
.
.
Tuan muda Wei Hong langsung mengelengkan kepalanya , karena tebakan saudara Fan Lao masih salah .
Tapi tuan muda Wei Hong tidak menceritakan apa permasalahan nya , sehingga rekan rekan nya menjadi semakin penasaran .
'' Apakah nona Jiu Jizi sudah memiliki kekasih...?'' tebak tuan muda Juan Jiang.
Tuan muda Wei Hong langsung menggelengkan kepalannya tanda tebakan tuan muda Juan Jiang salah .
'' Apakah nona Jiu Jizi akan menikah..." tebak tuan muda Yun Xiang.
Tapi tuan muda Wei Hong lagi lagi menggelengkan kepalanya lagi tanda tebakan tuan muda Yun Xiang masih salah .
" Kalau semua tebakan rekan rekan salah , berarti nona Jiu Jizi sudah memiliki suami dan seorang anak...hahaha...?'' ucap Fan Lao Sambil terkekeh.
" Sialan kau saudara Fan Lao , dia itu masih gadis . Masalah ku sebenarnya adalah aku hanya sebatas berteman saja dengan nona Jiu Jizi ..." ucap tuan muda Wei Hong sambil tersenyum , karena telah berhasil membuat rekan rekannya kesal .
" Ah... Sialan kau saudara Wei Hong, ternyata kau sudah berani mengerjai kami ...." ucap Fan Lao .
" Aku sangat kesal kepada kalian semua karena tadi justru menertawakan ku dan tidak ada yang membelaku..." ucap tuan muda Wei Hong.
" Hahaha... Bagus...bagus.... Aku sangat senang melihat saudara Wei Hong sekarang sudah berani mendekati seorang gadis , tapi aku ingatkan kepada saudara Wei Hong jika memang mengagumi nona Jiu Jizi. Maka saudara Wei Hong harus segera mengungkapkan perasaan saudara Wei Hong kepada nona Jiu Jizi, karena jika terlambat sedikit saja nanti bisa di ambil orang..." ucap Fan Lao .
" Saudara Fan Lao tenang saja , aku juga baru hari ini mengenal dia . Tidak mungkin jika aku langsung mengungkapkan perasaanku kepadanya..." ucap tuan muda Wei Hong.
" Aku cuma mengingatkan saja , karena aku yakin banyak pemuda yang mendekati nona Jiu Jizi. Karena dia adalah gadis yang sangat cantik , lebih baik mengungkapkan perasaan sekarang dari pada terlambat lalu menyesal...hehehe... Urusan di tolak itu di pikir belakangan...." ucap Fan Lao
__ADS_1
" Iya iya , nanti malam aku akan mendekati dia lagi jika memang dia masih belum pulang..." ucap tuan muda Wei Hong lebih percaya diri , karena dia memang sangat mengagumi nona Jiu Jizi.
Buat apa dia menutupi nya , karena semua rekan rekannya tadi sudah tahu kalau dirinya memandang nona Jiu Jizi tanpa berkedip .
Setelah beberapa saat ada 3 pelayan yang datang membawa makanan pesanan mereka tadi , lalu ketiga pelayan ini langsung meletakkan makanan di atas meja .
" Silahkan di nikmati tuan muda..." ucap pelayan restoran ini ramah.
" Iya nona , tolong di buatkan minuman juga . Tapi hanya 7 gelas saja , karena tadi aku masih belum pesan..." ucap Fan Lao .
" Iya tuan muda , akan aku siapkan..."
Kemudian ketiga pelayan ini langsung pergi dari sana .
" Kenapa saudara Fan Lao memesan 10 porsi...?'' tanya tuan muda Wei Hong.
" Siapa tahu kalian ada yang masih kurang , jadi aku sengaja pesan lebih . Sekarang mari kita makan , nanti jika masih kurang maka akan aku pesankan lagi..." ucap Fan Lao .
Tuan muda Xing Luan langsung menanyakan mengenai Fan Lao mendapatkan koin emas tadi , karena Fan Lao tadi mangatakan akan menceritakan mengenai koin emas tadi kepada mereka .
Fan Lao langsung menceritakan kalau dirinya mendapat koin emas dari para musuh musuhnya yang berhasil dia kalahkan , dia juga menceritakan kalau dulu dia pernah berurusan dengan Bandit Gunung Tiga Dewa .
