Lahirnya Kaisar Pembasmi Iblis

Lahirnya Kaisar Pembasmi Iblis
Eps 117 ~ Tetua Liu Ruxu.


__ADS_3

.


.


Tetua Liu Ruxu dan nona Xiao Douya langsung bergabung duduk bersama dengan Fan Lao dan nona Xing Zhie.


Fan Lao merasakan aura kekuatan tetua Liu Ruxu ini sepertinya sudah mencapai tingkat Dou Ancesor, karena aura kekuatannya terpancar sangat kuat .


'' Guru Liu Ruxu, kenalkan ini adalah tuan muda Fan Lao . Dia adalah pemuda yang pernah aku ceritakan kepada guru waktu itu...'' ucap nona Xing Zhie mengenalkan .


'' Salam kenal senior Liu Ruxu...'' ucap Fan Lao sangat sopan .


" Salam kenal juga tuan muda Fan Lao , terima kasih tuan muda Fan Lao waktu itu sudah membantu Zhie'er mendapatkan cairan batu kristal ungu. Sehingga kekuatan Zhie'er meningkat dengan cepat dan sudah bisa menguasai Artefak Teratai Langit untuk penyerangan...'' ucap tetua Liu Ruxu.


'' Sama sama senior Liu Ruxu , mungkin waktu itu aku hanya kebetulan saja bisa bertemu dengan nona Xing Zhie ini . Sehingga aku bisa bekerja sama dengan nona Xing Zhie mendapatkan batu Kristal Ungu itu...'' ucap Fan Lao merendah .


'' Guru Liu Ruxu, aku ingin meminta bantuan kepada guru agar membimbing tuan muda Fan Lao . Karena tuan muda Fan Lao ini ingin memperkuat kekuatan jiwanya dengan tehnik Jiwa petir milik kekaisaran Xing...'' ucap nona Xing Zhie.


Tetua Liu Ruxu sedikit terkejut mendengar nona Xing Zhie ingin memberikan tehnik jiwa petir milik kekaisaran kepada orang yang tidak memiliki hubungan darah dengan kekaisaran Xing .


Karena itu adalah tehnik rahasia yang hanya boleh di pelajari oleh keluarga kekaisaran saja.


'' Sebelumnya aku sudah mendapat ijin dari ayah mengenai tehnik Jiwa petir ini agar di pelajari oleh tuan muda Fan Lao , tapi aku takut salah jika aku yang mengajari tuan muda Fan Lao ini . Karena itu akan berakibat fatal terhadap basis kultivasi nya...'' ucap nona Xing Zhie.


'' Aku harap senior Liu Ruxu mau membimbingku , karena kedepannya aku akan berhadapan dengan Raja iblis Mo Wuyue dan bawahannya yang telah menculik orang tuaku...'' ucap Fan Lao mengatakan alasan dirinya mempelajari tehnik Jiwa petir ini agar tetua Liu Ruxu mau mengajarinya .

__ADS_1


'' Baiklah kalau begitu aku akan mengajari tuan muda Fan Lao meskipun ini bertentangan dengan Asosiasi Gunung Huangshan , karena sebenarnya aku hanya boleh mengajari para murid dari gunung Huangshan saja . Kecuali Putri Xing Zhie ini karena dia adalah murid khusus , tapi apa yang akan tuan muda Fan Lao berikan kepadaku jika aku bersedia mengajarimu...'' ucap tetua Liu Ruxu bernegosiasi .


Fan Lao bisa mengerti maksud tetua Liu Ruxu bernegosiasi dengan dirinya , karena dirinya bukanlah siapa siapa di sini .


Jadi wajar saja jika dia meminta imbalan kepada darinya , karena di dunia ini tidak ada yang gratis dan bisa di dapatkan dengan mudah .


'' Maaf senior Liu Ruxu karena aku tidak memiliki harta berharga sama sekali yang bisa aku berikan kepada senior Liu Ruxu karena aku terlahir dari keluarga biasa saja , tapi aku memiliki beberapa barang berharga yaitu batu mustika Monster Cacing iblis Pelahap jiwa 1 biji , Pil Pengering luka 20 butir , Rumput Roh Darah Spiritual berapa tangkai dan Air Suci Surgawi dengan kadar 100 persen . Senior Liu Ruxu silahkan memilihnya...'' ucap Fan Lao .


Tetua Liu Ruxu sedikit terkejut mendengar tuan muda Fan Lao ini ternyata sangat kaya , karena memiliki sumber daya yang sangat berharga .


