Ku Temani Kau Dengan Bismillah

Ku Temani Kau Dengan Bismillah
Bab 23


__ADS_3

Kami bertiga berpelukan melepaskan rindu yang terpendam lama.


"Oh ya, kok kamu keluar dari panti nya gak bilang-bilang sih. Aku dan Sofi kan bisa menjemput mu di sana" Ujar ku heran melepaskan pelukan kami.


"Sengaja dong untuk memberi kejutan kepada kalian. Jika aku mengabari kalian terlebih dahulu, bukan kejutan lagi nama nya" Jawab Tian tersenyum.


Aku tersenyum mendengar ucapan suami ku itu.


"Ma, ma, apa pagi ini kita gak sarapan? Sebentar lagi Sofi mau berangkat ke sekolah lo ma" Ucap malaikat kecil itu menyadarkan ku bahwa aku sama sekali belum menyiapkan sarapan seperti biasa nya.


"Ya Allah, mama lupa sayang. Maaf kan mama ya nak. Ya udah sekarang mama akan masakin sarapan yang spesial yang terlezat di jagat raya ini sebagai penyambutan untuk kepulangan papa" Ucap ku tersenyum.


"Asyik.... Kalau begitu Sofi juga mau bantu ya ma"


"Oh tentu dong. Kita akan masak bersama-sama ya nak" Ucap ku lagi.


"Wah, Sofi mau bantu mama?" Tanya Tian.

__ADS_1


Gadis kecil itu mengangguk penuh semangat.


"Kalau begitu, papa juga mau membantu mama ah untuk masak" Tambah Tian lagi bertingkah seperti anak kecil.


"Kalau begitu, mari kita menuju dapur... " Ujar ku menunjuk ke arah dapur. Kami pun keluar kamar itu untuk memasak sarapan di pagi yang bahagia ini.


***


"Tara.... sarapan nasi goreng spesial dengan telor mata sapi separuh matang siap di sajikan" Ucap ku menyajikan sarapan yang kami buat tadi di atas meja.


"Wah, kelihatan dari bentuk nya masakan ini pasti enak" Puji Tian.


Aku dan Tian tersenyum senang mendengar ocehan gadis itu.


"Terima kasih sayang atas pujian nya. Mama jadi semakin bersemangat deh untuk buatin kalian makanan yang enak-enak" Ujar ku lagi.


"Hanya sama Sofi ni ucapan terima kasih nya? Terus aku di abaikan begitu?" Canda Tian mulai cemburu.

__ADS_1


Aku tersenyum geli mendengar kata cemburu suami ku itu. Secara sama anak sendiri aja dia harus cemburu bukan kah itu membuat ku merasa lucu.


"Iya, iya sama papa juga. Terima kasih ya untuk suami ku tersayang" Ujar ku pula.


"Ya udah jangan ngobrol aja ayo di makan masakan nya. Sebentar lagi Sofi harus ke sekolah. Nanti bisa terlambat lagi" Ucap ku.


"Baca doa dulu sebelum makan" Tambah ku lagi.


"Papa yang memimpin doa nya" Ujar Tian.


Setelah selesai membaca doa kami pun menyantap makanan yang ku masak tadi dengan lahap nya.


"Oh ya, papa, bisa kan antarkan Sofi ke sekolah sama mama. Sofi mau tunjukin sama teman-teman Sofi bahwa papa Sofi udah kembali" Ujar gadis itu.


"Tentu saja bisa sayang. Hari ini mama dan papa akan mengantar dan menjemput Sofi ke sekolah. Bukan kah hal ini yang Sofi harapkan sejak lama?" Ujar Tian.


Gadis kecil itu mengangguk penuh dengan semangat dan kegembiraan di hati nya. Karena akan di antar ke sekolah bersama orang tua yang lengkap seperti yang di harapkan nya selama ini.

__ADS_1


"Ya sudah ayo makanan nya di habis kan setelah itu kita berangkat sama-sama ke sekolah" Ujar ku lagi.


Kami pun melanjutkan sarapan kami hingga habis tak tersisa.


__ADS_2