
.
.
Jendral Lin Langtian kemudian langsung berjalan mendekati Fan Lao bersama paman Zhan Feng.
'' Bagaimana menurut jendral Lin Langtian dengan para anggota klan Jiu ini , hukuman apa yang setimpal atas perbuatan mereka ini....?'' tanya Fan Lao .
'' Sekarang lepaskan dulu mereka , karena kita harus mengiterogasi mereka dulu . Nanti kita harus berdiskusi dulu dengan yang mulia Kaisar Xing Shan mengenai kelanjutan nasib mereka ...'' ucap jendral Lin Langtian.
'' Terus bagaimana menurut paman Zhan Feng...?'' tanya Fan Lao .
'' Aku minta keadilan yang seadil-adilnya untuk para anggota klan Jiu ini , karena perbuatan mereka ini tidak bisa di maafkan . Seandainya aku tidak di tolong oleh tuan muda Fan Lao dan jendral Lin Langtian, mungkin aku akan mati membusuk di dalam sumur gelap itu...'' ucap paman Zhan Feng.
'' Aku juga sependapat dengan paman Zhan Feng, karena kita harus bertindak tegas kepada para pelaku kejahatan seperti mereka ini . Paman meminta kompensasi apa kepada klan Jiu ini ...'' ucap Fan Lao .
'' Aku tidak meminta kompensasi apa apa dari klan Jiu , karena aku bisa selamat saja itu adalah satu keberuntunganku . Tapi setelah ini aku ingin pihak klan Jiu meminta maaf kepada seluruh warga kekaisaran ini dan mengakui perbuatan mereka yang telah membunuh beberapa pelangannya sendiri dengan cara menjebaknya ke dalam sumur gelap , karena aku tidak ingin ada korban lagi sepertiku ini...'' ucap paman Zhan Feng.
'' Nanti akan aku diskusikan dengan yang mulia Kaisar mengenai keinginan paman Zhan Feng...'' ucap Fan Lao .
Kemudian Fan Lao langsung menatap ke arah nona Jiu Ling.
'' Nona , sekarang jawablah dengan jujur apa yang aku tanyakan jika kau ingin mereka semua masih hidup . Tapi bukan berarti aku akan membebaskan mereka begitu saja , karena ada syarat yang harus kalian lakukan setelah ini...'' ucap Fan Lao .
'' Iya komandan Xiao Fan, sekarang tanyakan saja karena aku akan menjawabnya sesuai apa yang aku ketahui ...'' ucap nona Jiu Ling.
'' Aku sebenarnya adalah pemuda yang di jebak di klan Jiu di kota Yunnan , jadi mulai sekarang panggil saja dengan nama aslinya . Apakah klan Jiu sering melakukan pembunuhan dengan cara menjebak pelangannya seperti yang di alami oleh paman Zhan Feng ini...?'' tanya Fan Lao.
Nona Jiu Ling sedikit terkejut setelah mengetahui komandan Xiao Fan ini adalah Fan Lao , karena tadi dia langsung jatuh jatuh hati saat pandangan pertama .
Tapi sekarang dia menutup hatinya lagi , karena sudah tahu kalau tuan muda Fan Lao ini memiliki hubungan khusus dengan putri Xing Zhie.
'' Sangat jarang tuan muda Fan Lao , karena hanya beberapa pelanggan saja yang memiliki masalah dengan klan ini...'' ucap nona Jiu Ling.
'' Apakah kamu tahu jika sebelumnya klan Jiu ini menyelidiki informasi tentangku , terus apa rencana mereka kepadaku...?'' ucap Fan Lao .
'' Iya tuan muda Fan Lao , sebelumnya aku juga ikut menyelidiki tuan muda Fan Lao ke Asosiasi Gunung Huangshan untuk mengetahui tingkat kekuatan dan asal tuan muda Fan Lao . Rencana Patriak Jiu Heng menyelidiki tuan muda Fan Lao adalah untuk melenyap.....
__ADS_1
'' Awas Ling'er...!!! Teriak tetua Jiu Jiang.
Nona Jiu Ling langsung menghentikan kata katanya dan langsung melompat ke samping , karena melihat ada serangan jarum Es yang ingin menusuk tubuhnya.
Sehingga jarum Es ini langsung menancap ke permukaan tanah dan langsung membekukan area di sekitar jarum Es yang menancap ini .
Nona Jiu Ling sangat ketakutan setelah di serang jarum Es ini , karena yang menyerang nya ini adalah tetua Jiu Sheng adik kandung Patriak Jiu Heng.
Fan Lao sangat kesal melihat ada yang menyerang nona Jiu Ling , ternyata yang menyerang nona Jiu Ling ini adalah salah satu tetua klan Jiu yang memiliki kekuatan di tingkat Dou Ancesor tahap 1.