Dia sangat penasaran dengan Mustika Monster Cacing iblis Pelahap jiwa dan Air Suci Surgawi dengan kadar 100 persen, karena rata-rata yang beredar di pasaran adalah Air Suci Surgawi dengan kadar 80 persen saja .


Tapi dia juga tertarik dengan Rumput Roh Darah Spiritual karena Asosiasi Gunung Huangshan sangat membutuhkan bahan ini untuk penelitian.


'' Boleh kah aku melihat semuanya , karena aku ingin memastikannya dan dapat dari mana tuan muda Fan Lao semua sumber daya itu....'' ucap tetua Liu Ruxu .


Lalu mengeluarkan Batu mustika Monster Cacing iblis Pelahap jiwa , mustika ini dia dapatkan ketika membantu pasukan Hunter ketika monster ini menyerang sebuah desa kecil .


Kemudian Fan Lao mengeluarkan 2 tangkai rumput Roh Darah Spiritual yang dia dapatkan di hutan terlarang ketika akan mencari Mata Air Suci Surgawi.


Setelah selesai bercerita kemudian Fan Lao langsung menunjukkan 1 botol Air Suci Surgawi dengan kadar 100 persen yang dia miliki .


Tetua Liu Ruku langsung mengambil botol berisi Air Suci Surgawi itu, lalu membuka isinya dan mencicipi beberapa tetes untuk merasakan apakah benar Air Suci Surgawi ini memiliki kadar 100 persen.


'' Air Suci Surgawi ini memang benar memiliki kadar 100 persen, karena memiliki energi yang sangat murni setelah aku menelannya . Berarti tuan muda Fan Lao memang benar menemukan Mata Air Suci Surgawi ini...?'' ucap tetua Liu Ruxu bersemangat , karena jika dirinya berendam di sana pasti kekuatannya bisa meningkat .

__ADS_1


" Benar senior Liu Ruxu , aku juga sempat berendam di sana sambil menikmati Air Suci Surgawi ini hingga puas . Hanya saja Mata Air Suci Surgawi ini selalu berpindah-pindah tempat sehingga jika kita ke sana sudah tidak ada lagi di tempat sebelumnya..." ucap Fan Lao berbohong , karena melihat gelagat tetua Liu Ruxu yang ingin pergi ke sana .


" Sungguh sangat di sayangkan sekali , seandainya tuan muda Fan Lao bisa menunjukkan mata Air Suci Surgawi ini kepadaku maka aku tidak akan meminta apapun dari tuan muda Fan Lao. Berhubung tuan muda Fan Lao tidak bisa menunjukan Mata Air Suci Surgawi ini maka aku akan mengambil 2 tangkai rumput Roh Darah Spiritual dan Air Suci Surgawi ini . Untuk pil pengering luka dan batu mustika Monster Cacing iblis Pelahap jiwa ini untuk tuan muda Fan Lao saja agar bisa meningkatkan kekuatan tuan muda Fan Lao..." ucap tetua Liu Ruxu .


Beruntung Fan Lao tadi hanya mengeluarkan 2 tangkai saja , seandainya mengeluarkan semuanya pasti tetua Liu Ruxu ini akan merampok semuanya .


Karena Fan Lao sudah tahu kalau Asosiasi Gunung Huangshan memang sangat membutuhkan Rumput Roh Darah Spiritual ini .


" Terima kasih banyak senior Liu Ruxu bersedia membimbingku..." ucap Fan Lao sangat hormat .


" Apakah hanya ini saja yang ingin Putri Xing Zhie sampaikan kepadaku...?'' tanya tetua Liu Ruxu.


" Iya guru , hanya itu yang ingin aku sampaikan kepada guru...'' ucap nona Xing Zhie.


" Besok aku akan menunggu tuan muda Fan Lao di Pucak gunung petir saat matahari terbit , jadi tuan muda Fan Lao harus bersiap di sana sebelum matahari terbit . Karena setelah itu aku juga harus segera mengajar di Asosiasi Gunung Huangshan ini....'' ucap tetua Liu Ruxu .


" Iya , besok pagi aku akan menunggu senior Liu Ruxu di sana...'' ucap Fan Lao .


" Baiklah kalau begitu aku pamit untuk kembali ke Asosiasi Gunung Huangshan, karena aku masih memiliki tugas yang harus ku selesaikan . Kamu tetaplah di sini untuk menemani putri Xing Zhie di sini bersama tuan muda Fan Lao...'' ucap tetua Liu Ruxu kepada nona Xiao Douya .


" Iya Guru...''


Kemudian tetua Liu Ruxu langsung berdiri , lalu turun dari sana meninggalkan mereka bertiga .


.

__ADS_1


.


...[ Bersambung ] ™...


__ADS_2