Lahirnya Kaisar Pembasmi Iblis

Lahirnya Kaisar Pembasmi Iblis
Eps 46 ~ Kembali ke desa Lou Tong.


__ADS_3

.


.


Fan Lao yakin tehnik pukulan Tapak Iblis Singa Emas ini akan semakin kuat jika dirinya di gabungkan dengan artefak Yunzhen.


Maka tehnik Tapak Iblis Singa Emas ini bisa memiliki daya hancur yang sangat dahsyat dan memiliki daya kejut yang sangat luar biasa.


Tadi Fan Lao sebenarnya tertarik dengan Tehnik Jari Petir yang bisa menusuk tubuh musuhnya hanya mengunakan jari saja , tapi Fan Lao teringat pesan dari paman Xiao Shen bahwa dirinya membutuhkan serangan jarak jauh sehingga Fan Lao membuang tehnik itu.


Seandainya di perbolehkan membawa 2 kitab sekaligus pasti Fab Lao akan menyimpan juga tehnik Jari Petir tadi.


Setelah 15 menit berlalu pintu perpustakaan ini bergetar sehingga kitab kitab yang berterbangan ini langsung menghilang , begitu juga tubuh Fan Lao yang langsung mendarat di lantai .


Setelah beberapa saat pintu perpustakaan kuno ini langsung terbuka sehingga Fan Lao langsung keluar dari sana sambil membawa kitab itu.


Fan Lao kemudian menunjukan kitab itu kepada kedua leluhur desa Yunshui dan kepala desa Yun Shenlin.


'' Kitab apa yang kamu dapatkan itu...?'' tanya kepala desa Yun Shenlin.


'' Tapak Iblis Singa Emas...''


'' Tehnik ini sangatlah kuat karena leluhur desa Yunshui dulu juga ada yang mempelajarinya , kitab ini dulu berasal dari dimensi Yunshui karena di sana adalah tempat tinggal siluman Singa Emas.


semoga tehnik itu bisa bermanfaat untuk mu dan selalu berguna ketika dalam pertarungan , di dalam cincin ini berisi 1 token perpustakaan kuno ini , 10 mustika siluman level 6 dan ada 10 ribu koin emas untuk pemenang utama dalam kompetisi ini ...''


Fan Lao jadi teringat roh Yun Qiang yang telah memberinya artefak Yunzhen jika berbicara tentang Siluman Singa Emas .


'' Terima kasih paman Yun Shenlin , kalau begitu aku mohon pamit untuk kembali ke desa ku lagi...'' ucap Fan Lao sambil menyimpan cincin itu.


'' Silahkan tuan muda Fan Lao...''


Fan Lao sangat senang mendapatkan koin emas sebanyak ini , karena dirinya sekarang mendadak menjadi kaya.


Kemudian Fan Lao juga berpamitan dengan kedua leluhur desa Yunshui dan tuan muda Lin Dong , lalu berjalan ke tempat paman Xiao Shen yang sedang menunggunya bersama paman Yun Jiang dan nona Yun Xielin.


Sesampainya di sana kemudian paman Xiao Shen langsung mengajaknya pulang .


Mereka berempat berjalan dengan santai sambil berbincang bincang.

__ADS_1


Fan Lao langsung menunjukan kitab yang dia dapatkan di perpustakaan kuno , kemudian Fan Lao meminta pendapat kepada paman Xiao Shen apakah itu sudah benar atau belum .


'' Menurutku ini sudah benar Fan Lao, kamu memang membutuhkan tehnik ini . Kitab ini akan akan aku pelajari dulu agar nantinya kamu lebih cepat memahaminya , sedangkan jika kamu sampai di rumah harus langsung fokus untuk menyerap pil dan batu mustika yang kamu dapatkan agar kekuatanmu segera menerobos ketingkat Dou Lang ...''


'' Iya paman...''


Sesampainya di depan rumah paman Yun Jiang kemudian paman Yun Jiang mengajak mereka berdua untuk mampir.


Paman Xiao Shen langsung mengajak Fan Lao untuk mampir sebentar karena bagaimana pun juga Yun Jiang adalah teman lamanya dulu .


Kemudian paman Yun Jiang langsung mengajak masuk ke dalam rumah menuju ruang makan .


Lalu mereka makan bersama di sana karena bibi Lin Xhie memasak sangat banyak dan sengaja mempersiapkan untuk mereka .


Bibi Lin Xhie ini ternyata berasal dari desa Lintian desa tempat tinggal tuan muda Lin Dong dan nona nona Lin Yun.


