
.
.
Setelah makan kemudian Fan Lao langsung mengajak Berdiskusi lagi .
"Jendral Lin Langtian, aku ingin kedepannya jendral juga mengajari para prajurit kekaisaran tehnik Penghancur Tulang ini . Agar kekuatan tempur prajurit kekaisaran semakin kuat..." ucap Fan Lao .
"Iya tuan muda Fan Lao , aku pasti akan mengajari mereka setelah aku berhasil menguasai tehnik ini..." ucap jendral Lin Langtian sangat senang .
Kemudian Fan Lao langsung memberikan gulungan tehnik Pukulan Penghancur Tulang itu kepada jendral Lin Langtian.
"Sekarang jendral Lin Langtian pelajarilah dan pahamilah dulu gulungan tehnik itu , nanti setelah jendral selesai mempelajari gulungan tehnik itu maka aku akan langsung membimbing jendral Lin Langtian..." ucap Fan Lao .
"Iya tuan muda Fan Lao..."
Kemudian jendral Lin Langtian langsung membuka gulungan tehnik itu dengan bantuan sinar rembulan dan nyala api yang menerangi malam , dia membuka gulangan tehnik itu dan mencoba memahami semua isi di dalamnya .
Kaisar Xing Shan tidak jadi mengatakan keinginannya , karena tuan muda Fan Lao sudah berniat memberikan tehnik ini kepada jendral Lin Langtian dan juga di pelajari oleh para prajurit kekaisaran .
Dia sangat puas melihatnya , karena belum menjadi menantunya saja tapi sudah mau memikirkan perkembangan kekuatan prajurit kekaisaran .
Sambil menunggu jendral Lin Langtian mempelajari gulungan tehnik itu , kemudian Fan Lao memilih untuk membakar daging ayam lagi .
Karena Lang Ying pasti masih kurang kalau hanya separuh saja , apalagi Lang Ying mengatakan kalau dia lebih suka yang di bakar dari pada yang masih segar.
Kaisar Xing Shan juga ikut membakar lagi bersama Fan Lao , setelah 30 menit berlalu daging bakar mereka akhirnya matang .
" Ini untuk hewan peliharaan tuan muda Fan Lao saja , karena aku yakin Rubah Putih ini bukan lah hewan peliharaan biasa..." ucap kaisar Xing Shan sambil memberikan ayam bakarnya kepada Lang Ying .
" Apakah yang mulia sudah di beri tahu olah nona Xing Zhie...?'' tanya Fan Lao . Karena hanya nona Xing Zhie saja yang tahu wujud asli dari Lang Ying ini .
" Aku tadi hanya di beri tahu mengenai jendral Lin Langtian yang akan belajar tehnik Pukulan Penghancur Tulang kepada tuan muda Fan Lao , hanya itu saja yang di katakan oleh Zhie'er..." ucap kaisar Xing Shan.
'' Sebenarnya hewan peliharaan ku ini bisa berubah menjadi sebesar 5 kali lipat dari tubuh siluman Harimau, dia juga bisa berinteraksi dengan yang mulia . Lang Ying ini dulu adalah ratu di hutan Bambu Mistik yang ada di dalam wilayah hutan terlarang ...'' ucap Fan Lao mengungkapkan siapa Lang Ying sebenarnya .
'' Oh benarkah , tolong intruksikan dia untuk segera berubah . Karena aku ingin berbicara dengan nya..." ucap kaisar Xing Shan.
Kemudian Fan Lao langsung mengitruksikan Lang Ying untuk berubah wujud menjadi seorang gadis , karena kaisar Xing Shan dan jendral Ling Langtian yang ada di sana tidak akan mungkin menyebarkan informasi mengenai Lang Ying ini .
Lang Ying kemudian langsung merubah tubuhnya menjadi seorang gadis cantik bersayap .
__ADS_1
'' Salam yang mulia kaisar Xing Shan..." ucap Lang Ying .
" Salam juga Ratu Rubah Putih Lang Ying , senang bisa berkenalan denganmu...'' ucap Kaisar Xing Shan.
" Sama sama yang mulia kaisar Xing Shan, kalau begitu aku akan merubah menjadi rubah kecil lagi . Karena aku tidak nyaman dalam wujud seperti ini...'' ucap Lang Ying.
''Silahkan Ratu Rubah Putih Lang Ying...''
Kemudian Lang Ying langsung merubah tubuhnya menjadi kecil lagi, lalu melanjutkan memakan ayam bakar nya lagi .
