
.
.
Setelah Roh Beladiri Kelelawar Api telah terbang masuk ke dalam desa Anming kemudian Fan Lao mengajak rekan rekannya untuk berdiskusi .
'' Menurut rekan rekan bagaimana, apakah di antara kalian ada yang ingin masuk ke dalam...?'' tanya Fan Lao .
'' Menurutku kita di sini saja saudara Fan Lao , jika kita masuk ke dalam untuk menangkap penculik ini maka masalah ini tidak akan pernah selesai . Karena kita tidak akan pernah menemukan markas penculik ini..." ucap tuan muda Xiao Duan.
" Aku juga setuju dengan saudara Xiao Duan, kita korbankan saja salah satu gadis desa ini biar di bawa kabur oleh penculik ini . Karena ini demi kebaikan untuk semua warga desa agar masalah ini cepat terselesaikan , aku yakin saudara Fan Lao tadi pasti mengintruksikan Roh Beladiri Kelelawar Api untuk mengikuti kemanapun penculik ini akan pergi...'' ucap tuan muda Yun Xiang.
'' Benar saudara Yun Xiang, nanti jika penculik ini kabur maka kita akan mengintai mereka dari kejauhan saja . Nanti jika Roh Beladiri ku sudah menemukan persembuyian mereka maka kita langsung saja mengobrak Abrik markas mereka....'' ucap Fan Lao .
'' Tapi bagaimana jika penculik, ini kabur tidak lewat gerbang ini , bukankah kita tidak bisa mengikuti penculik ini....'' ucap tuan muda Juan Jiang .
'' Iya , kita memang tidak bisa mengikuti mereka . Tapi setidaknya roh beladiri ku sudah tahu tempat persembuyian mereka , jadi untuk saat ini kita hanya bisa mengandalkan Roh Beladiri Kelelawar Api untuk membantu kita . Jika kita berpencar maka kekuatan kita akan berkurang dan nanti kita akan sulit jika ingin berkumpul lagi saat akan pergi dari sini...'' ucap Fan Lao .
'' Saudara Fan Lao benar juga , kalau begitu kita tunggu saja semoga penculik itu lewat gerbang ini agar kita bisa mengintai mereka....'' ucap tuan muda Juan Jiang .
'' Sekarang menurut kalian ke mana perginya penculik ini jika tiba tiba menghilang di antara reruntuhan desa yang terbengkalai...?'' ucap Fan Lao ingin tahu apa pendapat rekan rekannya .
'' Aku yakin mereka telah memiliki ruang bawah tanah yang sengaja di bangun untuk tempat persembuyian , hanya saja tempat ini akan tertutup pasir saat ada orang yang mendekat ke sana atau ada lubang tersembunyi jika ingin masuk ke dalam ruang bawah tanah...'' ucap tuan muda Shen Lin .
'' Apakah teman teman memiliki pendapat lain...?''
'' Tidak saudara Fan Lao , kami juga memiliki pendapat yang sama seperti saudara Shen Lin . Kalau mereka pasti bersembunyi di ruang bawah tanah...'' Ucap tuan muda Xiao Duan.
'' Menurut saudara Yun Xiang bagaimana , karena saudara Yun Xiang adalah warga wilayah timur ini . Pasti saudara Yun Xiang memiliki pendapat lain selain ruang bawah tanah...?'' tanya Fan Lao .
__ADS_1
'' Pendapat ku masih sama dengan yang lainnya , tapi ada satu kemungkin lagi yaitu ruang bawah tanah mereka ini terhubung dengan suatu tempat . Karena mereka membangun sebuah lorong bawah tanah...'' ucap tuan muda Yun Xiang.
'' Bukankah itu sangat mustahil jika membuat lorong bawah tanah di dalam pasir , karena akan mudah longsor....'' ucap Fan Lao .
'' Tidak saudara Fan Lao , seseorang yang memiliki elemen Es bisa membuat lorong bawah tanah dengan mudah . Karena mereka biasa melapisi lorong mereka mengunakan Elemen Es nya sehingga lorong bawah tanah ini sangat kokoh...'' ucap tuan muda Yun Xiang.
'' Jadi seperti , kalau boleh tahu siapa di antara kalian yang memiliki elemen Es...?'' tanya Fan Lao .
Semua rekan Fan Lao langsung mengelengkan kepalanya satu persatu.