Kemudian Lang Ying langsung mengerat kan lilitan ekornya ke tubuh tetua yang menyerang nona Jiu Ling ini , lalu mendekatkan tubuh tetua ini ke tempat Fan Lao .
'' Dasar anak tidak tahu diri , klan Jiu sudah merawat mu dengan baik . Tapi sekarang kau menjadi penghianat dengan membuka rahasia klan Jiu ini....'' ucap tetua Jiu Sheng.
'' Bajin*an kau Jiu Sheng , yang merawat dan membesarkan Ling'er adalah aku dan istriku . Jadi jangan bawa bawa nama klan ini yang merawatnya...'' ucap tetua Jiu Jiang.
'' Siapa sebenarnya tetua Jiu Sheng breng*ek ini...'' tanya Fan Lao kepada nona Jiu Ling .
'' Dia adalah adik Patriak Jiu Heng...'' ucap nona Jiu Ling.
'' Jendral Lin Langtian, berilah pelajaran kepada tetua breng*ek ini . Aku ingin dia juga menyusul kakak nya tadi...'' ucap Fan Lao .
Jendral Lin Langtian langsung melompat sambil bersiap mengeluarkan pukulan terkuatnya .
'' Pukulan Penghancur Tulang..."
" Haiyatt..."
Debgh....
''Arghhh....''
Debgh...
'' Arghhh...'' teriak tetua Jiu Sheng kesakitan .
Jendral Lin Langtian melesakkan pukulannya berkali kali tepat di jantung tertua Jiu Sheng ini , agar tuan muda Fan Lao bisa puas melihatnya.
__ADS_1
Setelah terkena pukulan ini tetua Jiu Sheng langsung menyemburkan darah segar , karena jantungnya terasa berhenti berdetak dan tulang tulang di dadanya terasa remuk .
Selang beberapa saat tubuh tetua Jiu Sheng langsung melemah dan langsung mati seketika .
Kemudian Lang Ying langsung melemparkan tubuh tetua Jiu Sheng ke dalam retakan tanah yang di buat oleh Fan Lao tadi .
'' Siapa lagi di antara kalian yang ingin menyusul tetua Jiu Sheng ini....'' tanya Fan Lao kepada para tetua klan Jiu yang terikat ekor Lang Ying.
Ketujuh tetua yang tersisa ini langsung mengelengkan kepala mereka masing masing .
'' Kami akan menerima hukuman apapun dari tuan muda Fan Lao , karena kami semua memang bersalah telah melakukan kejahatan ini...'' ucap tetua Jiu Jiang.
Kemudian nona Jiu Ling langsung menceritakan mengenai rencana Patriak Jiu Heng yang ingin melenyapkan Fan Lao, karena Fan Lao adalah satu satu orang yang mengerti rahasia klan Jiu ini .
Nona Jiu Ling juga menceritakan bahwa Patriak Jiu Heng sudah menyebarkan berita ini ke seluruh klan Jiu di kekaisaran Xing ini .
'' Terima kasih atas informasinya...'' ucap Fan Lao .
Kemudian Fan Lao mengitruksikan Lang Ying untuk melepaskan para tetua klan Jiu , karena Fan Lao ingin mengiterogasi mereka.
Sehingga Lang Ying langsung mendaratkan mereka di dekat Fan Lao , lalu melepaskan lilitan ekornya .
Kemudian Lang Ying langsung berubah menjadi rubah putih kecil, lalu melompat di bahu Fan Lao.
'' Aku yakin salah satu di antara kalian pasti tahu mengenai masalah paman Zhan Feng ini, karena tidak mungkin bawahanya tiba tiba menghilang bersama anggota kalian juga . Sekarang di mana mustika siluman Beruang Es itu...?'' tanya Fan Lao .
'' Jujur kami semua tidak tahu mengenai masalah ini , karena yang mengetahui masalah ini hanya Patriak Jiu Heng dan leluhur Agung Jiu Xin saja . Sedangkan kami hanya bertugas untuk membantu jalannya bisnis klan ini ...'' ucap tetua Jiu Jiang.
'' Terus di mana leluhur kalian itu , kenapa dia tidak keluar di saat seperti ini...'' tanya Fan Lao.
'' Leluhur Agung Jiu Xin berada di lereng gunung Jingshan, karena saat ini dia sedang bermeditasi untuk fokus meningkatkan kekuatannya...'' ucap tetua Jiu Jiang.
Fan Lao yakin hilangnya bawahan paman Zhan Feng pasti ada hubungannya dengan leluhur Jiu Xin, sekarang leluhur Jiu Xin pasti sedang menyerap mustika itu untuk meningkatkan kekuatannya .
.
.
__ADS_1
...[ Bersambung ] ™...