Lahirnya Kaisar Pembasmi Iblis

Lahirnya Kaisar Pembasmi Iblis
Eps 206 ~ Rumah Bordil Mawar Hitam 3 .


__ADS_3

.


.


Setelah 5 menit berlalu Fan Lao telah selesai menyerap kekuatan dan jiwa tetua Bai Lang .


Kemudian Fan Lao langsung menarik kembali Pusaka Cakar Jiwa Iblis nya , tubuh tetua Bai Lang sekarang seperti seorang kakek tua yang memiliki kulit keriput dan aura kehidupan yang sangat lemah .


Lalu Fan Lao langsung menusuk dada tetua Bai Lang ini pedang Darah Surgawi


Jlebb.


Tetua Bai Lang langsung mati seketika , karena Fan Lao menusuk tepat di jantungnya .


Lalu Fan Lao langsung menarik kembali pedangnya , lalu keluar dari sana untuk menemui rekan rekan nya , ternyata di depan kamar hanya ada tuan muda Juan Jiang dan nona Liu Mei saja.


Lalu Fan Lao menghampiri mereka berdua .


'' Apakah tetua Bai Lang memiliki keluarga atau klan...?'' tanya Fan Lao kepada nona Liu Mei .


'' Tidak tuan muda , menurut kabar yang aku dapatkan istrinya dulu telah di bunuh oleh seseorang . Jadi dia di rumah bordil ini hidup bersama para pengawalnya dan para wanita penghibur seperti aku ini....'' ucap nona Liu Mei .


" Terus bagaimana dengan nona Liu Mei , apakah masih memiliki keluarga atau anak..." tanya Fan Lao.


" Iya tuan muda , aku adalah seorang janda yang memiliki seorang anak perempuan yang masih berumur 4 tahun dan ibu yang sudah tua..." ucap nona Liu Mei .


" Biasanya nona Liu Mei mendapatkan berapa keping koin emas setelah menemani tetua Bai Lang, karena aku telah merampas cincin penyimpanan milik tetua Bai Lang. Aku yakin nona Liu Mei membutuhkan koin emas itu untuk kebutuhan anak dan ibu nona Liu Mei ..." tanya Fan Lao .


" 100 koin emas tuan muda..."


Kemudian Fan Lao langsung mengeluarkan cincin penyimpanan milik tetua Bai Lang tadi dan satu cincin kosong , lalu mengisi cincin kosong dengan 10 ribu koin emas .


Karena di dalam cincin penyimpanan milik tetua Bai Lang ada lebih dari 100 ribu koin emas .

__ADS_1


" Di dalam cincin ini ada 10 ribu koin emas , nanti koin emas ini bisa di gunakan untuk kebutuhan keluarga nona dan usaha kecil kecilan . Aku sebenarnya tidak mau mengurusi pekerjaan seseorang , tapi apakah nona Liu Mei tidak malu jika suatu hari nanti putri nona tahu pekerjaan nona seperti ini. Kedepannya nona berhentilah menjadi wanita penghibur seperti ini , lebih baik nona bekerja yang lebih baik demi masa depan putri nona Liu Mei ...? tanya Fan Lao sambil memberikan cincin penyimpanan yang sudah dia siapkan tadi.


'' Terima kasih banyak tuan muda sudah memberikan koin emas yang sangat banyak kepadaku , aku yakin dengan koin emas sebanyak ini pasti bisa membuka usaha baru . Aku sebelumnya juga sudah berfikir seperti itu , hanya saja aku tidak memiliki modal untuk usaha . Jadi aku terpaksa melakukan pekerjaan ini...'' ucap nona Liu Mei .


'' Sudahlah tidak apa apa , yang lalu biarlah berlalu . Jika nona Liu Mei bisa berubah menjadi orang baik aku yakin pasti ada seseorang yang akan menikahi nona Liu Mei , karena nona Liu Mei masih muda dan cantik . Bagaimana dengan teman teman nona Liu Mei yang ada di ruang bawah tanah , apakah mereka berasal dari luar kota ini...?'' tanya Fan Lao .


'' Benar tuan muda , mereka adalah para wanita dari luar kota Beiwang ini . Jadi mereka kalau siang begini selalu menempati ruang bawah tanah...'' ucap nona Liu Mei .