'' Mungkin hanya aku saja di sini yang memiliki elemen Es...'' ucap tuan muda Yun Xiang sambil menunjukkan jarum Es yang tiba tiba muncul di atas telapak tangannya .
'' Kau sunguh sangat beruntung jika memiliki elemen Es, karena sangat berguna jika berada di wilayah berpasir ini...''ucap Fan Lao memuji .
Setelah beberapa saat mereka melihat ada 3 orang berpakaian hitam yang menaiki roh Beladiri Phoenix Api sambil membawa 3 gadis , mereka bertiga terbang tepat di atas kepala Fan Lao dan rekan rekannya yang sedang berdiskusi.
Ketiga orang ini langsung melempar kan bola racun Ilusi Kegelapan ke arah Fan Lao dan rekan rekannya, sehingga racun ini langsung meledak dan menyebar di tubuh mereka bertujuh .
Tapi mereka masih bisa melihat ketiga penculik ini yang terbang ke arah kota Yunnan , sedangkan Roh Beladiri Kelelawar Api terbang mengikuti mereka dari kejauhan.
Setelah beberapa saat satu persatu warga mulai berdatangan ke sana sambil berteriak penculik .
Kemudian Fan Lao mengajak rekan rekannya untuk berdiri , karena mereka harus menyapa para warga agar lebih tenang .
Para warga sangat terkejut melihat 7 pemuda tiba tiba berdiri , karena para warga mengira para pemuda ini terkena efek racun milik penculik tadi.
'' Aku mohon para warga untuk tetap tenang , masalah ini serahkan saja kepada kami . Karena kami adalah murid Asosiasi Gunung Huangshan yang di tugaskan untuk menyelidiki masalah penculikan ini...'' ucap Fan Lao .
'' Kalau begitu kalian harus bergerak cepat untuk mengejar penculik itu , sebelum putriku menghilang . Jika kalian berhasil menyelamatkan putriku maka aku akan menikahkan kalian dengan putriku ....'' ucap salah satu warga .
__ADS_1
'' Kita harus menjaga jarak jika ingin mengetahui markas mereka , karena roh beladiri ku sudah mengikuti mereka bertiga tadi . Kalau begitu kami bertujuh mohon pamit untuk mengintai mereka...'' ucap Fan Lao .
Kemudian rekan rekan Fan Lao langsung mengeluarkan roh beladiri mereka masing masing , lalu menaikinya dan terbang ke arah kota Yunnan .
Sedangkan Fan Lao menaiki Lang Ying karena roh beladiri nya mengintai penculik tadi , mereka terbang dengan kecepatan penuh karena mereka bertujuh sudah tidak bisa melihat ketiga penculik tadi .
Tapi mereka bertujuh masih bisa merasakan aura ketiga penculik tadi , sehingga mereka terus melanjutkan terbang ke arah kota Yunnan.
Mereka terbang sambil melawan hawa dingin udara gurun pasir, beruntung mereka tadi sudah meminum minuman yang di berikan oleh nona Liu Ling sehingga tubuh mereka terasa hangat dari dalam .
****
Berpindah di tempat ketiga penculik yang di kejar oleh Fan Lao dan rekan rekannya.
Mereka terus terbang dengan kecepatan penuh sambil tersenyum puas , karena mereka berhasil mendapatkan 3 gadis lagi .
Ketiga penculik ini tetap tenang meskipun samar samar merasakan ada yang mengikuti mereka bertiga , karena tidak ada orang yang mengetahui tempat persembuyian mereka .
Setelah 2 jam berlalu akhirnya mereka sampai di rerentuhan bekas desa Anming , kemudian mereka langsung mendarat di salah satu bangunan tempat persembuyian mereka .
Lalu mereka langsung melompat dari punggung roh beladiri Phoenix Api mereka sambil membopong gadis yang telah mereka culik , kemudian salah satu dari mereka langsung menarik sebuah tuas yang tersembunyi di bagian pojok bangunan ini .
Karena tuas ini di gunakan untuk membuka jalan masuk menuju tempat persembuyian mereka .
Sehingga batu yang ada di tengah tengah bangunan ini langsung bergeser dan memperlihatkan sebuah tangga yang turun ke bawah .
Lalu mereka bertiga langsung berjalan menuruni tangga ini , setelah mereka bertiga telah masuk kemudian batu yang ada di tengah tengah bangunan ini langsung bergeser lagi menutupi jalan menuju ruang bawah tanah .
.
__ADS_1
.
...[ Bersambung ] ™...