
.
.
Fan Lao dan rekan rekan membiarkan saja bubuk racun ini menyebar di tubuh mereka , karena mereka tidak akan terpengaruh sama sekali dengan racun ini .
Ketua bandit Feng Tianqi sedikit terkejut melihat para pemuda ini tidak terpengaruh sama sekali , sehingga ketua bandit Feng Tianqi langsung menciptakan jarum jarum Es yang sangat banyak di sekitar tubuhnya.
Lalu menembakkan jarum jarum Es ini ke arah Fan Lao dan rekan rekannya.
Rekan rekan Fan Lao langsung mengeluarkan pedang dan tombak mereka masing , lalu menebaskan pedang berkali kali dan menghantamkan tombak mereka untuk menghalau jarum jarum Es yang menyerang mereka ini.
Dari tebasan pedang mereka keluar siluet bulan sabit yang sangat banyak langsung bertabrakan dengan jarum jarum Es ini .
Tapi setiap kali mereka berhasil menghalau jarum jarum Es ini maka ketua bandit Feng Tianqi akan terus menerus menciptakan jarum jarum Es lagi , lalu menembakkan lagi ke arah tuan muda Xing Luan dan rekan rekan dengan sangat cepat.
Tuan muda Xing Luan dan rekan rekan sedikit kerepotan menghalau serangan jarum jarum Es ini , tapi mereka berusaha dengan sekuat tenaga untuk menghalau Jarum jarum Es ini .
Karena ini adalah latihan untuk membiasakan diri bertarung agar tidak selalu bergantung kepada saudara Fan Lao .
Para bawahan tetua Bai Lang kemudian juga ikut menyerang mereka sehingga rekan rekan Fan Lao sedikit kewalahan, karena harus menghindari tembakan jarum Es dan menghalau tebasan pedang para bandit.
Fan Lao tidak membantu rekan rekannya karena ini adalah latihan untuk mereka , tapi jika nanti mereka terpojok maka Fan Lao akan langsung bergerak untuk membantu mereka .
Tapi setelah 5 menit berlalu keadaan mulai berubah , karena Ketua bandit Feng Tianqi tidak bisa menyerang dengan bebas saat para bawahannya ikut bertarung karena para bawahannya ini menghalangi pandangan nya .
Sehingga jarum jarum Es ini sebagian mengenai punggung bawahannya sendiri.
Setelah bertarung cukup lama para bawahan bandit ini satu persatu berhasil mereka kalahkan , tapi tubuh rekan rekan Fan Lao juga banyak yang tertusuk jarum jarum Es ini.
Kemudian mereka semua langsung menunjukkan aura kekuatan mereka masing masing, lalu menyerang ketua bandit Feng Tianqi dengan tebasan pedang dan tusukkan tombak dari segala arah .
Merasa terpojok kemudian ketua bandit Feng Tianqi langsung menciptakan kubah Es untuk melindungi tubuhnya , kubah Es langsung melindungi tubuh ketua Bai Lang dengan sangat sempurna .
Sehingga tebasan pedang dan tusukkan tombak mereka tidak mampu menembus nya .
Melihat rekan rekannya mengalami kesulitan menghancurkan perisai Es ini , kemudian Fan Lao langsung berlari ke arah perisai Es ini sambil mengalirkan Douqi ke kepalan tangan kanannya hingga membentuk melingkar.
__ADS_1
Lalu melompat sambil bersiap melepaskan pukulan terkuatanya .
'' Pukulan Penghancur Tulang..."
" Haiyatt..."
Duarr....
Perisai Es milik ketua bandit Feng Tianqi langsung hancur berkeping keping, sehingga tetua Feng Tianqi langsung memuntahkan seteguk darah segar .
Karena terkena serangan balik perisai Es nya yang telah hancur.
Uhuk...uhuk...
Kemudian rekan rekan Fan Lao langsung menusukkan pedang dan tombak mereka ke tubuh ketua bandit Feng Tianqi ini dengan sangat cepat sebelum menyerang mereka mengunakan jarum jarum Es lagi.
Jlebb... Jlebb....
''Arghhh.... Baji*gan kalian...'' ucap ketua bandit Feng Tianqi lirih , lalu tubuhnya langsung tumbang terjatuh ke tanah .
Tapi ketua bandit Feng Tianqi ini masih belum mati , hanya butuh beberapa serangan saja pasti akan langsung mati karena aura kehidupannya sudah menipis .
'' Iya terima kasih saudara Fan Lao , ternyata kami berlima sedikit kerepotan menghadapi pemimpin bandit ini . Sepertinya kami semua membutuhkan waktu berlatih yang cukup lama agar bisa menghadapi serangan seperti ini ...'' ucap tuan muda Xing Luan.
