
.
.
Fan Lao kemudian mengisyaratkan rekan rekan nya keluar dulu , karena melihat gadis yang berbaring di tempat tidur sudah sadar .
Setelah rekan rekannya telah keluar kemudian gadis yang ada di atas tempat tidur langsung mengunakan pakaiannya dengan perasaan sedikit malu .
Tapi Fan Lao menghadap ke pintu membelakangi gadis ini , sedangkan kedua tetua klan Yun juga menghadap dinding .
Setelah gadis ini selesai berganti pakaian kemudian Fan Lao langsung berbalik badan .
'' Nona sekarang beritirahatlah di sini , nanti kita bicarakan lagi mengenai masa depan nona mau kembali ke desa nona atau ikut ke istana kekaisaran . Karena kami akan membebaskan para gadis gadis yang lainnya dulu....'' ucap Fan Lao .
'' Terima kasih tuan muda...''
'' Iya sama sama nona , nona jangan putus asa dengan apa yang telah menimpa nona . Karena kita masih memiliki masa depan....'' ucap Fan Lao memberi semangat .
Kemudian Fan Lao melihat ke arah kedua tetua klan Lin yang sedang bersandar di dinding.
'' Kalian berdua harus tetap di sini dan jangan berbuat macam macam jika ingin keluarga kalian masih ingin hidup...'' ucap Fan Lao sambil mengeluarkan aura penindasan ke arah kedua tetua klan Yun .
Sehingga kedua tetua klan Yun ini langsung menunduk tanda setuju , karena mereka tidak kuat menahan aura penindasan pemuda ini .
Setelah keluar kamar kemudian Fan Lao langsung berdiskusi dengan rekan rekannya .
'' Saudara Yun Xiang, kamu berjaga lah di luar untuk mengelabuhi jika ada orang datang ke sini , karena kita harus meringkus satu persatu para pria hidung belang dan menyelamatkan gadis yang masih bisa di selamatkan....'' ucap Fan Lao .
'' Iya saudara Fan Lao...''
Kemudian Fan Lao langsung mengajak rekan mendekati kamar yang bersebelahan dengan kamar tadi.
'' Sepertinya pintu ini di kunci dari dalam...'' ucap Fan Lao .
'' Apakah aku perlu mencongkelnya saja....'' ucap tuan muda Xing Luan.
'' Ya , silahkan di congkel saja agar tidak bersuara...'' ucap Fan Lao .
Kemudian tuan muda Xing Luan langsung mengeluarkan pisau kecil, lalu mencongkel pintu kamar .
__ADS_1
Sedangkan Fan Lao bersiap mengeluarkan tehnik Angin pengendali Waktu jika nanti ada yang mengetahui pergerakan mereka atau menjadikan gadis yang mereka tiduri ini di jadikan sandera.
Setelah tuan muda Xing Luan berhasil mencongkel kamar kemudian Fan Lao langsung masuk ke dalam di ikuti oleh rekan rekannya .
Di dalam kamar ternyata ada seorang pria sedang merangkul seorang gadis , pria dan gadis ini langsung melihat ke arah pintu kamar saat mendengar pintu kamar terbuka .
Fan Lao melihat kekuatan pria ini hanya berada di tingkat Dou Yin tahap 5 saja , Fan Lao yakin pria ini adalah warga biasa saja karena wajahnya terlihat ramah .
Sedangan untuk gadisnya terlihat sangat sedih karena matanya berkaca kaca seperti orang yang tertindas.
'' Siapa kalian , berani sekali kalian masuk kamar pribadi yang sudah aku sewa....'' ucap pria ini sambil menatap tajam ke arah Fan Lao dan rekan rekannya.
Sedangkan gadis ini langsung menutupi tubuh telanjangnya dengan selimut.
Kemudian Fan Lao dengan cepat langsung mengibaskan tangannya untuk mengeluarkan tehnik Angin Pengendali Waktu.
Dari kibasan tangan Fan Lao langsung mengeluarkan hembusan angin yang berhembus sangat kencang langsung menerpa tubuh mereka berdua.
Swushhh...
Tubuh pria dan gadis ini langsung terdiam tidak bergerak sama sekali , kemudian rekan rekan Fan Lao langsung mengikat tubuh pria ini .
Setelah 30 detik berlalu waktu kembali normal lagi, pria ini sangat terkejut melihat kaki dan tangannya sudah terikat .
Pantatnya juga terasa sakit setelah di tarik dari atas tempat tidur tadi.
