
.
.
Jendral Lin Langtian sedikit kesal mendengar tuan muda Fan Lao justru mengejeknya , tapi jendral Lin Langtian tahu itu hanya bercanda saja.
'' Hahaha , tuan muda Fan Lao jangan mengejekku seperti itu . Aku selalu gagal ketika akan melepaskan pukulan ku ini , apakah tuan muda Fan Lao tahu kesalahan kesalahan ku...?'' ucap jendral Lin Langtian.
'' Aku dulu ketika belajar tehnik ini juga sama seperti jendral , bahkan tanganku sampai berdarah darah karena terus-menerus gagal . Sehingga batu yang ingin aku hancurkan menjadi berwarna merah , tapi guru ku memang sengaja tidak memberi tahu kepada ku . Karena guru ku ingin melihat kesungguhan ku ...'' ucap Fan Lao berbohong .
" Terus cara yang benar itu bagiamana agar Douqi kita tidak menghilang sebelum kita berhasil melancarkan pukulan kita...?'' tanya jendral Lin Langtian antusias.
" Sebenarnya caranya cukup mudah , jendral Lin Langtian harus menahan nafas dulu sebelum berhasil melepaskan pukulan itu . Tapi ketika sudah dekat dengan batu yang menjadi incaran jendral , maka jendral harus melepaskan pukulan itu sambil membuang nafas...''ucap Fan Lao.
" Apakah hanya itu rahasianya...?''
'' Benar , sekarang coba pahami dan lakukan apa yang aku katakan tadi . Tapi jangan memukul batu dulu karena batu itu sangat keras , biasakan gerakan tehnik ini untuk memukul udara kosong dulu . Nanti jika jendral benar-benar sudah menguasai nya maka jendral bisa langsung memukul batu seperti yang aku contohkan tadi...'' ucap Fan Lao.
'' Iya terima kasih banyak tuan muda Fan Lao...'' Ucap jendral Lin Langtian sangat bersemangat .
Kemudian Fan Lao langsung berjalan ke tempat Api unggun lagi , sedangkan jendral Lin Langtian langsung mencoba mempelajari tehnik Pukulan Penghancur Tulang.
'' Kalau boleh tahu apa rencana tuan muda Fan Lao kedepannya...?'' tanya kaisar Xing Shan.
'' Besok aku ingin pergi ke Asosiasi Gunung Huangshan untuk menemui Patriak Xing Fu, karena tetua Liu Ruxu pernah berpesan kalau Patriak Xing Fu ingin bertemu denganku..." ucap Fan Lao.
" Jadi seperti itu , terus bagaimana dengan rencana tuan muda Fan Lao yang ingin membebaskan paman tuan muda Fan Lao yang di culik oleh raja iblis Mo Wuyue . Apakah tuan muda Fan Lao membutuhkan bantuanku...?'' tanya kaisar Xing Shan.
__ADS_1
" Untuk saat ini aku masih belum membutuhkan bantuan yang mulia , karena aku masih ingin meningkatkan kekuatan ku dulu . Setidaknya kekuatan ku minimal harus bisa mengimbangi raja iblis Mo Wuyue dulu baru aku akan pergi ke kerajaan Xingyun..." ucap Fan Lao.
" Kekuatan raja iblis Mo Wuyue seingat ku berada di tingkat Dou Ancesor tahap 4 , jadi menurutku tuan muda Fan Lao selangkah lagi sudah akan mengimbangi kekuatan raja iblis Mo Wuyue . Saranku adalah tuan muda Fan Lao mintalah bantuan Patriak Xing Fu untuk meningkatkan kekuatan tuan muda Fan Lao dengan cepat , karena dia memiliki metode rahasia agar bisa meningkatkan kekuatan dengan cepat mengunakan Artefak yang dia miliki . Bukankah tuan muda Fan Lao memiliki Batu mustika Monster Cacing iblis Pelahap Jiwa...?" ucap kaisar Xing Shan .
" Benar yang mulia , aku memang memilikinya..."
" Kalau tidak salah Mustika itu bisa meningkatkan kekuatan seseorang hingga dua tahap sekaligus untuk yang pertama kali nya , jadi setelah ini temui lah dia di Asosiasi Gunung Huangshan. Katakan saja kepadanya kalau aku yang mengitruksikan untuk meminta bantuan kepdanya , pasti dia akan memberi ijin tuan muda Fan Lao untuk mengunakan artefak nya...'' ucap kaisar Xing Shan.
