
.
.
Patriak Xing Fu langsung menceritakan maksud iblis menyerang desa desa kecil mengunakan Monster Cacing iblis Pelahap jiwa, itu berarti menandakan Raja iblis Mo Wuyue sedang berusaha meningkatkan kekuatannya dengan cepat .
Jika Monster Cacing iblis Pelahap jiwa sudah banyak memakan manusia , maka Mustikanya akan sangat berguna untuk meningkatkan kekuatan seseorang dengan cepat .
Karena semakin banyak memakan tubuh manusia , maka jiwa manusia ini akan langsung menjadi energi yang akan membentuk mustika Monster Cacing iblis Pelahap agar semakin besar .
Sehingga seseorang yang baru pertama kali menyerap mustika Monster Cacing iblis Pelahap jiwa ini maka kekuatanya bisa meningkat hingga dua tahap sekaligus .
" Mustika Monster ini memang benar bisa meningkatkan kekuatan seseorang hingga 2 tahap sekaligus , karena aku sudah pernah menyerapnya .
Sekarang bagaimana dengan teman teman , apakah sekarang kalian sudah siap berangkat untuk menjalankan misi ini...?'' tanya Fan Lao .
" Siap saudara Fan Lao...''
" Siapa di antara kalian yang pernah ke sana atau mengenali wilayah di sana , untuk menjadi petunjuk jalan ke sana...?'' tanya Fan Lao .
" Aku yang akan menjadi penunjuk jalan ke sana , karena aku berasal dari salah satu desa yang ada di sana..." ucap tuan muda Wei Hong.
" Baiklah kalau begitu saudara Wei Hong yang akan memimpin jalan ke sana , simpanlah peta ini . Aku yakin suatu hari nanti pasti kita membutuhkannya..." ucap Fan Lao sambil memberikan peta itu kepada tuan muda Wei Hong.
" Kalian berhati hatilah , utamakan keselamatan kalian dan jangan terlalu memaksakan diri . Nanti kalian akan mendapatkan koin emas setelah berhasil menyesaikan misi ini , untuk sementara ini aku hanya bisa memberikan kalian jubah dan lencana emas yang ada di dalam cincin ini sebagai tanda pengenal kalian . Nanti kalian bagikan saat beristirahat..." ucap Patriak Xing Fu sambil memberikan 1 cincin penyimpan kepada Fan Lao .
" Iya Patriak , masalah itu kita bicarakan nanti saja . Sekarang kami mohon pamit untuk menjalankan misi pertama kami , nanti sampaikan salam ku kepada nona Xing Zhie jika dia menanyakan keberadaan ku..." ucap Fan Lao .
" Nanti akan aku sampaikan kepadanya , sekarang kalian bebas keluar masuk Asosiasi ini meskipun naik Roh Beladiri kalian masing..." ucap Patriak Xing Fu.
" Terima kasih Patriak..."
Kemudian mereka bertujuh langsung mengeluarkan roh beladiri mereka masing masing , Fan Lao melihat rekan rekannya ini ternyata memiliki roh beladiri yang sama yaitu roh beladiri Phoenix Api.
__ADS_1
Hanya dirinya saja yang memiliki Roh Beladiri yang berbeda , rekan rekan Fan Lao sangat kagum melihat roh Beladiri Kelelawar Api milik Fan Lao ini .
Karena ini baru pertama kali mereka melihatnya , tapi mereka sedikit bertanya tanya ketika melihat tubuh roh Beladiri Kelelawar Api ternyata juga bisa mengeluarkan petir .
Kemudian mereka semua langsung melompat naik di punggung roh beladiri mereka masing masing , lalu langsung terbang ke selatan menuju Pegunungan Salju Berkabut .
Tuan muda Wei Hong yang memimpin tebang ke sana , sedangkan Fan Lao terbang tepat di belakang tuan muda Wei Hong.
Setelah 1 jam berlalu mereka telah melewati gunung Huangshan dan sampai di sebuah persimpangan jalan yang memiliki 3 cabang , kemudian tuan muda Wei Hong mengajak rekan rekannya untuk berhenti dulu .
Tuan muda Wei Hong mengatakan kalau butuh waktu sekitar satu hari penuh baru bisa sampai di wilayah Pengunungan Salju Berkabut .
" Kita harus lewat jalan mana agar lebih cepat sampai di Pegunungan Salju Berkabut...?'' tanya Fan Lao .
