
.
.
Setelah mereka berdua duduk kemudian nona Gui Mei langsung membuka suara.
" Tuan muda Fan Lao , kenalkan dia adalah ayahku Gui Yan dan dia adalah paman Gui Wang..."
" Salam kenal paman Gui Yan dan paman Gui Wang , namaku adalah Fan Lao berasal dari desa Lou Tong..."
" Salam kenal juga tuan muda Fan Lao..."
" Ayah , tuan muda Fan Lao ini adalah pemuda yang telah menolongku dari sergapan 2 orang bepakaian hitam ketika aku pulang dari penginapan..." ucap nona Gui Mei berbohong , karena dia juga harus memastikan ayahnya mau menerima tuan muda Fan Lao di klan ini .
Tetua Gui Yan dan tetua Gui Wang sedikit terkejut mendengar Gui Mei ternyata telah di sergap oleh orang yang sama dengan orang yang telah membunuh Patriak klan Gui.
" Terima kasih tuan muda Fan Lao sudah menolong putriku , aku tidak akan pernah melupakan kebaikan tuan muda Fan Lao...."
" Sama sama paman Gui Yan , sebenarnya aku yang membahayakan nona Gui Mei ini . Karena sebelumnya nona Gui Mei ini telah menyembuyikan keberadaan ku dari incaran para pembunuh bayaran ini..."
" Kenapa pembunuh bayaran ini juga mencari tuan muda Fan Lao , sebenarnya ada masalah apa tuan muda Fan Lao dengan pembunuh bayaran ini...?"
Kemudian Fan Lao langsung menceritakan semua kejadian dirinya ketika memiliki masalah dengan para pembunuh bayaran ini .
Fan Lao menceritakan awal mula bertemu mereka ketika ingin merampok tetua Luo Zhan di barat kota Guiyang dan di hadang mereka di dalam hutan di wilayah timur kota Guiyang ini ketika ingin pergi ke ibukota kekaisaran Xing.
Tapi Fan Lao tidak menceritakan apa yang dia lihat ketika berada di rumah alkemis Han Feng , karena itu masih belum tahu kebenarannya .
" Terus apakah tuan muda Fan Lao sudah tahu identitas para pembunuh bayaran ini...?"
" Aku sedikit mengetahui identitas mereka , tapi aku masih belum memastikan kebenarannya . Karena waktu itu ada satuborang yang berhasil kabur dari pertarungan , sehingga roh beladiri ku langsung mengikuti pembunuh bayaran yang kabur ini . Setelah mengikutinya ternyata pembunuh bayaran ini bermarkas di rumah alkemis Han Feng..."
Paman Gui Yan dan dan paman Gui Wang sangat terkejut mendengar berita ini , karena alkemis Han Feng adalah orang baik di kota ini .
__ADS_1
" Tujuan ku datang ke klan ini sebenarnya ingin meminta bantuan kepada paman Gui Yan mengenai pil ini..." Ucap Fan Lao sambil mengeluarkan 4 botol pil pengering luka.
" Memangnya ada apa dengan pil ini...?"
" Apakah paman tahu itu adalah pil apa...?"
Kemudian paman Gui Yan langsung membuka tutup botol pil itu , lalu mengeluarkan satu butir pil untuk di periksanya.
Paman Gui Yan juga mencium aromanya untuk mengetahui bahan pil ini .
" Dari aroma yang aku kenal , sepertinya ini adalah pil pengering luka . Hanya saja pil ini kekurangan 1 bahan saja yaitu rumput Roh Darah Spiritual...''
'' Apakah paman Gui Yan yakin...?"
" Yakin sekali tuan muda Fan Lao , memangnya tuan muda Fan Lao dapat dari mana pil ini...?"
" Aku kemarin meminta bantuan kepada alkemis Han Feng untuk membuatkan pil ini , waktu itu aku telah memberi alkemis Han Feng 2 tangkai rumput Roh Darah Spiritual. Aku baru menyadari tadi pagi kalau pil ini adalah pil palsu , karena setelah penyerangan tadi pagi aku langsung menelan 3 pil ini sekaligus . Tapi ternyata pil ini tidak memiliki efek apa pada luka ku , makanya aku butuh bantuan paman Gui Yan untuk memastikannya..."
