Lahirnya Kaisar Pembasmi Iblis

Lahirnya Kaisar Pembasmi Iblis
Eps 69 ~ Alkemis Han Feng .


__ADS_3

.


.


Setelah 5 menit berlalu giliran Fan Lao yang di periksa oleh petugas penjaga gerbang.


'' Mohon tunjukkan tanda pengenalnya tuan muda...''


'' Aku hanya memiliki tanda pengenal ini saja tuan ...''


'' Bukankah itu adalah lencana dari desa Yunshui , kalau boleh tahu tuan muda ini pemenang tahun berapa...?''


'' Itu sudah tiga tahun yang lalu tuan , berapa biaya masuknya...?''


'' Hanya 50 koin perak saja tuan muda...''


Kemudian Fan Lao langsung memberikan 1 koin emas kepada penjaga ini .


'' Kembaliannya untuk tuan saja , kalau boleh tahu ada masalah apa di desa ini.? karena aku baru melihat tahun ini ada pemeriksaan yang sangat ketat seperti ini...'' Ucap Fan Lao berpura pura tidak tahu.


'' Terima kasih banyak tuan muda , kota Guiyang sedang berduka . Karena tuan Penguasa Kota telah di bunuh oleh pembunuh bayaran , jadi penjagaan di kota ini untuk sementara waktu di perketat . Maaf atas ketidak nyamanan ini...''


'' Iya tidak apa apa tuan , kalau boleh tahu di mana letak toko menjual pil di kota ini . Karena aku membutuhkan pil untuk persediaan jika nanti di butuhkan...''


'' Tuan muda silahkan membeli di Paviliun Awan Putih saja yang ada di dekat Alun alun kota , tapi kemungkinan sekarang masih tutup karena paviliun ini adalah milik Tuan Penguasa Kota . Besok mungkin baru buka karena hari ini adalah hari pemakaman Tuan Penguasa Kota....''


'' Jadi seperti itu , terima kasih atas informasinya...''


'' Sama sama tuan muda....''


Kemudian Fan Lao langsung berjalan sesuai dengan petunjuk Roh Beladiri Kelelawar Api menuju markas pembunuh bayaran .


Fan Lao terus mengikuti ke mana Roh Beladiri Kelelawar Api membimbing nya , Setelah 30 menit berlalu Roh Beladiri Kelelawar Api langsung bergabung menjadi satu .


Lalu langsung mendarat di dekat Fan Lao .


" Rumah besar itu adalah tempat markas pembunuh bayaran yang ingin membunuhmu..." Ucap Roh Beladiri Kelelawar Api sambil menunjuk ke rumah alkemis Han Feng.

__ADS_1


'' Ternyata dugaan ku benar , kalau kelompok pembunuh bayaran memiliki hubungan dengan alkemis Han Feng...'' batin Fan Lao sambil mengepalkan tangannya .


" Terima kasih Ayam Jago, itu adalah rumah alkemis Han Feng tempat aku kemarin membuat pil . Sekarang aku akan memasukkan kamu ke dalam lautan jiwaku , karena aku harus menyelidiki tentang pil Pengering luka ini dulu . Jika memang pil ini telah di ganti dengan bahan lain maka aku akan memberi perhitungan dengan alkemis Han Feng ini..."


" Iya Fan Lao silahkan..."


Kemudian Fan Lao langsung memasukkan Roh Beladiri Kelelawar Api ke dalam lautan jiwanya, lalu Fan Lao berjalan menuju pusat kota menuju Paviliun Awan Putih .


Karena dia berencana menginap di dekat pavilun ini agar besok pagi dirinya bisa langsung berkunjung ke paviliun Awan Putih.


.


****


Berpindah di dalam rumah alkemis Han Feng.


Bawahan alkemis Han Feng menceritakan semua apa yang dia lihat tadi saat Fan Lao dan siluman Rubah Putih membunuh kelompoknya dengan sadis , ternyata Fan Lao ini memiliki serangan pukulan yang sangat kuat kerena dalam satu pukulan saja tubuh rekannya langsung hancur.


Dia juga menceritakan kalau salah satu dari mereka tadi ada yang ingin membocorkan identitasnya , tapi dia sudah berhasil membunuhnya saat rekannya tadi ingin mengatakan siapa mereka sebenarnya.


Alkemis Han Feng sangat terkejut mendengar bawahannya yang di tugaskan untuk membunuh Fan Lao justru di bunuh oleh Fan Lao dengan sangat sadis.