Jendral Lin Langtian manjadi tidak konsentrasi melihat rubah kecil milik tuan muda Fan Lao ternyata bisa berubah menjadi gadis bersayap yang sangat cantik , yang membuat dia kagum adalah aura kekuatan gadis bersayap ini ternyata satu tingkat darinya .
Tapi ketika Fan Lao melihat ke arahnya , jendral Lin Langtian langsung membaca gulungan tehnik lagi .
Karena jendral Lin Langtian tidak mau mengecewakan tuan muda Fan Lao , jendral Lin Langtian sudah menganggap tuan muda Fan Lao ini adalah sosok yang harus dia hormati dan dia segani .
Setelah satu jam berlalu akhirnya jendral Lin Langtian sudah paham dengan tehnik pukulan Penghancur Tulang ini .
'' Tuan muda Fan Lao aku sudah faham dengan tehnik ini..." ucap Jendral Lin Langtian .
" Apa yang jendral pahami dari tehnik pukulan Penghancur Tulang ini...?''
" Bagus , minimal jendral Lin Langtian sudah tahu inti dari tehnik pukulan Penghancur Tulang ini. Tapi ada satu hal yang paling sulit yaitu cara kita memadatkan Douqi kita untuk melapisi kepalan tangan kita , aku akan menunjukkan kepada jendral Lin Langtian cara memadatkan Douqi yang benar ..." ucap Fan Lao .
Kemudian Fen Lao langsung berdiri lalu berjalan mendekati sebuah batu , lalu mengalirkan Douqi dari dantian nya untuk menyelimuti kepalan tangannya .
Sehingga Douqi nya perlahan lahan langsung menyelimuti kepalan tangan nya hingga membentuk melingkar .
Kemudian Fan Lao langsung melompat mendekati batu sambil bersiap melepaskan pukulan terkuatnya.
'' Pukulan Penghancur Tulang..."
" Haiyatt..."
Duarrrrr.
Batu yang terkena pukulan Fan Lao lagsung hancur berkeping keping.
Setelah selesai mempergakan tehnik pukulan ini kemudian Fan Lao berjalan lagi ke tempat jendral Lin Langtian.
'' Sekarang jendral bisa mencoba untuk memadatkan Douqi dulu untuk menyelimuti kepalan tangan, usahakan menahan nafas ketika memadatkan Douqi agar jendral cepat menguasai nya...'' ucap Fan Lao .
__ADS_1
'' Iya tuan muda Fan Lao...''
Kemudian Jendral Lin Langtian langsung fokus cara memadatkan Douqi untuk menyelimuti kepalan tangannya .
Dia juga membiasakan menahan nafas ketika memadatkan Douqi ini sesuai intruksi dari tuan muda Fan Lao .
Setelah 30 menit berlalu akhirnya jendral Lin Langtian berhasil memadatkan Douqi yang menyelimuti kepalan tangan hingga membentuk melingkar , tapi baru 30 detik tiba tiba Douqi ini langsung hancur.
Sehingga jendral Lin Langtian langsung mencoba memadatkan Douqi nya lagi dengan sangat fokus.
Setelah berhasil kemudian jendral Lin Langtian langsung melompat sambil bersiap melancarkan pukulannya ke batu yang ada di hadapannya.
'' Pukulan Penghancur Tulang..."
Haiyatt..
''Arghhh....'' teriak jendral Lin Langtian , karena tiba pemadatan Douqi nya langsung hancur.
Sehingga tangannya langsung memerah karena bergesekan langsung dengan batu , tapi jendral Lin Langtian tidak patah semangat .
Dia kemudian berjalan mundur lagi , lalu memadatkan Douqi hingga berbentuk melingkar .
Kemudian langsung melompat lagi sambil bersiap melepaskan pukulan terkuatnya .
'' Pukulan Penghancur Tulang..."
" Haiyatt..."
'' Arghhhhh...'' teriak jendral Langtian sambil meniup tangannya agar tidak terasa panas , karena lagi lagi pemadatan Douqi nya hancur sebelum mengenai permukaan batu .
Fan Lao langsung tersenyum melihat apa yang di lakukan oleh jendral Lin Langtian, tapi dirinya dulu juga pernah merasakan kerasnya batu ketika dia tidak berhasil mengeluarkan pukulan Penghancur tulang ini .
'' Apakah batu itu keras , ataukah jendral belajar memukul pohon pisang saja agar tangan jendral tidak sakit hingga memerah seperti itu...'' ucap Fan Lao bercanda.
Jendral Lin Langtian langsung tersenyum kecut mendengar tuan muda Fan Lao justru meledeknya , karena dirinya sudah gagal dua kali .
.
.
...[ Bersambung ] ™...
__ADS_1