'' Baiklah kalau begitu sekarang nona segeralah pulang , nanti aku minta tolong kepada nona Liu Mei untuk memberi tahu penguasa kota Beiwang ini . Katakan kepada nya kalau aku telah membunuhnya karena dia telah bersalah menculik para gadis gadis di wilayah timur ini , maaf aku tidak bisa menemuinya karena aku harus segera melanjutkan misi ku....'' ucap Fan Lao .


'' Iya tuan muda , nanti akan aku sampaikan kepada nya . Apakah benar nama tuan muda adalah Fan Lao , karena aku akan selalu mengingat kebaikan tuan muda...'' tanya nona Liu Mei .


'' Benar nona , katakan yang telah membunuh tetua Bai Lang adalah anggota pasukan Hunter ...'' ucap Fan Lao .


'' Iya tuan muda Fan Lao , kalau begitu aku mohon pamit...''


'' Iya silahkan...''


Kemudian nona Liu Mei langsung menuruni tangga dengan perasaan yang sangat bahagia , karena dia sangat beruntung bisa mendapatkan koin emas sebanyak ini .


Sesampainya di lantai 1 Fan Lao melihat rekan rekannya ternyata sedang duduk bersantai di tempat biasanya orang minum .


Nona Liu Mei langsung mengucapkan terima kasih dan berpamitan kepada rekan rekan Fan Lao , setelah berpamitan kemudian nona Liu Mei mengunakan jubah yang sangat tertutup untuk menyamarkan penampilan nya .


Lalu keluar dari sana melewati pintu utama rumah bordir yang sudah rusak , karena rekan rekan Fan Lao tadi yang merusaknya .


Agar rumah bordil ini tidak bisa di gunakan lagi .


'' Apakah kalian sudah membereskan para bawahan tetua Bai Lang...?'' tanya Fan Lao .


'' Sudah saudara Fan Lao , tinggal yang ada di ruang bawah tanah saja....'' ucap tuan muda Wei Hong.


'' Kalau begitu mari kita ke sana...'' ajak Fan Lao .

__ADS_1


Kemudian mereka berenam langsung berjalan menuruni tangga menuju ruang bawah tanah .


Sesampainya di ruang bawah tanah Fan Lao sudah tidak melihat dua penjaga tadi , karena di sana hanya tinggal para wanita saja .


Kemudian Fan Lao mengajak rekan rekannya untuk menemui para wanita yang sedang bersantai di depan kamar .


Tapi ketika Fan Lao dan rekan rekan akan menghampiri mereka tiba tiba satu persatu para wanita ini langsung masuk ke dalam kamar , hanya tinggal satu wanita saja yang tersisa di depan kamar .


'' Kenapa nona tidak masuk ke dalam kamar juga...'' ucap Fan Lao .


'' Ada apa kalian datang ke sini , pasti kalian akan mencari masalah dengan kami...'' ucap wanita yang tersisa sangat sinis .


'' Maaf nona , aku tidak mengerti apa maksud perkataan nona . Aku datang ke sini dengan niat baik baik tapi justru nona mengatakan seperti itu kepada kami , kalau begitu silahkan di lanjutkan istirahatnya . Aku hanya ingin menyampaikan kepada nona bahwa aku telah membunuh tetua Bai Lang , karena dia terlibat penculikan para gadis di paviliun Youzui . Aku mengurungkan niatku untuk memberi nona koin emas , karena nona sangat sinis kepada kami...'' ucap Fan Lao sambil berbalik badan , lalu mengajak rekan rekannya pergi dari sana .


Nona ini sangat terkejut mendengar tetua Bai Lang telah di bunuh , karena tetua Bai Lang adalah orang yang melindungi mereka di sini .


Berarti mereka sekarang sudah tidak bisa bekerja di sini lagi , karena pelanggan nya pasti tidak akan mau membayar mereka jika tidak ada orang kuat yang melindungi mereka .


Wanita ini menjadi bingung sendiri , karena tadi dia sangat sinis kepada para pemuda ini .


Ternyata para pemuda ini memiliki niat baik kepada mereka .


'' Tunggu tuan muda...'' ucap nona yang ada di depan kamar memberanikan diri .


Fan Lao dan rekan rekan langsung berhenti , tapi mereka tidak ada yang berbalik badan .


Karena menunggu apa maksud nona ini menghentikan mereka.


Kemudian nona ini langsung berjalan mendekati Fan Lao dan rekan rekan yang sudah berjalan sejauh 10 meter .


.


.

__ADS_1


...[ Bersambung ] ™...


__ADS_2