
.
.
'' Hahaha , ternyata kamu cukup cerdik juga bisa memutar balikkan pertanyaanku . Aku tidak akan ikut campur nanti kamu mau memilih siapa saja , asal nanti calon suamimu mau mengantikan aku sebagai Kaisar . Karena aku ingin yang meneruskan dinasti kekaisaran Xing adalah anak atau menantuku ...'' ucap kaisar Xing Shan.
Sebenarnya Kaisar Xing Shan lebih memilih tuan muda Fan Lao yang tidak memiliki klan di dalam dimensi ini .
Karena biasanya klan klan besar menjalin hubungan dengan kekaisaran hanya untuk masalah politik dan nama besar saja agar di hormati semua orang .
Nona Xing Zhie langsung tersenyum di dalam hati , berarti nanti ayahnya akan merestui hubungan nya dengan tuan muda Fan Lao.
Sekarang dirinya hanya butuh restu dari ibu Lin Yun saja , karena tidak baik jika ibunya tidak merestui hubungan nya dengan tuan muda Fan Lao .
Apalagi nanti jika tuan muda Fan Lao sudah berhasil membunuh raja iblis Mo Wuyue, pasti semua orang akan sangat menghormati tuan muda Fan Lao .
'' Kalau boleh tahu apa alasanmu memilih tuan muda Fan Lao...?'' tanya kaisar Xing Shan.
'' Alasanku memilih tuan muda Fan Lao karena dia adalah orang yang telah menyelamatkan hidupku , seandainya waktu itu dia tidak menyematkan ku mungkin aku sudah tidak ada di dunia ini . Tapi itu semua tergantung kepada tuan muda Fan Lao , karena tuan muda Fan Lao juga masih belum mengungkapkan perasaannya kepadaku . Mungkin setelah dia membebaskan paman Xiao Shen baru akan mengungkapkan perasaanya kepadaku ...'' ucap nona Xing Zhie berbohong.
'' Kamu jangan berbohong kepada ayah , karena ayah tadi mendengar ucapan tuan muda Fan Lao sangat yakin kalau kamu akan memilihnya saat taruhan dengan jendral Lin Langtian....'' ucap kaisar Xing Shan.
'' Memangnya tuan muda Fan Lao berkata seperti apa...'' tanya nona Xing Zhie.
'' Aku akan menjawab pertanyaan mu setelah kamu menjawab pertanyaan ayah tadi...'' ucap kaisar Xing Shan.
Putri Xing Zhie tampak bingung memikirkannya , tapi setelah di pikir pikir lebih baik dia jujur saja kepada ayahnya . Karena ayahnya juga akan merestui siapapun pilihannya.
'' Aku sangat mengagumi tuan muda Fan Lao , karena aku memiliki kenangan bersamanya ketika di hutan terlarang . Dia tadi memang sudah mengungkapkan perasaanya kepadaku , tapi dia meminta aku untuk merahasiakannya karena dia berencana ingin melamar ku setelah dia berhasil membebaskan pamannya...?'' ucap putri Xing Zhie .
'' Ayah sudah menduga nya kalau di antara kalian ada hubungan , kalau memang dia ingin merahasiakannya maka ayah pasti juga akan merahasiakan nya juga . Karena ini masih belum pasti , yang penting dia memang mau serius denganmu dan kamu harus bisa menjaga diri dengannya ....'' ucap Kaisar Xing Shan .
__ADS_1
'' Terima kasih ayah sudah mau bekerja sama denganku , perasaan ku saat ini menjadi lebih tenang setelah menceritakan kepada ayah...'' ucap putri Xing Zhie.
'' Iya , ayah juga sangat lega . Karena bagaimana pun juga Zhie'er sudah dewasa , jadi ayah juga harus memikirkan kebahagian putri satu satunya ayah...'' ucap kaisar Xing Shan .
'' Kalau begitu sekarang mari kita istirahat dulu , karena aku besok akan menemani guru Liu Ruku yang ingin membimbing tuan muda Fan Lao...'' Ucap putri Xing Zhie .
Kemudian mereka berdua langsung masuk ke dalam rumah untuk segera beristirahat .
****
Berpindah di puncak gunung Petir.
Setelah kepergian kaisar Xing Shan kemudian Fan Lao langsung meminta bantuan Ayam Jago untuk membawanya terbang ke dahan pohon, karena Fan Lao berencana tidur di atas dahan pohon .