'' Terima kasih banyak yang mulia sudah memberiku informasi ini , kalau boleh tahu apa hubungan yang mulia dengan Patriak Xing Fu . Apakah dia adalah adik yang mulia...?'' tanya Fan Lao sangat senang.
" Xing Fu adalah saudara sepupuku , aku sebenarnya juga memiliki adik perempuan yang sangat aku sayangi . Tapi dia telah meninggalkan istana kekaisaran demi mengejar cintanya , karena dulu adikku tidak mendapat restu dari kedua orang tua ku . Aku sedikit menyesal kehilangan adikku itu , maka dari itu aku selalu mendukung siapa saja yang di pilih oleh Zhie'er karena aku tidak ingin kejadian itu terulang kembali . Karena Zhie'er adalah putri ku satu satunya...'' ucap kaisar Xing Shan.
Fan Lao tidak enak hati mendengar perkataan kaisar Xing Zhie , karena itu sama saja dengan menasihatinya secara langsung agar tidak membawa putrinya kabur seperti paman Xiao Liu dan bibi Xing Zhizu .
" Yang mulia kaisar Xing Shan tenang saja , aku tidak akan berani membawa nona Xing Zhie kabur dari istana kekaisaran . Terima kasih sebelumnya yang mulia kaisar Xing Shan sudah merestui hubunganku dengan nona Xing Zhie , tapi aku akan menyelamatkan pamanku dulu lalu melamar nona Xing Zhie ke istana ..." ucap Fan Lao .
" Kalau boleh tahu siapa nama adik yang mulia kaisar Xing Shan, apakah yang mulia sudah tahu di mana sekarang dia berada...?'' tanya Fan Lao .
Duarrrrr....
Suara ledakan akibat pukulan Penghancur Tulang milik jendral Lin Langtian , sehingga Fan Lao dan Kaisar Xing Shan menghentikan perbincangan mereka.
Fan Lao sangat lega melihat jendral Lin Langtian ternyata sudah berhasil menguasai pukulan ini .
Kemudian Fan Lao dan kaisar Xing Shan melanjutkan perbincangan mereka lagi ,karena melihat jendral Lin Langtian masih terus berlatih lagi.
" Nama adikku adalah Xing Zhizu , sedangkan suaminya dulu bernama Xing Liu . Aku masih belum tahu di mana mereka berdua sekarang , apakah tuan muda Fan Lao tahu karena paman anda bermarga Xiao juga..." tanya kaisar Xing Shan.
__ADS_1
" Aku tidak tahu yang mulia , tapi jika suatu hari nanti aku bertemu dengan mereka pasti akan aku sampaikan kepada mereka . Apakah yang mulia mau menerima lagi jika mereka kembali di istana kekaisaran...?'' tanya Fan Lao .
" Aku pasti akan menerima mereka , karena bagaimana pun juga mereka adalah keluargaku...'' ucap kaisar Xing Shan.
Kemudian kaisar Xing Shan langsung menceritakan kalau dulu Xiao Liu sebenarnya sudah menjauhi adiknya , tapi adiknya sendiri yang justru mengejar Xiao Liu lagi .
Fan Lao sangat lega mendengarnya , jadi dia nanti bisa mengajak paman Xiao Liu dan bibi Xing Zhizu ke istana kekaisaran Xing.
Karena kaisar Xing Shan tidak mempermasalahkan mereka berdua .
Setelah selesai berbincang bincang kemudian kaisar Xing Shan berpamitan pulang ke istana kekaisaran , karena sekarang sudah malam .
" Iya , yang mulia silahkan pulang ke istana kekaisaran . Besok aku akan langsung ke pergi ke Asosiasi Gunung Huangshan , jadi aku minta maaf karena tidak bisa mampir ke istana kekaisaran...'' ucap Fan Lao .
" Besok pagi biar Zhie'er datang ke sini , untuk mengantar tuan muda Fan Lao bertemu dengan Patriak Xing Fu. Agar tuan muda Fan Lao lebih cepat bertemu dengannya...'' ucap kaisar Xing Shan .
" Terima kasih yang mulia...''
Kemudian kaisar Xing Shan langsung menaiki roh beladiri Phoenix Petir, lalu terbang menuju istana kekaisaran .
Sedangkan Fan Lao langsung menghampiri jendral Lin Langtian .
.
.
...[ Bersambung ] ™...
__ADS_1