
.
.
Setelah mereka masuk ke dalam penginapan lalu berjalan mendekati meja resepsionis .
Fan Lao melihat resepsionis penginapan ini ternyata lumayan cantik , memakai hanfu berwarna merah dan berkulit putih seperti giok.
Lalu Fan Lao melihat ke arah rekan rekannya , ternyata tuan muda Wei Hong ini melihat nona resepsionis ini tanpa berkedip hingga tidak menyadari jika Fan Lao melihatnya.
Sehingga Fan Lao berinisiatif ingin menggodanya , lalu Fan Lao menepuk bahu tuan muda Wei Hong sehingga tuan muda Wei Hong langsung tersadar dan sedikit malu.
" Selamat sore nona cantik ..." sapa Fan Lao ramah.
" Iya tuan muda , apakah ada yang bisa saya bantu...?'' ucap nona resepsionis terlihat malu malu .
" Teman kami ini kebetulan ada yang ingin mencari teman hidup atau kekasih , apakah nona mau dengan temanku ini ..." ucap Fan Lao sambil mengangkat tangan tuan muda Wei Hong agar berkenalan dengan nona resepsionis ini .
Sehingga tuan muda Wei Hong dan nona resepsionis penginapan ini wajahnya langsung memerah , karena mereka berdua sangat malu.
" Tidak tidak nona , teman ku ini hanya bercanda...'' ucap tuan muda Wei Hong menyangkalnya sambil meninju perut Fan Lao .
Bughhh...
'' Arghhh...'' ucap Fan Lao berpura pura kesakitan sambil memegang perutnya .
Rekan rekan Fan Lao langsung tertawa terbahak bahak melihat tuan muda Wei Hong sedikit marah di goda oleh saudara Fan Lao .
'' Sialan kalian semua ternyata kalian tidak ada yang membelaku...'' ucap tuan muda Wei Hong memarahi rekan rekannya yang justru menertawakan dirinya.
'' Sudah sudah , nanti kalian berdua lanjutkanlah berkenalan di lain waktu . Kami bertujuh mau pesan kamar untuk satu malam saja , apakah masih ada yang kosong....'' ucap Fan Lao .
'' Masih ada tuan muda , mau pesan satu kamar langsung atau sendiri sendiri saja...?'' ucap nona resepsionis bersikap profesional meskipun pelanggannya ini sedang menggodanya.
'' Bagaimana teman teman , kita satu kamar saja atau sendiri sendiri saja...?'' tanya Fan Lao .
__ADS_1
" Menurutku kita lebih baik satu kamar 2 orang saja agar lebih menghemat , nanti saudara Fan Lao biar sendirian saja...." ucap tuan muda Shen Lin .
" Kalian tenang saja mengenai pembayaran penginapan dan makan , karena aku akan membayar semuanya , nanti akan aku ceritakan dari mana aku mendapat koin emas yang cukup banyak...." ucap Fan Lao .
" Kalau begitu terima kasih banyak saudara Fan Lao...'' ucap tuan muda Shen Lin .
Kemudian Fan Lao langsung berbalik badan sambil melihat ke arah nona resepsionis penginapan.
" Kalau begitu kami pesan 7 kamar saja nona , siapa tahu nanti malam ada seseorang yang ingin menemui seorang gadis di penginapan ini . Berapa total semuanya nona....?'' ucap Fan Lao sambil melirik ke arah tuan muda Wei Hong.
" Semua nya 14 koin emas tuan muda...'' ucap resepsionis.
Kemudian Fan Lao langsung mengeluarkan 14 koin emas , lalu di berikan kepada nona resepsionis.
'' Ini sudah pas tuan muda , ini nanti kamarnya ada di lantai 2 sesuai dengan nomor kamarnya . Sekarang mari saya antarkan ke sana...'' ucap resepsionis sambil membawa 7 kunci kamar .
" Saudara Wei Hong, kamu dan nona cantik ini silahkan naik ke lantai 2 , nanti aku dan rekan rekan akan menunggu di restoran....'' ucap Fan Lao sambil mendorong tubuh tuan muda Wei Hong sambil memberi isyarat kepada rekan rekan nya untuk tidak menertawakannya .
Tapi Tuan muda Wei Hong sedikit memasang kuda kuda , sehingga Fan Lao sedikit kesulitan mendorongnya.
Sehingga tuan muda Wei Hong langsung melemaskan kuda kudanya , lalu mengikuti nona resepsionis naik ke lantai 2 .