****
Keesokan harinya Fan Lao bangun pagi pagi sekali sebelum matahari terbit , lalu turun dari atas dahan pohon untuk bersiap di dekat batu yang tersambar petir .
Lalu Fan Lao langsung membaca gulungan tehnik Badai Angin Petir yang dia dapatkan dari nona Xing Zhie , sambil menunggu kedatangan tetua Liu Ruxu.
Seseorang jika ingin menguasai tehnik ini harus memiliki Pusaka Tombak Guntur Bumi dan Douqi petir .
Tehnik ini jika di gunakan bisa menciptakan angin badai yang mengandung petir dan bisa membuat tanah juga ikut bergejolak seperti gambaran yang di tinggalkan oleh pemilik Pusaka Tombak Guntur Bumi waktu itu .
Kemudian Fan Lao langsung menghafal semua gerakan dan cara menguasai tehnik ini , Fan Lao menghafal sambil mempergakan tehnik ini mengunakan pedangnya .
Karena sekarang masih belum saatnya memperlihatkan kepada seseorang jika dirinya memiliki Pusaka Tombak Guntur Bumi ini .
Setelah 15 menit berlalu kemudian Fan Lao menghentikan pelatihannya , karena melihat tetua Liu Ruxu datang ke sana bersama sang pujaan hati .
Setelah mereka berdua sudah mendarat kemudian Fan Lao langsung menyapa mereka.
__ADS_1
'' Salam senior Liu Ruxu dan nona Xing Zhie...'' ucap Fan Lao ramah .
'' Salam juga tuan muda Fan Lao , apakah tuan muda Fan Lao sudah siap untuk mempelajari tehnik tubuh jiwa petir...?'' ucap tetua Liu Ruxu.
'' Sudah senior Liu Ruxu, aku sudah siap untuk mempelajarinya...'' ucap Fan Lao .
Kemudian tetua Liu Ruxu langsung memberi pemahaman kepada Fan Lao bagaimana cara menahan sambaran petir dan cara mengubah energi petir hingga menjadi Douqi lalu di alirkan ke dalam dantian nya.
Jadi tubuh nya harus bisa menahan rasa sakit dari sambaran petir ini , nanti Fan Lao akan merasakan sakit yang luar biasa ketika tubuhnya di sambar oleh petir ini .
Karena nanti kulit dan tulangnya akan meregenarasi menjadi kulit baru dan susunan tulang baru yang lebih kuat , proses meregenarasi ini biasanya hingga berkali kali karena proses ini akan berakhir setelah tubuh jiwa petirnya sudah terbentuk .
Nadi di dalam tubuhnya nanti juga akan semakin membesar membuat energi petir bisa masuk ke dalam tubuhnya dengan lancar .
'' Hanya itu yang bisa aku jelaskan kepada tuan muda Fan Lao , kalau boleh tahu siapa nanti yang akan berjaga di sini . Karena dalam proses ini tidak boleh ada orang yang menganggunya , jika sampai ada orang yang sengaja menyerang tuan muda Fan Lao maka akan mengakibatkan kecacatan...'' ucap tetua Liu Ruxu.
'' Aku yang akan menunggu tuan muda Fan Lao , karena ini adalah saatnya aku berbalas Budi kepada tuan muda Fan Lao yang pernah menolong ku . Nanti aku juga akan meminta bantuan kepada ayah agar mengitruksikan bawahannya untuk bergantian denganku...'' ucap putri Xing Zhie.
'' Apakah tuan muda Fan Lao sudah paham apa yang aku jelaskan tadi , karena setelah ini aku akan kembali ke Asosiasi Gunung Huangshan . Tapi nanti setiap minggunya aku akan datang ke sini untuk melihat perkembangan tuan muda Fan Lao...'' ucap tetua Liu Ruxu.
'' Aku sudah paham senior Liu Ruxu , terima kasih atas penjelasnya...?'' ucap Fan Lao.
'' Kalau begitu aku pamit , jika terjadi sesuatu maka Zhie'er harus segera mengabariku...'' ucap tetua Liu Ruxu .
'' Iya guru aku mengerti...''
Kemudian tetua Liu Ruxu langsung naik Roh Beladiri Phoenix Api, lalu pergi dari sana menuju Asosiasi gunung Huangshan .
.
.
__ADS_1
...[ Bersambung ] ™...