Bibi Lin Xhie ini ketika makan selalu menggoda Fan Lao agar sering mampir ke desa ini , karena bibi Lin Xhie ingin agar Fan Lao menikahi putrinya setelah tahu bahwa Fan Lao adalah pemuda yang pernah menolong putrinya.


Tapi bibi Lin Xhie tidak mengatakan nya secara langsung karena sedikit sungkan jika Fan Lao menolaknya.


Sedangkan Fan Lao hanya mengangguk saja meskipun di goda oleh bibi Lin Xhie seperti ini .


Paman Yun Jiang langsung menceritakan kepada istri dan putrinya siapa sebenarnya tuan muda Fan Lao itu .


Bahwa Fan Lao bukanlah anak dari Xiao Shen ataupun warga desa Lou Tong, karena Fan Lao berasal dari dimensi lain yaitu dimensi Roh .


Fan Lao juga ingin merebut kunci belenggu dimensi iblis ini yang ada di tangan Raja iblis Mo Wuyue agar bisa kembali ke dimensi Roh lagi.


Paman Yun Jiang sengaja menceritakan ini agar istrinya tidak terlalu berharap kepada Fan Lao agar mau menikahi Yun Xielin.


Bibi Lin Xhie dan nona Yun Xielin sedikit terkejut mendengar Fan Lao berasal dari dimensi lain yang sangat jauh , bibi Lin Xhie tidak mungkin rela jika putri satu-satunya di nikahi oleh Fan Lao karena nanti justru dia akan berpisah dengan putrinya.


****


Berpindah di tempat Fan Lao berada.


Sesampainya di gerbang Utara desa Yunshui kemudian mereka berdua langsung mengeluarkan roh beladiri masing masing , lalu menaikinya untuk pulang ke desa Lou Tong.


Fan Lao seperti biasanya mengikuti paman Xiao Shen di belangnya , Karena Roh Beladiri Kelelawar Api lebih cepat dari pada roh Beladiri Harimau Putih.

__ADS_1


Setelah 2 jam berlalu akhirnya mereka berdua sampai di gerbang desa Lou Tong .


Para warga desa banyak yang menyambut kedatangan mereka berdua .


'' Bagaimana saudara Xiao Shen, apakah Fan Lao berhasil memenangkan kompetisi ini...?'' tanya salah satu warga .


'' Benar , Fan Lao berhasil memenangkan kompetisi ini dan membawa nama baik desa Lou Tong ini...''


'' Benarkah...''


Kemudian Fan Lao langsung menunjukan lencana yang bergambar perpustakaan kuno kepada para warga desa Lou Tong.


Sehingga para warga satu persatu langsung memberi selamat kepada Fan Lao .


Fan Lao melihat nona Lin Zhiyan juga ada di sana yang juga memberi selamat kepada Fan Lao .


'' Selamat kakak Lao Gege berhasil memenangkan kompetisi ini...'' ucap nona Lin Zhiyan.


'' Apakah hanya ucapan selamat saja yang kamu berikan kepadaku , apakah adik Zhiyan tidak ingin memeluk kakak yang tampan ini...'' ucap Fan Lao sambil melebarkan kedua tanganya di hadapannya .


Wajah Nona Lin Zhiyan langsung memerah karena selalu di goda oleh Fan Lao , apalagi kali ini di depan banyak orang sehingga nona Lin Zhiyan langsung memberi pukulan yang sangat keras di dada Fan Lao.


Bughhhh...arghhhh ...


Fan Lao tampak sangat puas menggoda nona Lin Zhiyan, karena ketika marah seperti ini wajahnya bertambah semakin cantik .


Para warga yang ada di sana hanya tersenyum saja melihat Fan Lao dan nona Lin Zhiyan, para warga juga sadar kalau itu adalah urusan para pemuda karena mereka dulu ketika masih muda juga sering menggoda seorang gadis.


Setelah nona Lin Zhiyan telah pergi kemudian Fan Lao dan paman Xiao Shen langsung berpamitan untuk pulang ke rumah karena ingin segera beristirahat .


Sesampainya di rumah kemudian Fan Lao mandi dulu ke sungai sebelum menyerap pil dan mustika agar tubuhnya lebih segar .


Sedangkan paman Xiao Shen langsung ke rumah adiknya untuk meminta pil pesanannya dan memberitahu kalau Fan Lao berhasil memenangkan kompetisi ini .


Paman Xiao Shen sangat senang mendengar Fan Lao berhasil memenangkan kompetisi ini , karena sudah sangat lama desa Lou Tong tidak bisa memenangkan kompetisi ini .


.


.

__ADS_1


...[ Bersambung ] ™...


__ADS_2