Setelah mengalahkan kelompok bandit ini dia menjadi memiliki koin emas yang cukup banyak, karena Bandit Gunung Tiga Dewa sebelumnya telah merampok orang orang yang ingin bermeditasi di Kuil Mistik Api .
Kemudian Fan Lao langsung memberi tahu kepada rekan rekannya kalau setiap kali berhasil mengalahkan musuh maka kita harus mengambil Cincin penyimpannya .
Sangat di sayangkan jika tidak mengambil cincin penyimpanan itu karena nanti nya justru akan di ambil oleh orang lain .
'' Maaf saudara Fan Lao , aku tidak setuju dengan saudara Fan Lao jika mengambil cincin penyimpanan milik musuh kita . Karena itu sama saja kita seperti perampok juga...'' ucap tuan muda Xing Luan.
__ADS_1
" Aku bisa mengerti maksud saudara Xing Luan , karena tindakanku sama dengan perampokan . Tapi terkadang kita juga harus melihat dulu siapa sebenarnya musuh kita , kalau memang musuh kita adalah orang jahat . Maka kita sah sah saja jika mengambil cincin penyimpannya , anggap saja itu adalah kompensasi yang kita dapatkan setelah berhasil menangkap orang jahat . Tapi jika kita adalah orang penting atau seorang guru maka jangan sekali kali melakukan ini , karena itu akan di contoh oleh banyak orang atau murid kita..." ucap Fan Lao .
" Aku setuju dengan gagasan saudara Fan Lao , apalagi waktu itu saudara Fan Lao telah mengalahkan kelompok bandit . Jadi kita bisa mengambil cincin penyimpanan itu karena mereka adalah orang jahat..." ucap tuan muda Wei Hong.
" Maaf bukannya aku mengajari kalian semua berbuat tercela , kalian boleh melakukannya jika itu menurut kalian benar . Tapi jika menurut kalian itu salah maka kalian jangan sampai melakukannya , karena aku tidak mau nanti kalian justru mengatakan kalau aku yang mengajari kalian berbuat tidak terpuji...." ucap Fan Lao .
" Iya aku mengerti saudara Fan Lao , kedepannya aku akan melakukan nya kepada orang jahat saja . Karena setelah aku pikir pikir ternyata ada benarnya jika kita mengambil cincin penyimpannya , karena orang jahat pasti mengumpulkan harta nya dengan cara yang tidak baik..." ucap tuan muda Xing Luan.
" Aku sangat senang mendengar saudara Xing Luan sudah bisa memahami pemikiranku..." ucap Fan Lao .
Kemudian Fan Lao langsung mengisyaratkan rekan rekan nya untuk menghabiskan sisa 3 piring makanan yang masih tersisa , karena melihat semua rekan rekannya telah menghabiskan makanan mereka .
" Saudara Fan Lao saja yang menghabiskan makanan ini , karena tadi hanya saudara Fan Lao saja yang mengeluarkan tenaga untuk mengalahkan Penguasa Kota Jiuyi , Betul apa tidak teman teman...?'' ucap tuan muda Wei Hong.
" Betul , saudara Fan Lao adalah pemimpin kelompok ini . Jadi jatah makanannya harus lebih banyak agar semakin kuat...hehehe...'' ucap tuan muda Xing Luan terkekeh.
" Benarkah , apa kalian tidak menyesal jika aku menghabiskan sisa makanan ini . Awas jika nanti di antara kalian ada yang meneteskan air liur ketika aku menikmati makanan ini...?'' ucap Fan Lao sambil memakan ayam bakarnya .
" Kami semua sudah kenyang , mungkin jika kami masih lapar pasti mau menghabiskan makanan ini..." ucap tuan muda Xiao Duan.
Kemudian Fan Lao langsung mengeluarkan Lang Ying di atas pangkuannya , lalu mengangkat satu piring dan di berikan kepada Lang Ying.
Sehingga Lang Ying langsung memakan makanan itu dengan cepat , lalu Fan Lao mengambil satu piring lagi untuk di berikan kepada Lang Ying .
Hanya butuh waktu 5 menit saja 3 piring makanan itu langsung habis tak tersisa.
.
.
__ADS_1
...[ Bersambung ] ™...