
.
.
Fan Lao dan para gadis ini berjalan dengan santai menuju gerbang timur kota Yunnan, Fan Lao sangat lega melihat para warga kota Yunnan ini tidak ada yang mengetahui berita penculikan yang di lakukan oleh paviliun Youzui.
Karena para warga ini sedikit terkejut dan bingung melihat ada banyak gadis yang keluar dari gedung paviliun Youzui, tapi Fan Lao yakin lambat laun pasti warga kota Yunnan akan mendengar berita ini .
Semua warga kota Yunnan langsung membicarakan mengenai para gadis gadis ini , karena para warga ini sangat penasaran .
Sehingga kemunculan para gadis gadis ini langsung menjadi bahan pembicaraan para warga kota Yunnan, tapi para warga berfikir positif karena melihat keadaan para gadis ini masih baik baik saja.
Setelah 30 menit berlalu akhirnya mereka sampai di gerbang timur kota Yunnan, kemudian Fan Lao mengintruksikan para gadis ini keluar dari gerbang kota untuk mempersiapkan diri sambil menunggu komandan Hu Shan .
Para gadis gadis ini langsung mengeluarkan roh beladiri mereka masing masing , mereka terlihat bahagia meskipun di dalam hatinya terasa sakit setelah kehilangan kesucian mereka .
Tapi mereka yakin ini adalah takdir yang harus mereka jalani , jadi mereka harus kuat dan selalu tersenyum menjalaninya .
Sedangkan Fan Lao berbincang bincang dengan penjaga gerbang , untuk memberi tahu kepada para penjaga ini bahwa dia adalah anggota Hunter yang telah menyelamatkan para gadis gadis ini dari penculikan yang di lakukan oleh kelompok bandit Gurun Emas.
Tapi beruntungnya para gadis gadis ini masih belum di jual , sehingga mereka semua masih selamat .
Fan Lao sengaja berbohong agar para gadis gadis ini kedepannya masih mau berhubungan dengan para warga desa , karena jika Fan Lao mengatakan yang sebenarnya maka pasti ada saja orang yang akan mengucilkan para gadis ini.
Setelah 5 menit berlalu komandan Hu Shan datang ke sana dengan 3 bawahanya menaiki kuda , komandan Hu Shan langsung turun lalu menghampiri Fan Lao.
'' Aku akan membeli kuda ini , nanti komandan Hu Shan silahkan membeli lagi yang baru . Karena nanti aku tidak bisa mengembalikan kuda ini ke kota ini...'' ucap Fan Lao .
'' Kuda ini untuk mereka saja tuan muda Fan Lao , anggap saja ini adalah bantuan dari ku . Karena aku tidak bisa membantu selain memberikan kuda ini...'' ucap komandan Hu Shan.
'' Terima kasih banyak atas bantuannya , kalau begitu aku mohon pamit untuk mengantarkan para gadis gadis ini...'' ucap Fan Lao .
'' Iya silahkan tuan muda Fan Lao...''
__ADS_1
Kemudian Fan Lao langsung mengajak para pasukan Hunter untuk memberikan kuda nya kepada para gadis , beruntungnya kuda ini sangat jinak sehingga para gadis yang akan menaikinya tidak perlu beradaptasi lagi.
Setelah memberikan kuda itu kemudian para pasukan Hunter langsung pergi dari sana.
'' Kalian silahkan berkumpul sesuai asal desa kalian masing masing , karena aku akan membagi menjadi 3 kelompok agar waktu kita tidak habis di tengah jalan...'' ucap Fan Lao kepada para gadis gadis.
Ternyata mereka sudah berkumpul sesuai desa mereka masing , kemudian Fan Lao langsung berdiskusi dengan rekan rekannya untuk membagi 3 kelompok ini .
Fan Lao dan tuan muda Juan Jiang mengantarkan para gadis dari desa Lanjing , tuan muda Xiao Duan dan tuan muda Shen Lin ke desa Anming sedangkan untuk tuan muda Xing Luan dan tuan muda Wei Hong mengantarkan ke desa Liuxiang.
Nanti setelah mereka mengantarkan para gadis ini akan berkumpul di reruntuhan desa Anming, karena Fan Lao ingin merusak tuas ruang bawah yang ada di sana.
'' Nanti usahakan kalian membeli daging ayam atau daging lainnya , karena nanti malam kita akan menginap di reruntuhan desa Anming...'' ucap Fan Lao .
'' Iya saudara Fan Lao , bagaimana dengan kayu bakar nya...?" tanya tuan muda Xing Luan.
