
.
.
Setelah perisai bandit ini telah hancur kemudian pukulan Fan Lao langsung berlanjut menghantam kepala bandit yang sedang memuntahkan seteguk darah .
Duarrrrr....
Cruatt....
Kepala bandit ini langsung hancur tidak berbentuk lagi , kemudian Fan Lao langsung mengeluarkan pukulan terkuatanya lagi untuk membunuh bandit satu nya dengan tehnik yang sama .
Setelah berhasil membunuh bandit yang terakhir kemudian Fan Lao dengan cepat langsung memasukan pedang Darah Surgawi dan Pusaka Tombak Guntur Bumi .
Lalu menyimpannya ke dalam tubuhnya , karena merasakan ada aura yang sangat kuat mendekat .
Setelah memasukan Pusaka Tombak Guntur Bumi kemudian Fan Lao langsung memanggil Lang Ying dan Roh Beladiri Kelelawar Api .
'' Lang Ying dan Ayam Jago , kita harus pergi dari sini karena saat ini kita tidak mungkin bisa mengalahkan mereka yang akan datang ke sini...'' ucap Fan Lao .
Lang Ying sedikit kesal mendengar Fan Lao ingin kabur dari sana , karena di sini sekarang ada dirinya yang siap membantu jika Fan Lao mengalami kesulitan melawan musuhnya .
Tapi Lang Ying akhirnya memilih menurut saja karena Fan Lao pasti memiliki rencana sendiri.
Kemudian Lang Ying langsung keluar lalu melompat ke tangan Fan Lao , sedangkan Roh Beladiri Kelelawar Api menyatukan tubuhnya menjadi satu di dekat Fan Lao .
Kemudian Fan Lao langsung menaiki Roh Beladiri Kelelawar Api , lalu pergi dari sana menuju Kuil Mistik Api dengan kecepatan penuh .
Fan Lao terpaksa kabur karena merasakan yang datang lebih dari 10 orang , apalagi Douqi nya saat ini masih belum stabil .
__ADS_1
Jadi dia nanti akan kesulitan jika menghadapi mereka , karena masih banyak waktu untuk mengahadapi mereka .
Fan Lao juga masih belum bisa menunjukkan Lang Ying sebenarnya , karena sekarang belum saatnya .
****
Setelah 5 menit berlalu ada 11 orang yang datang ke sana , 1 orang menaiki Roh Beladiri Phoenix Api , 2 orang menaiki roh beladiri Kera Raksasa dan yang lainnya menaiki roh beladiri mereka masing yaitu Roh Beladiri Harimau Putih dan roh beladiri Serigala Mata Merah .
Mereka adalah kelompok Bandit Gunung Tiga Dewa yang ada di hutan menuju Kuil Mistik Api , pemimpin bandit ini bernama Han Yuan yang memiliki kekuatan di tingkat Dou Jun tahap 5.
Han Yuan adalah adik kandung dari alkemis Han Feng yang telah di bunuh oleh Fan Lao.
Ketua bandit Han Yuan ini masih belum tahu kalau alkemis Han Feng dan para anggota mereka telah mati , karena yang tahu kematian mereka hanyalah para anggota klan Gui saja .
Apalagi klan Gui berada di tengah pulau sehingga warga kota Guiyang tidak ada yang tahu penyerangan pada waktu malam itu.
****
Mereka penasaran tehnik apa yang di gunakan untuk membunuh teman temannya hingga kondisi temanya sampai seperti ini .
'' Baji*gan , siapa yang berani membunuh anggota ku hingga seperti ini . Apakah kalian ada yang tahu , karena aku harus mencabik-cabik nya hingga tidak bisa di kenali lagi...?'' ucap ketua Bandit Han Yuan sangat murka sambil mengeluarkan Pusaka berbentuk cakar di kedua tanganya .
'' Aku yakin pemuda yang mereka kejar tadi adalah orang yang telah melakukan semua ini , karena aku dan Liu Feng tadi melihat seorang pemuda yang merusak penunjuk arah menuju markas kita . Sehingga Liu Feng tadi langsung mengajak mereka berempat untuk mengejar pemuda ini , sedangkan aku langsung menuju markas untuk melapor ...'' Ucap bandit Jiu Li .