Setelah mereka berdua telah naik ke lantai 2 kemudian Fan Lao mengajak rekan rekannya masuk ke dalam restoran , lalu mereka duduk di dekat meja kasir .
Karena semua tempat duduk telah di tempati oleh para pengunjung .
Setelah mereka duduk kemudian Fan Lao langsung melambaikan tangannya kepada nona pelayan restoran yang ada dekat tempat mereka duduk .
'' Nona , aku pesan makanan terenak di restoran ini hanya 10 porsi saja..." ucap Fan Lao .
'' Iya , tuan muda mau pesan daging bakar apa ayam bakar...?'' ucap pelayan restoran.
'' Bagaimana teman teman , kalian mau makan apa...?'' tanya Fan Lao kepada rekan rekannya .
'' Apa saja kami mau saudara Fan Lao...'' ucap tuan muda Xiao Duan.
__ADS_1
'' Kalau begitu kami pesan 7 ayam bakar dan sisanya daging bakar..." ucap Fan Lao .
" Iya tuan muda , kalau begitu silahkan di tunggu sebentar . Karena aku akan menyiapkan pesanan tuan muda semuanya ....'' ucap pelayan ini ramah .
Kemudian pelayan ini langsung pergi dari sana .
" Saudara Fan Lao tadi sunguh sangat usil , karena aku yakin saudara Wei Hong tadi pasti sangat malu...'' ucap tuan muda Xing Luan.
" Hahaha , aku yakin juga begitu . Karena aku sendiri pasti juga akan malu jika di goda seperti tadi...'' ucap tuan muda Juan Jiang .
" Kalian semua bersiap siap saja , jika aku melihat kalian mengagumi seorang gadis pasti aku akan melakukan juga seperti saudara Wei Hong tadi . Karena jika kita sudah jatuh hati kepada seseorang maka kita harus mengungkapkan nya dengan cepat ,apakah kalian tidak menyesal jika gadis yang kalian kagumi tiba tiba di ambil orang karena kalian kurang cepat mengungkapkan perasaan kalian....?'' ucap Fan Lao .
" Ternyata saudara Fan Lao juga ahli dalam urusan wanita , aku yakin saudara Fan Lao ini pasti memiliki pengalaman dalam masalah dengan wanita...'' ucap tuan muda Xiao Duan.
" Tidak juga , tapi aku pernah mengalami satu kali dengan kekasihku yang sekarang . Meskipun aku tahu dia bukan gadis dari kalangan biasa biasa saja dan banyak pemuda yang mengaguminya , tapi aku memberanikan diri untuk mengungkapkan perasaanku kepadanya . Waktu itu aku tidak peduli jika sampai di tolak asalkan hatiku bisa lega setelah mengungkapkan perasaanku , waktu itu ternyata kekasihku langsung menerima ku karena ternyata dia juga ingin mengungkapkan perasaannya kepadaku . Tapi karena dia adalah seorang gadis jadi harus menunggu laki laki dulu yang mengungkapkan perasaannya ...'' ucap Fan Lao menceritakan panjang lebar.
" Saudara Fan Lao benar juga , sepertinya kami semua harus belajar banyak kepada saudara Fan Lao ...'' ucap tuan muda Shen Lin.
Setelah beberapa saat tuan muda Wei Hong datang ke restoran sambil tersenyum kepada mereka semua .
" Duduk lah di sini saudara Wei Hong , kami semua sudah tidak sabar ingin mendengar cerita darimu..." ucap Fan Lao sambil menepuk kursi yang ada di sampingnya .
Kemudian tuan muda Wei Hong langsung duduk di samping Fan Lao .
'' Sekarang ceritakan lah kepada rekan rekan saudara Wei Hong yang belum memiliki kekasih ini , agar mereka juga mau mendekati wanita dan tidak fokus meningkatkan kekuatan saja....'' ucap Fan Lao .
'' Sialan kau saudara Fan Lao , tapi aku juga sangat berterima kasih karena berkat saudara Fan Lao aku bisa berkenalan dengan Nona Jiu Jizi tadi . Hanya saja aku sedikit mengalami masalah....?'' ucap tuan muda Wei Hong .
'' Kalau boleh tahu ada masalah apa saudara Wei Hong, apakah nona Jiu Jizi sudah di jodohkan...?'' tanya Fan Lao .
.
.
...[ Bersambung ] ™****...
__ADS_1