Lahirnya Kaisar Pembasmi Iblis

Lahirnya Kaisar Pembasmi Iblis
Eps 101 ~ Tiba di kota Xiaolei.


__ADS_3

.


.


Tuan muda Han Lian masih belum percaya apa yang terjadi dengan pamannya ini , bagaimana bisa Fan Lao membunuh paman Han Yuan dan semua bawahannya seorang diri .


Tehnik seperti apakah yang di gunakan Fan Lao ini sehingga bisa membunuh semua anggota bandit gunung Tiga Dewa ini.


'' Arghhhhh....'' ucap tuan muda Han Lian sambil memukul tanah yang ada di bawah tubuhnya.


Dia semakin membenci Fan Lao dan bertekad akan membalas semua apa yang telah Fan Lao lakukan kepada ayahnya dan pamannya ini .


'' Sepertinya hanya satu tempat yang bisa membuatku menjadi kuat dan bisa membalas semua perbuatan Fan Lao ini ...'' Ucap tuan muda Han Lian .


Kemudian tuan muda Han Lian langsung mengubur jasad pamannya lagi , setelah selesai mengubur jasad paman nya kemudian tuan muda Han Lian langsung melompat ke punggung roh beladiri Phoenix Api miliknya


Lalu terbang dari sana dengan kecepatan penuh menuju satu satunya tempat yang bisa meningkatkan kekuatannya dengan cepat.


.


****


Berpindah di tempat Fan Lao berada .


Fan Lao dan Roh Beladiri Kelelawar Api terbang dengan kecepatan penuh menuju kota Xiaolei.


Fan Lao tadi sengaja mengampuni anak alkemis Han Feng, karena Fan Lao tidak mau tuan muda Han Lian tadi bertarung dengannya hanya karena amarah saja .


Karena hasil akhirnya Fan Lao pasti bisa mengalahkannya , Fan Lao juga tidak khawatir meskipun tuan muda Han Lian tadi meningkatkan kekuatan dengan cepat .


Fan Lao yakin tuan muda Han Lian tidak akan bisa mengejar tingkat kekuatannya , karena jarak kekuatan mereka terlalu jauh .


Hanya mengunakan tehnik terlarang saja untuk meningkatkan kekuatannya , baru dia bisa melampaui kekuatan Fan Lao .


Tapi Fan Lao tidak terlalu memikirkannya karena dirinya sekarang harus menatap ke depan untuk fokus meningkatkan kekuatannya demi bisa membebaskan paman Xiao Shen dan merebut tehnik atau artefak yang di gunakan untuk pergi ke dimensi Roh tempat dirinya di lahir kan .


Semakin ke sini Fan Lao justru ingin membuka belenggu dimensi roh dan dimensi iblis agar dirinya bisa berkunjung ke dimensi iblis ini sesuka hatinya , karena bagaimana pun juga dimensi iblis ini adalah rumah kedua Fan Lao .


Dirinya memang di besarkan di dalam dimensi Roh , tapi dia memiliki kekuatan hingga sejauh ini ketika berada di dalam dimensi iblis ini .


****

__ADS_1


Fan Lao kemudian membuka peta yang dia miliki , ternyata benar kalau jarak kota Xiaolei dan kuil Mistik Api kira kira membutukan waktu kurang lebih 4 jam .


Sedangkan untuk pergi ke ibukota kekaisaran maka membutuhkan waktu kurang lebih 4 hari .


Ketika terbang ke sana Fan Lao berpapasan dengan beberapa orang yang pergi dari kota Xiaolei menuju kota Guiyang , mereka selalu bertegur sapa dengan Fan Lao .


Setelah 3 jam berlalu akhirnya Fan Lao sampai di dekat gerbang kota Xiaolei , sehingga Fan Lao langsung melompat dari punggung Roh Beladiri Kelelawar Api .


Kemudian Fan Lao memasukan Roh Beladiri Kelelawar Api ke dalam lautan jiwanya , lalu berjalan mendekati gerbang kota Guiyang.


Fan Lao berharap nanti dirinya di kota ini menemukan hal baru lagi , entah itu pemahaman hidup , ilmu tehnik bertarung ataupun senjata pusaka .


Karena itu akan menambah pemahaman dan peningkatan tehnik bertarungnya.


Fan Lao lalu ikut mengantri di sana , beruntungnya hanya ada beberapa orang saja yang ingin masuk ke dalam kota Xiaolei ini , sehingga hanya butuh 2 menit saja giliran Fan Lao masuk ke dalam kota.