Sedangkan untuk gadisnya semakin ketakutan kepada Fan Lao dan rekan rekannya.
'' Nona tenang saja , kami adalah para pasukan Hunter dari Asosiasi Gunung Huangshan. Kami mendapat laporan dari para warga desa di wilayah timur bahwa banyak gadis di desa mereka yang telah di culik , sekarang pakailah pakaianmu dulu...'' ucap Fan Lao .
'' Iya terima kasih tuan muda...''
Kemudian Fan Lao dan rekan rekannya langsung berbalik badan menghadap pria yang meniduri gadis ini .
'' Lepaskan ikatan ini , nanti aku akan memberi kalian koin emas yang banyak . Karena aku adalah pengusaha kaya di kota Yunnan ini....'' ucap pria bernegosiasi.
'' Aku tidak mau , jika aku membunuhmu maka aku bisa memiliki semua hartamu tanpa harus menuruti keinginan mu . Karena kau di nyatakan bersalah telah membeli gadis gadis yang telah di culik oleh paviliun Youzui ini , bagaimana kalau kami mendatangi rumah mu lalu meniduri putri dan istrimu dengan paksa . Apakah kau rela...?'' ucap Fan Lao .
Pria ini langsung diam tidak bisa bicara , dia memang bersalah kerena sebelumnya gadis ini tidak mau tidur dengannya jika tidak di paksa oleh petugas paviliun Youzui ini .
__ADS_1
Setelah gadis ini telah memakai pakaiannya kemudian Fan Lao langsung berbalik badan.
" Sekarang mari keluar kamar , nona silahkan berkumpul dengan teman teman nona di satu kamar . Nanti kita bicarakan mengenai masalah ini , kami nanti akan mengantar nona pulang ke desa nona . Jika nona tidak mau pulang maka nona bisa pulang ke istana kekaisaran Xing, karena yang mulia kaisar Xing Shan akan menerima nona di sana..." ucap Fan Lao.
" Iya tuan muda, nanti akan aku pikirkan lagi..."
Kemudian Fan Lao langsung mengajak gadis ini keluar kamar bersama rekan rekannya.
Lalu memasukkan gadis tadi ke dalam kamar pertama tadi , sedangkan kedua tetua klan Yun tadi langsung di seret keluar dan di masukkan ke dalam kamar sebelahnya .
Kemudian Fan Lao dan rekan memasuki kamar satu persatu , kamar ini selalu di kunci dengan rapat dari dalam , sehingga mereka terpaksa mencongkel nya seperti kamar yang sebelumnya .
Setiap kali mereka masuk ke dalam kamar pasti ada pria yang menempati kamar bersama seorang gadis , tapi rata rata mereka sedang tidur bersama seorang gadis dalam posisi telanjang di dalam selimut .
Rekan rekan Fan Lao langsung meringkus semua orang yang dia temui di dalam kamar.
Sedangkan untuk gadisnya mereka masukkan ke dalam satu kamar , Fan Lao yang bertugas untuk meyakinkan para gadis ini .
Jika mereka tidak ingin kembali ke desa mereka lagi maka Fan Lao akan mengajak mereka ke istana kekaisaran .
Ada dua kamar yang mereka temui , kedua kamar ini membuat mereka bertujuh ingin segera menikah , karena melihat pria sedang berhubungan badan dengan gadis yang mereka sewa .
Apalagi pria ini terlihat sangat menikmati sambil mengeluarkan des*han kenikmatan.
Rekan rekan Fan Lao jadi mengerti apa itu berhubungan dengan seorang gadis , sedangkan Fan Lao tetap berpura pura seperti rekan rekannya juga yang baru pertama ini melihatnya.
Tapi Fan Lao dan rekan rekannya berusaha bersikap profesional , karena mereka adalah para murid dari aliran Putih yang harus menjunjung tinggi perbuatan mereka .
Hanya ada 3 kamar yang sudah kosong , tapi kamar ini dalam kondisi acak acakan sepertinya sudah di gunakan .
Mereka berhasil mengumpulkan 7 gadis saja di ruang bawah tanah ini , karena kamar di sana hanya ada 10 saja.
Kemudian mereka langsung berkumpul untuk berdiskusi lagi di dalam kamar tempat para gadis berkumpul , karena Fan Lao ingin bertanya kepada para gadis yang ada di sana mengenai bangunan paviliun Youzui ini .
.
.
...[ Bersambung ] ™...
__ADS_1