
.
.
Patriak Yun Zhen sangat senang ketika merasakan pemuda ini sudah tidak lagi menyerap kekuatannya.
'' Sekarang di mana para gadis itu , jika kau tidak menunjukan nya maka aku akan menyerap kekuatan mu lagi...'' ucap Fan Lao .
" Lepaskan dulu cengkraman mu itu , aku akan menunjukan di mana mereka sekarang..." ucap Patriak Yun Zhen .
" Aku hitung sampai 10 untuk mengatakannya , jika kau tidak mengatakannya maka aku akan langsung menyerap kekuatan mu lagi hingga tubuhmu kurus kering..." ucap Fan Lao .
" Satu...dua....tiga....
" Iya...iya..., mereka ada di lantai 4 di kamar nomor 19 , sekarang lepaskan cengkraman tanganmu ini...'' ucap Patriak Yun Zhen.
'' Biar teman teman ku melihat ke sana dulu , karena jika kamu berbohong maka aku akan langsung menyerap kekuatan mu lagi...'' ucap Fan Lao .
Kemudian Fan Lao langsung memanggil rekan rekannya, sehingga tuan muda Yun Xiang langsung menyerap dinding Es nya .
Lalu rekan rekan Fan Lao langsung berjalan mendekat .
'' Ada apa saudara Fan Lao...?'' tanya tuan muda Yun Xiang.
'' Sekarang lihatlah kamar nomor 19 di lantai 4 , karena ayahmu mengatakan di sana masih ada 7 gadis yang masih belum hilang kesuciannya . Kalian juga harus membereskan kedua penjaga yang ada di sana jika ingin membebaskan para gadis di sana ...'' ucap Fan Lao .
'' Baiklah kalau begitu , serahkan masalah ini kepada kami . Jangan pernah saudara Fan Lao melepaskan ayahku ini , karena dia harus menanggung apa yang telah dia lakukan ...'' ucap tuan muda Yun Xiang.
'' Saudara Yun Xiang tenang saja , aku tidak mungkin akan melepaskan dia begitu saja...'' ucap Fan Lao .
Kemudian tuan muda Yun Xiang langsung merubah wajahnya menjadi nona Lan Hua , lalu mengajak rekan rekannya turun ke lantai 4 .
Fan Lao sengaja mempercayakan masalah ini kepada rekan rekannya , agar mereka tidak lagi bergantung kepadanya .
Patriak Yun Zhen telihat sangat kesal mendengar putra satu satunya ternyata sangat membenci dirinya , dia juga kesal kepada pemuda ini karena tidak melepaskan cengkeramannya .
__ADS_1
Padahal tadi dia berniat menyerang balik pemuda ini jika sudah terbebas , tapi sekarang keadaannya sudah di luar kendalinya.
Apalagi melihat putranya telah merubah wajahnya menjadi kekasihnya , jadi para bawahannya nanti dapat di kalahkan dengan mudah.
Patriak Yun Zhen penasaran bagaimana bisa putranya memiliki tehnik yang bisa merubah wajahnya dengan sangat sempurna seperti ini , dia sangat menyesal karena di saat putranya sudah menjadi pemuda yang kuat tapi justru keadaanya seperti ini.
'' Sekarang lepaskan cengkraman tangan mu di bahuku ini , karena aku sudah memberi tahu kepadamu seperti apa yang kau minta tadi...'' ucap Patriak Yun Zhen .
'' Tidak bisa , nanti jika memang di sana masih ada 7 gadis seperti apa yang kau katakan maka aku akan memikirkan lagi untuk melepaskan mu . Sangat di sayangkan kau tidak bisa melihat kejeniusan putramu , karena setelah ini kau tidak akan bisa melihat udara segar lagi dan hanya bisa menikmati mendekam di dalam jeruji besi atau di gantung di alun alu ibukota kekaisaran . Sekarang kau menyerah saja karena ini demi kebaikan putramu , apakah kau tidak ingin putramu bisa hidup bahagia berada di jalan yang lurus...'' ucap Fan Lao .
Patriak Yun Zhen langsung sadar setelah mendengar apa yang di ucapkan oleh Fan Lao ini .
'' Aku titip putraku kepadamu , aku memang telah gagal menjadi seorang ayah . Aku justru sekarang menjadi ayah yang tidak bisa memberi contoh yang baik kepadanya , katakan kepadanya bahwa aku sangat menyayanginya . Nanti aku jangan di bawa ke ibukota Kekaisaran , lebih baik kau bunuh saja aku di sini karena jika aku sampai di adili oleh pihak kekaisaran maka putraku dan anggota klan Yun pasti akan menanggung malu...'' ucap Patriak Yun Zhen.
