
.
.
Setelah 30 menit berlalu akhirnya keempat jendral tadi sampai di barak militer , kemudian mereka mendarat tepat di halaman barak militer .
Mereka berempat langsung melompat dari punggung roh beladiri Phoenix Api mereka masing masing , lalu menyimpan roh beladiri mereka ke dalam lautan jiwa mereka .
Semua jendral ini memiliki roh Beladiri Phoenix Api , karena syarat mutlak menjadi seorang jendral adalah memiliki roh Beladiri Phoenix.
Kemudian jendral Xing Liu langsung mengajak jendral Lin Langtian ke balai pengobatan .
" Maaf jendral Xing Liu , aku tidak perlu ke balai pengobatan . Karena aku tadi sudah di beri tuan muda Fan Lao 1 tangkai rumput Roh Darah Spiritual , jadi aku hanya perlu istirahat saja untuk memulihkan tubuhku..." ucap jendral Lin Langtian.
Jendral Xing Liu dan kedua jendral lainnya sangat terkejut mendengar tuan muda Fan Lao telah memberi jendral Lin Langtian 1 tangkai rumput Roh Darah Spiritual , berarti jendral Lin Langtian ini telah berselisih dengan kaisar Xing Shan.
" Kenapa kamu berselisih dengan yang mulia kaisar Xing Shan , apakah dia marah karena kamu sering berbicara 4 mata dengan permaisuri Lin Yun...?" tanya jendral Xing Liu.
" Aku tadi tidak berselisih dengan yang mulia , tapi aku tadi berselisih dengan tuan muda Fan Lao..." ucap jendral Lin Langtian.
Ketiga jendral lainnya menjadi bingung mendengar pernyataan jendral Lin langtian ini .
Kemudian jendral Lin Langtian langsung menceritakan detail kejadian nya tanpa ada yang dia tutup-tutupi, dia menceritakan semuanya mulai dari awal datang ke puncak gunung hingga bisa di kalahkan oleh tuan muda Fan Lao dengan satu pukulan saja.
Jendral Lin Langtian juga mengatakan kalau pukulan tuan muda Fan Lao ini memiliki daya kejut yang sangat luar biasa , sehingga membuat tulang tulangnya terasa seperti remuk .
Beruntungnya tadi tuan muda Fan Lao memberikan 1 tangkai rumput Roh Darah Spiritual, sehingga bisa langsung meregenerasi kembali tulang tulangnya yang telah remuk.
Ketiga jendral ini sangat terkejut mendengar jendral Lin Langtian di kalahkan hanya dengan satu pukulan saja , mereka menjadi penasaran dengan kekuatan pukulan tuan muda Fan Lao ini .
__ADS_1
Kalau di lihat dari segi kekuatan memang jendral Lin Langtian yang unggul , kira kira sekuat apakah pukulan tuan muda Fan Lao ini hingga bisa mengalahkan jendral Lin Langtian hanya dengan satu pukulan saja.
Hanya rasa penasaran saja yang ada di benak ketiga jendral ini , karena baru kali ini mereka mendengar ada pukulan yang bisa memiliki daya kejut yang sangat luar biasa.
'' Setelah ini aku tidak akan menggangu tuan muda Fan Lao lagi , karena dia tenyata adalah pemuda yang sangat baik . Aku tidak akan lagi menuruti keinginan ibu permaisuri Lin Yun yang ingin menjadikan aku sebagai suami putri Xing Zhie , karena aku sadar bahwa tidak ada yang bisa memaksa hati putri Xing Zhie . Bahkan yang mulia kaisar Xing Shan tadi juga berkata begitu kepadaku...'' ucap jendral Lin Langtian .
'' Aku sangat senang mendengar jendral Lin Langtian sudah sadar , kami bertiga sebelum nya juga tidak setuju jika jendral Lin Langtian menuruti permintaan ibu permaisuri Lin Yun . Karena jendral Lin Langtian juga berhak memilih jalan hidup sendiri tanpa ada orang yang mengaturnya , kalau begitu sekarang kamu beristirahatlah ke kamar karena aku merasakan aura yang mulia kaisar Xing Shan sepertinya akan ke sini...'' ucap jendral Xing Liu sambil menepuk punggung jendral Lin Langtian.
'' Terima kasih kalian bertiga sudah mengerti posisiku , kalau begitu aku akan masuk ke kamar dulu..."
" Iya silahkan..."