" Apakah waktu memurnikan pil ini tuan muda Fan Lao tidak melihatnya secara langsung...?"
" Perbuatan alkemis Han Feng ini sungguh sangat memalukan , karena sudah mencoreng nama baik alkemis..."
" Kamu benar saudara Gui Yan , aku tidak habis pikir kenapa alkemis Gui Yan sampai melakukan perbuatan memalukan seperti ini..." ucap tetua Gui Wang.
" Terus tuan muda Fan Lao akan ke mana setelah ini , apakah tuan muda Fan Lao ingin menyerang rumah alkemis Han Feng...?"
" Ya , tapi aku akan menyerang mereka besok pagi saja . Karena hari ini aku harus menyiapkan semuanya , apakah paman Gui Yan tahu tingkat kekuatan alkemis Han Feng...?"
" Aku tidak tahu tuan muda Fan Lao , karena alkemis Gui Yan selalu menyembuyikan kekuatannya . Kalau begitu hari ini aku akan mengirim beberapa mata mata untuk menyelidiki rumah alkemis Han Feng , kalau memang markas para pembunuh bayaran ini ada di rumah alkemis Han Feng . Maka besok para anggota klan Gui akan membantu tuan muda Fan Lao menyerang rumah alkemis Han Feng , karena kejahatan ini tidak bisa di biarkan begitu saja ..."
'' Aku sangat senang jika para anggota klan Gui mau membantuku , karena ini adalah salah satu penyemangat ku . Aku sampai sekarang masih penasaran dengan kematian penguasa kota Guiyang ini , karena aku yakin alkemis Han Feng membunuh penguasa kota karena memiliki tujuan lain . Karena kalau hanya masalah jabatan saja dia tidak mungkin melakukan tindakan sampai sekejam ini...''
'' Mengenai masalah itu aku tidak bisa bercerita kepada tuan muda Fan Lao , karena itu adalah rahasia klan kami . Jadi aku harap tuan muda Fan Lao bisa mengerti maksudku...''
__ADS_1
Fan Lao hanya tersenyum di dalam hati mendengar mereka menyembunyikan sesuatu darinya , tapi nanti pasti Fan Lao mengetahui apa sebenarnya yang mereka sembunyikan darinya .
Karena nanti malam Fan Lao berencana untuk menyelidiki klan Gui ini dengan bantuan Roh Beladiri Kelelawar Api , nanti roh beladiri nya bisa pergi ke istana kuno untuk menyelidiki di sana atau menguping pembicaraan para tetua klan Gui ini .
****
'' Iya paman Gui Yan , aku bisa mengerti karena itu pasti suatu rahasia yang sangat berharga untuk klan ini . Tapi boleh kah aku minta ijin untuk tinggal di klan ini malam ini saja , besok pagi pagi sekali aku akan langsung pergi ke rumah alkemis Han Feng...''
'' Tuan muda Fan Lao silahkan tidur di rumahku saja , malam ini aku tidur sendirian di rumah . Karena putri ku tidur di tempat kerjanya...'' Ucap paman Gui Wang.
'' Terima kasih paman Gui Wang...''
'' Sekarang tuan muda Fan Lao tetap lah di sini bersama putriku , karena aku akan menyusun rencana mengenai penyelidikan ke rumah alkemis Han Feng...''
'' Iya silahkan paman Gui Yan...''
Kemudian paman Gui Yan dan paman Gui Wang langsung keluar dari sana , setelah mereka berdua telah keluar kemudian Fan Lao dan nona Gui Mei berbicang bincang di sana sambil menunggu malam tiba.
.
****
Berpindah di rumah alkemis Han Feng.
Para bawahannya yang bertugas untuk menyandera nona Gui Mei tadi langsung memberi laporan mengenai kegagalan mereka .
'' Aku tidak habis pikir ternyata kalian berdua telah gagal untuk menyandera gadis lemah ini , apakah bayaran dariku selama ini masih kurang ..?'' bentak alkemis Han Feng sangat kesal .
Karena sebelumnya alkemis Han Feng ingin mengunakan nona Gui Mei sebagai bahan pertukaran dengan pusaka miliki klan Gui .
.
.
__ADS_1
...[ Bersambung ] ™...