
.
.
Setelah 8 jam berlalu mereka akhirnya sampai di dekat kota Yunnan tempat tuan muda Yun Xiang berasal , suasana di sana sudah mulai menjelang malam .
Kemudian Fan Lao mengajak mereka beristirahat dulu untuk berdiskusi .
'' Sekarang aku akan meminta pendapat kalian untuk melanjutkan perjalanan kita atau kita beristirahat saja di kota ini...?'' tanya Fan Lao .
'' Bagaimana saudara Yun Xiang, apakah tidak masalah jika kita melakukan perjalanan saat malam hari . Karena kamu sudah tahu suasana di wilayah timur ini seperti apa ...?'' tanya tuan muda Shen Lin.
'' Aku setuju setuju saja karena tidak ada rintangan sama sekali jika kita tetap terbang saat malam hari , lagi pula jarak ke desa yang ada di peta kurang lebih hanya 4 jam saja . Tapi nanti rekan rekan harus memakai jubah kelompok kita karena semakin malam maka udaranya akan semakin dingin...'' ucap tuan muda Yun Xiang.
'' Baiklah kalau begitu kita lanjutkan saja perjalanan kita , karena firasat ku penculik ini akan menculik saat malam hari...'' ucap Fan Lao .
'' Aku yakin juga begitu , karena mereka melakukan aksinya pasti saat malam hari...'' ucap tuan muda Xiao Duan.
Kemudian mereka semua langsung memakai jubah mereka , lalu melompat naik ke punggung roh beladiri mereka masing masing dan terbang memutari kota Yunnan.
Mereka tebang dengan kecepatan sedang , karena mereka hanya di temani oleh cahaya sinar rembulan saja .
Selama memutari kota Yunnan mereka tidak menemukan kejadian aneh sama sekali , sehingga mereka tetap melanjutkan perjalanan mereka tanpa henti .
Mereka juga melewati beberapa desa yang sudah tidak berpenghuni , karena desa ini sudah terbengkalai dan sebagian bangunannya sudah tertimbun pasir .
Semakin malam angin semakin kencang , sehingga udara di sana bertambah dingin .
Setelah 4 jam berlalu akhirnya mereka sampai di dekat desa yang di tandai di peta , lalu mereka langsung mendarat di dekat gerbang desa .
Rekan rekan Fan Lao langsung menyimpan roh beladiri mereka masing masing, sedangkan Fan Lao mengitruksikan Roh Beladiri Kelelawar Api untuk menggandakan tubuhnya lalu terbang menyelidiki desa ini .
Mereka bertujuh melihat desa ini ternyata sangat sepi , karena tidak ada penjaga sama sekali di sana .
__ADS_1
Hanya beberapa obor saja sebagai penerangan desa , tapi Fan Lao dan rekan rekannya bisa merasakan ada beberapa pasang mata yang sedang mengintai mereka .
Sehingga mereka bertujuh langsung bersiap siaga jika ada serangan tiba tiba.
Kemudian mereka bertujuh langsung masuk ke dalam desa , tapi baru saja mereka melewati gerbang desa tiba tiba ada anak panah melesat ke arah mereka .
Sehingga Fan Lao langsung mengibaskan tangannya untuk mengeluarkan tehnik Angin Pengendali Waktu.
Dari kibasan tangan Fan Lao keluar hembusan angin yang berhembus sangat kencang langsung menerpa anak panah ini, sehingga anak panah ini langsung berhenti .
Kemudian Fan Lao mengajak rekan rekan berjalan dengan cepat melewati anak panah yang masih berhenti ini .
Setelah 30 detik berlalu anak panah ini langsung melesat lagi yang langsung menancap tembok dan gerbang desa .
Para warga desa yang menyerang Fan Lao dan rekan rekannya langsung keluar dari persembuyian sambil menyalakan obor sebagai penerangan.
Fan Lao melihat kekuatan orang orang yang menyerangnya ternyata tidak terlalu tinggi karena berada di tingkat Dou Jun saja , Fan Lao yakin mereka ini adalah warga desa .
Tapi Fan Lao sangat salut kepada warga desa ini karena mereka semua memiliki kekuatan yang lumayan tinggi.
'' Maaf kan kami tuan muda , kami tadi mengira kalian adalah orang yang memiliki niat tidak baik kepada desa ini...'' ucap salah satu warga desa .