'' Aku tidak peduli meskipun pemuda sialan ini berasal dari kekaisaran sekalipun , karena dia telah menyingung kelompok kita . Apalagi kondisi kita saat ini sangat membutuhkan anggota pasukan , karena kakak ku Han Feng masih belum selesai menuntaskan masalahnya di kota Guiyang , apa kamu hafal ciri pemuda ini ...?''
'' Dia berumur kira kira 27 tahun yang memiliki wajah sangat tampan , dia juga memiliki Roh Beladiri kelelawar Api . Karena aku baru tahu sekarang ada roh Beladiri yang sangat aneh seperti itu , jadi aku nanti akan sangat mudah mengenalinya...'' ucap bandit Jiu Li.
'' Kalau begitu sekarang kau pergilah ke kuil Mistik Api untuk mengawasi pemuda ini , jika pemuda ini sudah keluar dari Kuil Mistik Api maka kamu harus bisa membujuknya agar ikut ke markas kita . Apakah kamu butuh teman untuk mengawasi pemuda sialan ini...?''
__ADS_1
'' Ya aku butuh seorang teman agar nanti tidak bosan di sana...'' ucap bandit Jiu Li.
'' Kalau begitu ajak lah Jiu Wang saja , karena dia satu klan denganmu...'' ucap ketua bandit Han Yuan.
'' Baiklah kalau begitu aku dan Jiu Wang akan menjalankan tugas ini , tapi bagaimana jika pemuda ini nanti tidak mau ikut kita ajak ke markas...?'' tanya bandit Jiu Li .
'' Pertama gunakan cara licik seolah olah kamu adalah musuh kami yang telah meculik istrimu , nanti mintalah bantuan kepadanya untuk membebaskan istrimu dengan imbalan 100 keping emas saja yang kau miliki . Pasti nanti dia akan iba dan mau ke markas kita , nanti kamu juga harus menambahi dengan kata kata sandiwara agar dia semakin iba kepadamu . Tapi jika pemuda ini masih belum mau salah satu dari kalian harus segera ke markas untuk mengabari ku , sedangkan salah satu dari kalian tetap mengawasi pemuda ini . Kalau bisa mengajak dia berbincang bincang dulu agar kami di markas bisa mempersiapkan diri...'' ucap ketua bandit Han Yuan panjang lebar.
'' Iya kami mengerti , kalau begitu kami akan pergi ke kuil Mistik Api...'' ucap bandit Jiu Li.
'' Pergilah...''
Kemudian bandit Jiu Li dan bandit Jiu Wang langsung menaiki roh beladiri Harimau Putih, lalu pergi menuju ke kuil Mistik Api , sedangkan ketua bandit Han Yuan langsung mengitruksikan para bawahannya untuk membakar jasad para rekan rekannya ini .
Mereka mengumpulkan jasad rekan rekan mereka dengan hati yang sangat kesal dan geram , karena kematian teman teman temannya ini dengan kondisi sebagian tubuh yang telah hancur tidak ada yang utuh .
Ini adalah suatu penghinaan dan pukulan keras untuk Kelompok Bandit Gunung Tiga Dewa , kejadian seperti ini juga baru pertama kalinya menimpa kelompok bandit ini .
Karena selama ini mereka masih aman aman saja tidak ada orang yang berani melawannya , para tetua yang ada di kuil Mistik Api saja juga tidak pernah mengusik keberadaan mereka .
Setelah jasad para rekan rekan mereka sudah terkumpul kemudian ketua Bandit Han Yuan langsung mengitruksikan Roh Beladiri Phoenix Api untuk membakar mereka.
Butuh waktu hampir 30 menit roh beladiri Phoenix Api membakar tubuh mereka yang telah mati hingga menjadi abu , kemudian ketua Bandit Han Yuan langsung mengajak para bawahannya segera kembali ke markas mereka .
Mereka tidak berhasrat lagi untuk merampok meskipun melihat ada beberapa kelompok yang lewat , karena kematian rekan rekannya tadi masih membekas di hati mereka.
.
.
__ADS_1
...[ Bersambung ] ™...