
.
.
'' Jika kamu ingin mengabungkan dengan pedangmu maka caranya masih sama yaitu alirkan Douqi mu ke dalam Artefak itu dulu , lalu alirkan kembali Douqi yang ada di artefak itu ke ujung pedangmu hingga membentuk sebuah lingkaran . Seseorang yang terkena tusukan atau tebasan pedang mu maka tubuhnya akan merasakan daya kejut yang sangat luar biasa , karena tubuhnya akan terguncang seperti hantaman yang sangat keras...''
'' Baiklah , aku sekarang sedikit faham cara mengunakannya . Kalau begitu aku mohon pamit untuk pergi ke gunung bagian selatan sesuai pemintaan senior Yun Qiang...''
'' Iya kamu pergilah , ambilah semua batu mustika mu itu . Karena aku sudah tidak membutuhkannya...''
'' Terima kasih banyak senior Yun Qiang...''
Fan Lao langsung menyimpan kembali semua batu mustika miliknya , lalu berjalan keluar goa di ikuti Roh Beladiri Kelelawar Api di belakangnya.
Setelah sampai di mulut goa kemudian Fan Lao langsung memegang kedua kaki Roh Beladiri Kelelawar Api , lalu terbang dari sana menuju ke Gunung yang ada di wilayah selatan.
'' Kenapa kamu tadi mengatakan roh Yun Qiang itu adalah roh yang lemah...''
'' Hahaha , makanya kamu jadi orang jangan malas belajar . Aku yakin hidupmu selama ini hanyalah untuk mengintip gadis yang sedang mandi...''
Fan Lao hanya bisa mengelengkan kepalanya saja mendengar Roh Beladiri Kelelawar Api lagi lagi mengejeknya , tapi itu memang adalah sebuah kebenaran karena dirinya dulu memang sering mengintip gadis yang sedang mandi.
'' Sekarang katakan kepadaku kenapa kamu mengatakan kalau roh Yun Qiang tadi adalah roh yang lemah...''
'' Roh tadi adalah roh yang paling lemah , karena dia hanya memiliki sedikit kekuatan yang di tinggalkan oleh tubuh aslinya . Jadi dengan kekuatan ini dia bisa mengertak seseorang seakan-akan dia memiliki kekuatan yang sesunguhnya , kedepannya kamu tidak perlu takut lagi jika menemukan roh seorang manusia yang menggertak mu...''
'' Terima kasih atas informasinya...'' ucap Fan Lao sedikit malu , tapi dia sedikit geram kepada roh Yun Qiang tadi yang ternyata hanya mengertak nya saja .
Kemudian Roh Beladiri Kelelawar Api mengatakan kalau roh Yun Qiang tadi tidak bisa keluar dari dalam goa, karena tubuhnya akan terkikis jika terkena sinar matahari dan rembulan.
Fan Lao sekarang lebih tenang karena dia tidak perlu lagi berurusan dengan raja siluman Singa Emas, karena itu sangat membahayakan dirinya .
Tapi Fan Lao ingin berburu di dekat gunung yang ada di wilayah setan , karena dia yakin di sana adalah tempat persembunyian para siluman di dalam dimensi ini.
Setelah 30 menit berlalu kemudian Fan Lao mengajak Roh Beladiri Kelelawar Api untuk turun dulu , karena Fan Lao ingin mencoba kekuatan artefak Yunzhen dulu.
__ADS_1
Kemudian Fan Lao mencoba tehnik Pukulan Penghancur Tulang di gabungkan dengan kekuatan artefak Yunzhen.
Tubuh Fan Lao meliuk-liuk di antara pepohonan sambil menciptakan Douqi di kepalan tangan nya hingga membentuk melingkar.
Ternyata sekarang Douqi yang menyelimuti tangannya berbentuk lingkaran yang tidak beraturan , karena Douqi nya meluap luap seperti ingin meledak.
Setelah dekat dengan pohon yang menjadi incarannya kemudian Fan Lao langsung menghantam pukulan nya .
Duarrrrr...
Pukulan ini langsung menggentarkan tanah di sana ,
batang pohon ini juga langsung hancur sehingga bagian atas pohon langsung roboh ke arah Roh Beladiri Kelelawar Api berada .
'' Baji*gan kau Fan Lao, apakah kamu ingin membunuhku...?''
'' Hahaha , aku tidak sengaja...''
Kemudian Fan Lao langsung mencoba pukulannya lagi ke sebuah batu yang sangat besar .