Kemudian jendral Lin Langtian langsung berjalan menuju kamarnya , sedangkan jendral Xing Liu dan kedua rekannya tetap di sana untuk menunggu kaisar Xing Shan .
Setelah 1 menit berlalu kaisar Xing Shan akhirnya datang ke sana , lalu mendarat di dekat mereka bertiga .
" Aku berharap kalian bertiga bisa menasihati jendral Lin Langtian agar berprilaku sopan tidak mudah menyinggung seseorang lagi , dia adalah satu satu jendral muda di kekaisaran ini . Jadi aku juga memiliki harapan besar kepadanya agar dia menjadi jendral yang kuat dan berbudi luhur , karena seseorang pemimpin tidak boleh memiliki sifat sombong yang merendahkan seseorang dengan begitu mudahnya ..." ucap kaisar Xing Shan.
" Baiklah kalau begitu aku pulang dulu karena hanya itu yang ingin aku sampaikan kepada kalian bertiga , sekarang kalian bertiga segeralah beristirahat...'' ucap Kaisar Xing Shan.
'' Kami mengerti yang mulia...'' ucap mereka bertiga serempak .
Kemudian kaisar Xing Shan langsung menaiki roh beladiri Phoenix Petir, lalu terbang menuju istana kekaisaran .
Kaisar Xing Shan langsung mendarat tepat di depan rumahnya , lalu melompat dari punggung roh beladiri Phoenix Petir dan langsung menyimpan roh beladirinya.
Kaisar Xing Shan melihat putrinya sedang duduk sendiri di teras rumahnya , kemudian Kaisar Xing Shan langsung mendekati putrinya .
Lalu kaisar Xing Shan langsung duduk di samping putri nya .
__ADS_1
'' Tumben ayah pulang malam seperti ini...?'' ucap nona Xing Zhie.
" Ayah tadi habis makan ayam bakar , karena sudah lama tidak makan ayam bakar..." ucap kaisar Xing Shan.
" Kenapa tidak mengajak ku juga...? Ucap putri Xing Zhie manja.
Kemudian kaisar Xing Shan langsung menceritakan kalau dirinya dari Pucak gunung Petir , lalu membakar ayam bakar di sana bersama dengan tuan muda Fan Lao .
Kaisar Xing Shan juga menceritakan semua kejadian yang ada di puncak gunung Petir mengenai perselisihan tuan muda Fan Lao dan jendral Lin Langtian.
Kaisar Xing Shan menceritakan dari awal sampai akhir semua kejadian tanpa menutupinya sama sekali .
Putri Xing Zhie sedikit terkejut mendengar tuan muda Fan Lao telah berselisih dengan jendral Lin Langtian , sebelumnya putri Xing Zhie sudah menduga ini pasti akan terjadi .
Tapi putri Xing Zhie sedikit lega ketika mengetahui tuan muda Fan Lao memberi 1 tangkai rumput Roh Darah Spiritual setelah mengalahkan jendral Lin Langtian , putri Xing Zhie yakin jendral Lin Langtian pasti akan semakin menghormati tuan muda Fan Lao setelah kejadian ini .
" Zhie'er, sekarang ayah mau bertanya kepadamu . Tapi kamu harus menjawabnya dengan jujur...?" ucap kaisar Xing Shan.
" Ayah mau bertanya apa kepadaku...?" ucap nona Xing Zhie dengan jantung yang berdetak kencang .
Karena ini pasti mengenai hubungan nya dengan tuan muda Fan Lao .
'' Aku tahu kalau jendral Lin Langtian dan tuan muda Fan Lao mengamgumi mu , hanya saja tuan muda Fan Lao ini sangat pandai menyembuyikan perasaannya . Tapi aku bisa melihat dari cara dia memandang mu dan cara bicara nya ketika bersamamu , kalau kamu di beri pilihan akan memilih jendral Lin Langtian atau tuan muda Fan Lao...?'' ucap kaisar Xing Shan memberi pilihan .
'' Kenapa ayah menanyakan soal itu , sedangkan ayah sendiri sudah tahu aku akan menjawab apa . Bukankah ayah juga bisa melihat dari tatapan mataku....'' ucap nona Xing Zhie.
Kaisar Xing Shan hanya bisa mengerutkan keningnya mendengar putri nya memutar balikan pertanyaannya , dia sangat bangga kepada putrinya yang bisa berbicara begitu lugas dan bisa membaca situasi.
.
__ADS_1
.
...[ Bersambung ] ™...