'' Beruntung kami memiliki tehnik untuk mengendalikan anak panah tadi , seandainya kami tidak bisa menghindarinya apakah kalian bisa mempertanggung jawabkan perbuatan kalian....?'' ucap Fan Lao sangat tegas .
'' Maaf kami hanyalah warga desa biasa yang tidak pernah berlatih , jadi kami tidak bisa membedakan mana orang baik dan mana orang jahat . Karena akhir akhir ini kami selalu bersiaga setelah kami kehilangan 7 anak gadis kami . Kalau boleh tahu apa tujuan kalian bertujuh datang ke desa ini saat malam hari seperti ini ....'' ucap salah satu warga .
Fan Lao dan rekan rekannya bisa mengerti maksud para warga ini menyerang mereka , karena para warga ini memang bukanlah prajurit yang terlatih .
Sehingga mereka tidak bisa membedakan kawan atau lawan .
'' Kami datang ke desa ini berencana ingin menyelidiki masalah ini , karena kami adalah pasukan dari Asosiasi Gunung Huangshan . Apakah kalian tahu di mana prajurit penjaga dari kekaisaran, karena kami harus bertemu dengan mereka untuk menggali informasi dari mereka....'' tanya Fan Lao sambil menujukan lencana emas gunung Huangshan.
'' Syukurlah jika kalian adalah para murid Asosiasi Gunung Huangshan , sekali lagi kami minta maaf telah menyambut kalian dengan cara seperti ini . Kenalkan namaku adalah Gu He pemimpin warga yang berjaga di sini , mereka berdua sekarang ada di rumah kepala desa . Karena mereka sekarang sedang di rawat setelah menyelamatkan putri kepala desa dari penculik tadi malam...'' ucap salah satu penjaga .
__ADS_1
'' Kalau begitu sekarang antarkan kami kami ke sana paman Gu He...'' ucap Fan Lao .
'' Mari tuan muda...''
Kemudian Fan Lao dan rekan rekan langsung berjalan mengikuti paman Gu He , sedangkan warga desa lainnya langsung bersembunyi lagi untuk berjaga di sana .
Sesampainya di rumah yang memiliki halaman paling besar sendiri kemudian mereka langsung berjalan masuk ke sana , rumah ini juga di jaga oleh 2 warga .
'' Mereka ini adalah para anggota dari Asosiasi Gunung Huangshan, mereka ingin melihat keadaan kedua prajurit kekaisaran...'' ucap paman Gu He.
'' Iya terima kasih saudara Gu He, sekarang tuan muda bertujuh silahkan masuk...'' ucap salah satu penjaga rumah kepala desa .
'' Sekarang kalian masuklah , karena aku akan berjaga lagi bersama warga tadi...'' ucap paman Gu He .
'' Terima kasih paman Gu He , jika ada pergerakan mencurigakan segera laporkan kepada kami ....'' ucap Fan Lao .
Kemudian paman Gu He langsung pergi dari sana , sedangkan Fan Lao mengeluakan Lang Ying dulu dari dalam lautan jiwanya.
'' Lang Ying sekarang kamu berjaga lah di sini , karena Ayam Jago tadi sedang terbang berkeliling desa ini . Aku takutnya dia nanti tidak bisa menemukanku....'' ucap Fan Lao .
'' Kamu tenang saja Fan Lao , Kelelawar jelek itu pasti bisa merasakan keberadaan mu , tapi aku akan tetap berjaga di sini siapa tahu dia kehilangan arah...'' ucap Lang Ying terkekeh .
Kemudian Lang Ying langsung melompat dari tangan Fan Lao , lalu naik tiang pagar yang mengelilingi rumah kepala desa .
Setelah Lang Ying sudah berjaga kemudian Fan Lao mengajak rekan rekannya masuk ke dalam rumah , mereka langsung di sambut oleh tetua yang memiliki umur kira kira 50 tahun.
'' Kenalkan namaku Liu Fei , aku adalah kepala desa Liuxiang ini . Silahkan duduk tuan muda sekalian....'' ucap seorang tetua berumur 50 tahun .
'' Iya terima kasih senior Liu Fei ....'' ucap Fan Lao .
Kemudian mereka bertujuh langsung duduk di kursi yang ada di sana berhadapan dengan kepala desa Liu Fei , karena kursi di ruang tamu ini lumayan panjang sehingga bisa di tempati mereka bertujuh sekaligus .
.
__ADS_1
.
...[ Bersambung ] ™...