADS_1


"Huuuuu!!" seru para talent pria


"Maaf sebelumnya, ini karena aturan dari manajemen artis yang baru jadi harap maklum," sahut Indira membela Bridav


"Oh begitu rupanya, tapi kalau gak meluk tuh gak asik Ndi, rasanya tuh hampar kaya sayur tanpa garam!" celetuk Mario


"Sekali-kali kita harus makan sayur tawar untuk mencegah hipertensi, stroke dan obesitas," jawab Indi


"Sa ae lo Ndi," sahut Dimitri langsung menyalaminya.


Pukul delapan malam mereka tiba di penginapan. Indi mendatangi kamar talent satu persatu untuk mengantar pesanan mereka.


Selesai mengantar semua pesanan camilan, indi mengajak semua orang untuk pesta mie instan untuk merayakan kemenangannya.


Selesai mengadakan pesta mie instan sutradara menyuruh mereka untuk masuk ke kamar masing-masing.


Seperti sebelumnya malam ini mereka masih harus mengirimkan pesan rahasia kepada seseorang yang mereka kagumi. Meskipun pesan malam sebelumnya belum diumumkan, tetap saja mereka harus melanjutkan acara berkirim pesan tersebut.


Malam ini Indi mendapatkan dua pesan singkat seperti sebelumnya.


"Aku minta maaf padamu, maaf ya,"


Indi mencoba menebak siapa pengirimnya.


Ia kemudian membuka pesan kedua,


"Good night,"


"Ah sial, kenapa aku tidak tahu siapa pengirimnya," ucap Indi sedikit kesal


Malam ini hanya Ciara yang tidak mendapatkan pesan singkat, gadis itu terlihat begitu kecewa dan terus menatap ponselnya berharap ada pesan masuk.


Sementara itu Bridav juga mendapatkan dua pesan dari pengagum rahasianya.


"Posturmu saat menebak, sangat keren," Bridav langsung menutup pesan itu dan membuka pesan satunya


"Adik kedua hebat sekali hari ini," Bridav langsung berguling-guling di kasur setelah membaca pesan itu.


Ia tahu hanya Indilah yang berani memanggilnya adik kedua. Ia begitu bahagia saat mendapatkan pesan dari gadis itu hingga tak bisa tidur.


Para netizen begitu senang saat tahu Indi mengirimkan pesan untuk Bridav, mereka bahkan menjodohkan keduanya dan berharap jika Indi dan Bridav bisa menjadi sepasang kekasih.


Sementara itu, Sutradara sangat puas dengan rating acara yang terus naik. Saat mengetahui popularitas acara itu sangat tinggi maka muncul ide hebat dalam otaknya.


Ia kemudian mengumpulkan para talent dan semua Crew di ruang tengah. Ia bertanya kepada semua orang apakah mereka ingin melihat prank bintang tamu?.


"Mau!!" seru semua orang yang ada di tempat itu


"Ok, baiklah... kira-kira siapa yang akan kita prank lebih dulu??" ucap sang sutradara menatap satu persatu bintang tamu, membuat semua orang berdebar-debar

__ADS_1


__ADS_2