Duarrrrr...
Fan Lao kemudian menghancurkan semua batu yang ada di sana dengan kekuatan barunya ini , dia sangat puas akhirnya memiliki tehnik baru lagi.
Setelah puas menggabungkan dengan pukulan nya kemudian Fan Lao berganti mengabungkan dengan pedangnya .
Ternyata lebih sulit jika di gabungkan dengan pedang , karena Fan Lao butuh waktu hingga sore hari baru bisa meciptakan Douqi di ujung pedangnya .
Tapi daya hancur dari tusukan pedang ini sangat kuat dari pada di gabungkan dengan pukulan .
Kemudian Fan Lao mencoba menebaskan ke permukaan tanah , karena dia sangat penasaran akan seperti apa jika dirinya mengunakan kekuatan artefak ini .
Fan Lao berlari sambil tubuhnya meliuk-liuk di antara pepohonan sambil menciptakan Douqi di ujung pedangnya , setelah douqi sudah berbentuk melingkar kemudian Fan Lao langsung menebaskan pedangnya ke permukaan tanah.
'' Haiyatt....'' Slashh...
__ADS_1
Permukaan tanah yang terkena tebasan pedangnya langsung retak seperti gempa bumi dan getarannya terasa sangat dahsyat membuat para peserta yang tidak jauh dari sana langsung menjauh , karena mereka sudah di ingatkan oleh para orang tua mereka agar menjauh dari pusat gempa .
Permukaan tanah yang terkena tebasan ini langsung terbelah , tapi retakan ini hanya berjarak 20 meter saja.
Mungkin karena kekuatan Fan Lao sekarang masih lemah , dia sangat yakin jika nanti kekuatannya sudah meningkat pasti retakan ini akan semakin panjang dan lebih dalam lagi .
Setelah puas berlatih kemudian Fan Lao memutuskan untuk tidur saja karena sebentar lagi sudah malam.
Dia tidak terlalu berambisi untuk berburu , meskipun dia belum mendapatkan mustika siluman sama sekali . Karena yang paling penting adalah dirinya memiliki tehnik baru batu lagi.
Keesokan harinya Fan Lao langsung serius untuk berburu agar dia bisa memenangkan kompetisi ini .
Fan Lao langsung meminta bantuan Roh Beladiri Kelelawar Api untuk membawanya terbang menuju gunung yang ada di wilayah selatan , karena Fan Lao yakin di sana adalah sarang Siluman di dalam dimensi Yunshui ini .
Setelah 30 menit berlalu akhirnya Fan Lao melihat gerombolan Siluman Babi taring Iblis .
Kemudian Fan Lao langsung mengajak Roh Beladiri Kelelawar Api untuk mengalahkan para siluman Babi taring Iblis ini , Fan Lao yakin bisa mengalahkan pemimpin siluman Babi taring Iblis yang sudah memiliki kekuatan level 5 .
Fan Lao meliuk-liuk kan tubuhnya untuk menghindari serangan tandukan para siluman Babi taring Iblis ini sambil melancarkan pukulan pembalik Gunung.
Sehingga satu persatu tubuh para Siluman Babi taring Iblis ini ini langsung mati seketika setelah terkena pukulan Fan Lao , mungkin karena tulang dan organ dalamnya telah remuk karena pukulan Fan Lao ini yang sangatlah kuat.
Di saat Fan Lao mengalahkan para siluman Babi taring Iblis level 4 , Roh Beladiri Kelelawar Api langsung berhadapan dengan siluman Babi taring Iblis level 5 .
Roh Beladiri Kelelawar Api Terus menerus menyemburkan apinya dari segala sisi membuat Pemimpin siluman Babi taring Iblis sangat kerepotan , karena tidak bisa menyerang balik Roh Beladiri Kelelawar Api yang terus menerus terbang di atasnya dan menyerang dari segala sisi.
Setelah selesai menumbangkan para siluman Babi taring Iblis level 4 kemudian Fan Lao langsung menyerang Siluman Babi taring Iblis yang sedang berhadapan dengan Roh Beladiri Kelelawar Api .
Fan Lao langsung menusukan pedangnya ke perut siluman Babi taring Iblis ini yang sedang terkena semburan Api.
Jlebbb...
Pedang Darah Surgawi menusuk dengan telak siluman Babi taring Iblis ini tepat di jantungnya , sehingga siluman ini langsung mati seketika karena tubuhnya langsung hancur.
.
__ADS_1
.
...[ Bersambung ] ™...