'' Masalah itu nanti kita pikirkan lagi , setelah misi ini selesai aku akan mengajari kalian berlima tehnik yang sangat kuat agar bisa di gunakan jika menemukan masalah seperti ini . Sekarang pulihkan dulu tubuh kalian...'' ucap Fan Lao .
Kemudian Lang Ying langsung berubah menjadi sebesar siluman Serigala, lalu menyerap es yang membekukan sebagian tubuh mereka satu persatu .
Sedangkan Fan Lao menghampiri ketua bandit Feng Tianqi yang menatap nya dengan tatapan permusuhan .
'' Hari ini nama besar bandit Gurun Emas akan tinggal namanya saja , tadi aku sudah membunuh tetua Bai Lang karena dia terlibat penculikan para gadis gadis di wilayah timur ini . Sekarang adalah giliranmu yang akan merasakan pusaka ini karena kalian sudah membantu mereka dengan cara membangun lorong bawah tanah ini , kamu pasti sudah tahu kehebatan pusaka ini . Tapi sayangnya kamu masih belum pernah merasakan bagaimana rasanya kekuatan dan jiwamu di serap oleh pusaka ini ...'' ucap Fan Lao sambil menunjukkan Pusaka Cakar Jiwa Iblis .
Ketua bandit Feng Tianqi sangat terkejut melihat Pusaka Cakar Jiwa Iblis di kedua tangan pemuda ini , karena itu adalah pusaka milik ketua Bandit Gunung Tiga Dewa.
'' Baji*gan , sebelum kau membunuhku kau harus membunuh Patriak Yun Zhen dan Lan Hua dulu . Karena mereka adalah dalang utama penculikan ini..." ucap ketua bandit Feng Tianqi lirih.
" Tanpa kamu minta sekalipun aku memang sudah membunuh mereka berdua , sekarang nikmatilah kematianmu..." ucap Fan Lao sambil membalikan tubuh ketua bandit Feng Tianqi.
__ADS_1
Lalu menancapkan kedua Pusaka Cakar Jiwa Iblis di bahu ketua bandit Feng Tianqi.
Clap.... Clapp....
"Arghhh...."
Kemudian Fan Lao langsung menyerap jiwa ketua bandit Feng Tianqi ini , tetua Feng Tianqi masih tidak bisa percaya kalau kelompok bandit yang merajai wilayah timur ini bisa di kalahkan dengan mudah .
Dia harus mati penasaran di tangan para pemuda yang belum dia ketahui siapa mereka ini sebenarnya.
Setelah 2 menit berlalu ketua bandit Feng Tianqi langsung mati , karena jiwanya telah di serap oleh Fan Lao .
Setiap kali Fan Lao menyerap jiwa seseorang pasti jiwanya sendiri akan menindas jiwa yang dia serap , karena jiwa yang di serap oleh Fan Lao akan berusaha merebut tubuh Fan Lao.
Beruntung nya Fan Lao sudah mempelajari tubuh Jiwa Petir sehingga tidak akan ada jiwa baru yang bisa mengalahkan jiwanya.
Kemudian Fan Lao melepaskan kedua Pusaka Cakar Jiwa Iblis di bahu ketua bandit Feng Tianqi, lalu melepaskan cincin penyimpannya .
Fan Lao langsung melihat isi di dalam cincin penyimpanan milik ketua bandit Feng Tianqi ini, karena Fan Lao sangat penasaran .
Ternyata isinya adalah gunungan koin emas , perhiasan emas , bola racun ilusi Kegelapan dan ada dua gulungan kulit binatang .
Kemudian Fan Lao langsung mengeluarkan kedua gulungan itu untuk melihat gulungan apa sebenarnya .
Fan Lao langsung tersenyum masam ketika melihat gulungan yang pertama ternyata adalah sketsa wajah si ****** nona Lan Hua .
Karena Fan Lao yakin nona Lan Hua ini berarti juga memiliki hubungan gelap dengan ketua bandit Feng Tianqi ini, kemudian Fan Lao langsung melemparkan gulungan itu .
Lalu membuka gulungan satunya lagi , setelah membukanya ternyata ini adalah gulungan tehnik segel kontrak dan segel budak .
Sehingga Fan Lao langsung menutupnya kembali , lalu menyimpannya .
Karena tehnik segel ini nantinya bisa di pelajari bersama rekan rekannya di Asosiasi Gunung Huangshan.
.
.
__ADS_1
...[ Bersambung ] ™...