" Jalan yang tengah ini menuju kota Jiuyi , kita akan lebih cepat sampai jika melewati kota Jiuyi ini , sedangkan persimpangan yang kiri ini nanti akan sedikit lama karena melewati beberapa desa kecil...'' ucap tuan muda Wei Hong.
'' Terus bagiamana dengan persimpangan yang sebelah kanan ini...?'' tanya Fan Lao .
" Kalau begitu kita lebih baik mengikuti jalan yang kiri ini saja , meskipun nanti akan sedikit lama karena kita juga harus memastikan desa desa kecil yang akan kita lewati ini l . Aku khawatir para iblis sudah menyerang sampai desa desa kecil ini yang kau maksud ini , apakah kalian setuju...?" tanya Fan Lao.
Kemudian mereka semua langsung mengangguk tanda setuju .
" Baiklah kalau begitu sekarang saudara Wei Hong silahkan memimpin jalan lagi ,karena kita tidak boleh membuang waktu...'' ucap Fan Lao .
Kemudian mereka semua langsung terbang lagi melewati persimpangan jalan yang sebelah kiri , mereka terbang dengan kecepatan penuh agar lebih cepat sampai .
Setelah 6 jam berlalu mereka sampai di sebuah hutan yang sangat luas , kemudian Fan Lao langsung mengajak mereka semua untuk berhenti karena hari sudah malam .
" Apakah kita akan melanjutkan perjalanan di malam hari , menurut teman teman bagaimana ...?'' ucap Fan Lao .
" Kalau aku ikut persetujuan teman teman saja , bagaimana menurut saudara Wei Hong.? Apakah saudara Wei Hong bisa memimpin perjalan kita meskipun malam hari begini...?'' tanya tuan muda Xing Luan .
" Kita lanjutkan saja , karena kebetulan sekarang sedang malam bulan purnama. Tapi kita tidak bisa terbang dengan kecepatan penuh , jadi teman teman ikuti saja kecepatan terbang ku . Kira kira besok pagi kita akan sampai di desa kecil , sedangkan untuk desa yang di maksud Patriak Xing Fu masih butuh waktu kira 18 jam lagi kita akan sampai di sana..." ucap tuan muda Wei Hong.
__ADS_1
Kemudian mereka langsung terbang lagi menyusuri hutan , tuan muda Wei Hong yakin hutan ini akan aman aman saja .
Karena dia dulu sering melewati hutan ini bersama teman temannya jika ingin pergi ke ibukota .
****
Keesokan paginya mereka akhirnya sampai di desa kecil seperti yang di ceritakan oleh tuan muda Wei Hong , kemudian Fan Lao langsung bertanya kepada warga desa yang dia temui di depan gerbang desa .
'' Maaf paman , bolehkah aku menganggu waktu nya sebentar...?'' ucap Fan Lao ramah.
'' Iya tuan muda , silahkan...?'' ucap warga desa .
'' Kami bertujuh adalah murid dari Asosiasi Gunung Huangshan, kami mendapat tugas untuk membantu para warga desa yang di serang oleh iblis . Apakah desa ini masih aman aman saja dari serangan Iblis...?'' tanya Fan Lao.
'' Desa kami masih aman saja tuan muda , tapi tidak untuk desa yang ada di lereng Pegunungan Salju Berkabut . Karena banyak para warga desa ini yang menerima saudara saudara mereka yang mengungsi ke desa ini...'' ucap warga desa.
'' Baiklah kalau begitu terima kasih banyak atas informasinya , kami akan melanjutkan perjalanan kami lagi...'' ucap Fan Lao .
'' Iya silahkan tuan muda...''
Kemudian Fan Lao memberi isyarat kepada tuan muda Wei Hong untuk memimpin jalan lagi memutari desa kecil ini .
Lalu mereka bertujuh langsung terbang untuk melanjutkan perjalanan mereka lagi .
Mereka semua sangat menikmati perjalanan ini dengan penuh semangat , karena ini adalah misi pertama mereka bertujuh .
Mereka semua berharap bisa menyelesaikan misi ini tanpa kendala sedikitpun , karena jika mereka berhasil menjalankan misi pertama ini itu adalah suatu kebanggaan tersendiri untuk mereka .
.
.
...[ Bersambung ] ™...
__ADS_1