'' Bukan kah kau seharusnya sudah memikirkan konsekuensinya sebelum kamu melakukan perbuatanmu ini , tapi nanti pasti akan aku bicarakan dulu dengan putramu mengenai permintaanmu ini ...'' ucap Fan Lao sambil menyerap kekuatan Patriak Yun Zhen kembali .
Patriak Yun Zhen tidak panik sama sekali merasakan kekuatan nya di serap oleh pemuda ini , karena dia sudah mengatakan keinginannya sehingga hatinya terasa tenang.
****
Berpindah di lantai 4 .
Kedua penjaga ini langsung bersikap hormat melihat nona Lan Hua mendatangi mereka .
" Ada apa nona Lan Hua , apakah ada yang bisa kami bantu..." ucap salah satu penjaga ramah .
Mereka berdua sangat terkejut karena melihat tiba tiba nona Lan Hua meninju wajah mereka berdua secara bergantian .
Debgh...debgh....
''Arghhh....arghhh...'' teriak kedua penjaga ini .
Sehingga wajah mereka langsung membeku dan tubuh mereka langsung terjatuh ke lantai .
Karena perbedaan kekuatan mereka sangat jauh , sehingga hanya dengan satu pukulan saja tuan muda Yun Xiang berhasil menumbangkan mereka .
__ADS_1
Kemudian tuan muda Yun Xiang menciptakan tombak Es yang sangat runcing , lalu menusukkan tombak nya ke perut kedua penjaga ini secara bergantian .
Jlebb... jlebb....
Kedua penjaga ini langsung mati seketika, karena tuan muda Yun Xiang menusuknya tepat di jantungnya .
Melihat tuan muda Yun Xiang sudah membunuh kedua penjaga kemudian tuan muda Xing Luan langsung mencongkel pintu kamar dengan pisau kecil .
Setelah berhasil mencongkelnya kemudian langsung membuka pintu nya .
Ternyata di dalam kamar memang benar ada 7 gadis yang sedang bersiap melompat jendela , mereka melihat para gadis ini masih baik baik saja tidak seperti gadis gadis yang telah mereka tolong tadi.
" Berhenti , jika kalian mendekat maka kami akan melompat dari jendela ini..." ucap salah satu gadis .
" Maaf nona , kami adalah para pasukan Hunter dari Asosiasi Gunung Huangshan , kami datang ke sini ingin menolong kalian semua...." ucap tuan muda Xing Luan sambil menunjukkan lencana emas Asosiasi Gunung Huangshan.
Rekan rekan yang lainnya juga langsung menunjukkan lencana mereka masing masing untuk meyakinkan para gadis ini .
Sehingga para gadis ini langsung bernafas lega , mereka langsung turun dari jendela lalu berdiri berhadap hadapan dengan mereka .
" Kalian semua sekarang sudah aman di sini , apakah benar kalian semua masih belum di jual kepada para pelanggan . Karena pemimpin kami tadi mengatakan kalian yang ada di kamar ini masih baik baik saja...?" tanya tuan muda Xing Luan .
" Benar tuan muda , kami semua di sini masih baik baik saja . Makanya kami tadi ingin bunuh diri jika sampai ada yang ingin menjual kami , karena kami lebih baik mati dari pada harus kehilangan kesucian kami yang akan di ambil oleh orang tidak kami cintai ..." ucap salah satu gadis .
" Kalian bertujuh sangat beruntung , karena para gadis gadis yang lainnya tidak seberuntung kalian . Aku ingin kalian tetap berada di sini karena kami akan membebaskan para gadis yang tersisa..." ucap tuan muda Xing Luan.
" Iya tuan muda , terima kasih banyak kalian sudah datang menolong kami..." ucap salah satu gadis .
Kemudian tuan muda Xing Luan dan rekan rekannya langsung keluar dari sana , lalu memeriksa satu persatu kamar yang ada di lantai 4.
Ternyata kamar di lantai 4 sudah kosong semua , kemudian mereka langsung turun ke lantai 3 untuk memeriksa di lantai 3 .
Sedangkan tuan muda Wei Hong yang bertugas berjaga di lantai 4 karena mereka tidak ingin ada pelanggan paviliun Youzui ini yang datang dari ruang bawah tanah.
.
__ADS_1
.
...[ Bersambung ] ™...