'' Ini adalah kesalahanku yang terlalu meremehkan bocah sialan itu , aku tidak akan melupakan penghinaan ini begitu saja . Sekarang untuk kalian yang tersisa harus menyelidiki keberadaan pemuda sialan itu , nanti jika kalian sudah menemukan keberadaan pemuda sialan itu maka kita harus membereskan pemuda itu dengan cepat . Aku peringatkan kepada kalian untuk tidak menghadapi pemuda ini sendirian , karena kekuatan kalian belum bisa meringkus pemuda ini ...''


'' Kami semua akan menyebar di kota Guiyang untuk mencari keberadaan pemuda ini , semoga saja pemuda ini tidak pergi ke kota lain agar kita lebih mudah menemukannya...''


'' Aku yakin dia tidak akan pergi ke kota lain , karena kemarin yang aku berikan kepadanya adalah pil biasa saja . Jadi mungkin dalam waktu dekat dia pasti akan kembali ke kota ini setelah menyadari pil dariku itu adalah pil palsu...''


Kemudian para bawahan alkemis Han Feng yang ada di sana langsung keluar mengunakan pakaian biasa saja , karena mereka harus menyamar seperti orang biasa agar tidak ada yang mencurigai mereka ..


.


****


Berpindah di tempat Fan Lao berada.


Fan Lao dengan santai berjalan menuju pusat kota Guiyang sambil mengendong Lang Ying.

__ADS_1


'' Fan Lao , sepertinya tua bangka itu adalah seorang penjahat kelas yang tidak bisa di anggap remeh . Dia berkedok menjadi seorang alkemis tapi memiliki rencana yang sangat busuk di kota ini , karena aku yakin dia membunuh Penguasa Kota Guiyang ini pasti memiliki tujuan tersendiri...''


'' Sepertinya begitu Lang Ying, jika besok pil yang ada padaku bukanlah pil Pengering Luka. Maka aku akan membuat perhitungan dengan dia karena dia telah menipuku ...''


'' Kamu benar Fan Lao , kita harus memberi pelajaran kepada tua bangka itu . Seharunya tua bangka itu duduk manis sambil menikmati masa tuanya , tapi ini justru membuat rencana yang sangat busuk di kota ini . Karena aku yakin yang membunuh Penguasa kota Guiyang adalah dia pelakunya ...''


'' Besok jika aku berhadapan dengannya usahakan kamu jangan ikut campur dulu , tapi jika aku terpojok maka kamu harus segara menolongku...''


'' Kamu tenang saja Fan Lao , aku akan menuruti apa yang kamu inginkan . Karena itu juga sangat bagus untuk perkembangan tehnik bertarung mu , semakin berat lawanmu maka akan semakin baik untuk mengembangkan kekuatan bertarung mu...''


'' Kamu benar juga , karena selama ini aku selalu mendapatkan lawan yang terbilang lemah . Sehingga tehnik bertarungku tidak ada perkembangan sama sekali...''


Setelah 30 menit berlalu akhirnya Fan Lao sampai di alun alun kota Guiyang , kemudian Fan Lao langsung masuk ke dalam sebuah penginapan yang ada di sana .


Karena dirinya saat ini pasti masih menjadi incaran alkemis Han Feng setelah membunuh para bawahannya tadi.


Setelah masuk ke dalam penginapan kemudian Fan Lao berjalan ke meja resepsionis .


'' Selamat datang di penginapan kami tuan muda , apakah ada yang bisa saya bantu...?'' sapa nona resepsionis ramah.


'' Iya nona , aku pesan satu kamar VIP untuk satu malam saja . Apakah masih ada kamar yang masih kosong...?''


'' Ada tuan muda , harga permalamnya cuma 6 koin emas saja...''


Kemudian Fan Lao langsung mengeluarkan 6 koin emas lalu di letakan di atas meja resepsionis .


Lalu nona resepsionis ini langsung memanggil rekan kerjanya yang ada di dekatnya .


'' Nona Gui Lin , tolong antarkan tuan muda ini ke kamar VIP di lantai 3 sesuai dengan nomor kunci ini...''


'' Iya nona Gui Mei aku mengerti...'' kemudian nona Gui Lin langsung menerima kunci kamar itu.


Lalu mengajak Fan Lao naik ke lantai 3 , Fan Lao berjalan mengikuti nona Gui Lin ini di belakangnya .


Fan Lao melihat nona Gui Lin ini cukup cantik yang memiliki belahan dada dan pinggul yang sangat besar sehingga Fan Lao tak jemu jemu memperhatikannya .


.

__ADS_1


.


...[ Bersambung ] ™...


__ADS_2