'' Tolong tunjukkan lencana atau tanda pengenalnya tuan muda...'' ucap penjaga gerbang .


'' Aku hanya memiliki ini sebagai tanda pengenal ku...'' ucap Fan Lao sambil menunjukan lencana dari desa Yunshui.


'' Ternyata tuan muda adalah pemenang kompetisi Pemimpin Muda...''


'' Iya benar paman , berapa biaya masuknya...?'' tanya Fan Lao .


Kemudian Fan Lao langsung mengeluarkan 1 koin emas, lalu di berikan kepada penjaga gerbang .


'' Itu kembaliannya untuk paman saja...'' ucap Fan Lao .


'' Terima kasih banyak tuan muda , silahkan masuk ...'' ucap penjaga ini langsung bersikap sangat sopan kepada Fan Lao.


'' Sama sama paman...''


Kemudian Fan Lao langsung berjalan masuk ke dalam kota Xiaolei , Fan Lao berjalan dengan santai sambil menikmati hiruk pikuk warga kota Xiaolei ini .


Paman Xiao Shen dulu mengatakan kalau klan Xiao dan klan Lin yang ada di desanya sebenarnya adalah warga kota ini , orang tua paman Xiao Shen dulu juga berasal dari kota ini .


Kemudian mengembara ke hutan terlarang lalu orang tua paman orang tua mereka menetap di desa Lou Tong dan membangun desa kecil di sana .


Setelah 30 menit berlalu Fan Lao melihat ada restoran yang sangat ramai di dekat alun alun kota Xiaolei ini , kemudian Fan Lao memilih untuk masuk ke dalam restoran dulu .


Karena dirinya ingin mencari informasi dulu di kota Xiaolei ini , setelah masuk ke dalam restoran Fan Lao langsung masuk naik ke lantai 2.

__ADS_1


Karena di lantai satu sudah penuh , sebenarnya masih ada kursi yang kosong , tapi dirinya harus bergabung dengan para pengunjung lain.


Sesampainya di lantai 2 ternyata masih ada 1 kursi yang kosong , sehingga Fan Lao dengan cepat langsung duduk di sana .


Apalagi kursi ini berada di tengah tengah , jadi dia nanti akan leluasa mendengar pembicaraan para pengunjung yang ada di sekitarnya .


Kemudian Fan Lao langsung melambaikan tangannya kepada pelayan restoran yang ada di dekat nya.


'' Iya tuan muda , apakah ada yang bisa saya bantu....?'' ucap pelayan restoran ramah.


'' Aku pesan 2 porsi makanan dan minuman terenak di restoran ini , kalau ada daging bakar saja...'' ucap Fan Lao.


'' Iya ada tuan muda , mohon di tunggu...'' ucap pelayan restoran .


'' Iya nona...''


Kemudian pelayan restoran ini langsung pergi dari sana.


Setelah beberapa saat Fan Lao melihat ada 2 gadis kembar yang sangat cantik naik ke lantai 2 , gadis ini berumur kira-kira 22 tahun .


Kedua gadis ini memiliki kekuatan di tingkat yang sama yaitu berada di tingkat Dou Yin tahap 2 , Fan Lao melihat kedua gadis ini sedang mencari tempat duduk .


Karena semua tempat duduk telah penuh , hanya di tempat Fan Lao saja yang masih kosong .


Tapi Fan Lao tidak menawari mereka , kecuali nanti mereka sendiri yang memintanya .


Karena jika nanti mereka yang meminta bergabung duduk dengan mereka , maka Fan Lao akan lebih mudah menggali informasi dari mereka.


Fan Lao berpura-pura tidak melihat mereka , Fan Lao memilih untuk mengelus-elus kepala Lang Ying yang duduk di kursi di sampingnya .


'' Maaf tuan muda , bolehkan aku bergabung di sini...'' ucap salah satu gadis kembar ini .


Kemudian Fan Lao langsung menghentikan mengelus-elus Lang Ying , lalu melihat ke arah sumber suara .


'' Apakah nona berbicara denganku...?'' ucap Fan Lao berbasa-basi.


'' Iya tuan muda , bolehkah kami bergabung duduk di sini..? Karena semua kursi telah penuh ...''


'' Boleh , silahkan nona...?'' ucap Fan Lao sambil mengerakkan satu tangannya untuk mempersilahkan mereka berdua duduk .


.

__ADS_1


.


...[ Bersambung ] ™...


__ADS_2