" Di dalam cincin kita waktu itu masih banyak kayu bakarnya , jadi untuk kayu bakar nya kita tidak akan kekurangan . Sekarang mari kita berangkat untuk mengantarkan mereka..." ucap Fan Lao.
Mereka terbang mengikuti kecepatan para gadis ini , karena kecepatan roh beladiri milik para gadis ini ada yang sedikit lambat .
Apalagi sekarang masih siang hari , sehingga mereka harus bergerak perlahan lahan di tengah gurun ini .
Karena jika siang hari biasanya tiba tiba muncul angin gurun yang sangat kencang .
Setelah 2 jam 30 menit akhirnya mereka sampai di reruntuhan desa Anming, kemudian mereka beristirahat sejenak di sana .
Lalu mereka melanjutkan perjalanan mereka lagi , Fan Lao dan rekan rekan sangat lega karena perjalanan mereka berjalan lancar tidak ada hambatan sama sekali .
Setelah 2 jam berlalu mereka mulai memisahkan diri menjadi 3 kelompok , karena letak desa mereka berbeda .
Fan Lao dan kelompoknya mengambil ke arah Timur Laut menuju desa Lanjing, tuan muda Xiao Duan dan kelompoknya mengambil jalan lurus ke desa Anming .
Sedangkan tuan muda Xing Luan dan kelompoknya mengambil jalan ke arah Tenggara menuju desa Liuxiang.
__ADS_1
Butuh waktu hampir 30 menit akhirnya mereka sampai di desa mereka masing masing, kedua prajurit kekaisaran yang berjaga di gerbang desa Lanjing langsung menyambut Fan Lao dan para gadis gadis korban penculikan ini .
Kedua prajurit kekaisaran ini langsung mengajak Fan Lao dan para gadis masuk ke dalam desa Lanjing , lalu mereka berkumpul di halaman rumah kepala desa lanjing .
Para warga langsung berdatangan berkumpul di sana , wajah mereka terlihat sangat bahagia melihat anak gadis mereka telah selamat .
'' Kenalkan namaku adalah Fan Lao dan temanku ini adalah Juan Jiang , kami adalah pasukan khusus dari Asosiasi Gunung Huangshan yang mendapat tugas dari yang mulia kaisar Xing Shan untuk menyelesaikan masalah penculikan di wilayah timur ini . Kami sudah membunuh semua orang yang terlibat kasus penculikan ini dan semua anggota bandit Gurun Emas, aku yakin setelah ini wilayah timur akan sedikit aman....'' ucap Fan Lao .
'' Iya tuan muda Fan Lao , kenalkan namaku adalah Lan Huang . Aku sebagai kepala desa Lanjing ini mengucapkan beribu ribu terima kasih kepada tuan muda Fan Lao dan kelompoknya telah membebaskan para putri kami...'' ucap kepala desa Lan Huang .
'' Sama sama senior Lan Huang, aku minta kalian semua menerima mereka dengan penuh kasih sayang , karena aku tidak akan tinggal diam jika ada laporan kalau ada orang atau pemuda yang mengucilkan para gadis korban penculikan ini...'' ucap Fan Lao .
'' Aku sendiri yang akan mengawasi mereka , tapi menurutku warga desa ini tidak akan ada yang melakukan itu . Karena bagaimana pun juga mereka adalah keluarga kami...'' ucap kepala desa Lan Huang.
Kemudian ada seorang warga yang menghampiri Fan Lao .
'' Aku adalah orang tua salah satu gadis korban penculikan , aku akan menuruti apa saja keinginan tuan muda Fan Lao. Aku pasti akan mengabulkan permintaan tuan muda Fan Lao asalkan aku masih bisa melakukannya...'' ucap salah satu pria .
'' Aku hanya minta imbalan berupa daging ayam yang sudah bersih atau daging lainnya , malam ini kelompok kami akan bermalam di reruntuhan desa Anming. Karena kami harus menghancurkan ruang bawah tanah yang di gunakan untuk menyembuyikan para gadis gadis...'' ucap Fan Lao .
'' Apakah hanya itu...''
'' Iya senior , kami hanya butuh itu saja...'' ucap Fan Lao .
'' Baiklah kalau begitu aku dan para warga yang lain akan menyiapkan permintaan tuan muda Fan Lao...''
Kemudian pria ini langsung mangajak para warga yang lain untuk menyiapkan pemintaan tuan muda Fan Lao ini , sedangkan Fan Lao dan tuan muda Juan Jiang tetap berada di sana untuk berbincang bincang dengan kepada desa Lan Huang dan kedua prajurit kekaisaran.
.
.
...[ Bersambung ] ™...
__ADS_1