
.
.
Fan Lao dan tuan muda Juan Jiang terbang dengan kecepatan penuh menuju reruntuhan desa Anming ,
Karena sekarang sudah sore hari , jadi mereka berdua harus sampai di sana sebelum malam tiba .
Rekan rekan Fan Lao yang mengantar ke desa Anming dan desa Liuxiang juga sudah sampai di desa tujuan , mereka tadi juga mendapat sambutan yang sangat hangat dari para warga desa .
Karena mereka telah menyelamatkan putri mereka yang telah di culik , tuan muda Xiao Duan dan tuan muda Shen Lin yang mengantar gadis ke desa Anming juga memberi tahu siapa dalang di balik penculikan ini seperti yang di lakukan oleh Fan Lao .
Lalu mereka berbasa basi untuk membeli daging ayam yang sudah bersih kepada warga desa , warga desa Anming langsung memberi mereka daging ayam sebagai balas budi mereka .
Tapi berbeda ceritanya dengan tuan muda Xing Luan dan tuan muda Wei Hong, mereka berdua mengatakan kalau dalang di balik penculikan ini adalah Bandit Gurun Emas dan tetua Bai Lang pemilik rumah bordir Mawar Hitam di kota Beiwang.
Tapi mereka sudah berhasil membunuh semua orang yang terlibat kasus penculikan ini .
Mereka sengaja berbohong karena tidak enak hati jika mengatakan orang tua tuan muda Yun Xiang terlibat dalam kasus penculikan ini , apalagi tuan muda Yun Xiang akan melamar Nona Liu Ling Putri kepala desa Liuxiang .
Biar nanti tuan muda Yun Xiang yang akan menceritakan sendiri kepada mereka .
Setelah menjelaskan semuanya kemudian mereka berdua mengatakan membutuhkan daging ayam untuk mereka bakar malam ini , karena malam ini mereka akan bermalam di reruntuhan desa Anming dan akan menghancurkan ruang bawah tanah yang di gunakan untuk menyembuyikan para gadis .
Sehingga kepala desa Liuxiang langsung mengintruksikan para warga desa untuk mengambilkan daging ayam untuk mereka ini .
Di sana sekarang tinggal tuan muda Xing Luan , tuan muda Wei Hong, kedua prajurit kekaisaran, nona Liu Ling dan kepala desa Liu Fei.
Nona Liu Ling kemudian langsung menanyakan ke mana tuan muda Yun Xiang , kenapa tidak ikut berkunjung ke desa ini juga .
Kemudian tuan muda Xing Luan mengatakan kalau tuan muda Yun Xiang sedang bersama tuan muda Fan Lao untuk berjaga di reruntuhan desa Anming , karena masih ada beberapa penculik yang tersisa .
Tuan muda Xing Luan terpaksa berbohong karena dia tidak tahu harus menjawab seperti apa lagi .
Setelah 30 menit berlalu ada beberapa warga desa yang datang ke sana dengan membawa daging ayam yang telah di bersihkan , sehingga tuan muda Xing Luan langsung memasukkan semua daging ayam itu ke dalam cincin kosong.
__ADS_1
'' Terima kasih atas daging ayam nya ini , kalau begitu kami berdua mohon pamit untuk kembali menjalankan misi kami...'' ucap tuan muda Xing Luan .
'' Sama sama tuan muda Xing Luan , kalian berdua berhati-hati lah . Nanti sampaikan salam ku kepada komandan kalian...'' ucap nona Liu Ling.
Kemudian tuan muda Xing Luan dan tuan muda Wei Hong langsung mengeluarkan roh beladiri mereka masing masing, lalu menaikinya dan terbang dari sana menuju rerentuhan desa Anming.
Mereka berdua terbang dengan kecepatan penuh , agar cepat sampai di reruntuhan desa Anming.
****
Setelah 2 jam berlalu tuan muda Xiao Duan dan tuan muda Shen Lin sampai di sana terlebih dahulu , lalu di susul oleh tuan muda Xing Luan dan tuan muda Wei Hong.
Sedangkan Fan Lao dan tuan muda Juan Jiang sampai di sana paling terakhir , karena mereka berdua tadi cukup lama berbincang bincang dengan kepala desa Lanjing .
Kemudian mereka berenam langsung membuat api unggun untuk menghangatkan tubuh mereka , karena hari sudah menjelang malam .
Beruntung tempat di sana terhalang tembok , sehingga mereka bisa menikmati api unggun tanpa gangguan angin .
Setelah api sudah menyala kemudian tuan muda Xing Luan dan tuan muda Xiao Duan mengeluarkan daging ayam di atas batu yang ada di sana .
Karena itu untuk Lang Ying , semua rekan rekan Fan Lao sudah tahu kalau itu untuk siluman rubah putih.
Kemudian Fan Lao langsung menceritakan mengenai nona Lan Hua , ternyata nona Lan Hua ini berasal dari desa Lanjing , dia dulu adalah gadis korban pemerkosaan bandit .
Sehingga dia di jauhi oleh oleh para pemuda dan tidak ada pemuda yang mau mendekatinya , sehingga nona Lan Hua langsung pergi dari desa Lanjing .
'' Bagaimana tanggapan para warga desa Anming melihat putri mereka bisa selamat...?'' tanya Fan Lao .
'' Tentu mereka sangat bahagia , aku tadi hanya menjelaskan secara singkat saja kepada mereka . Sehingga kami berdua sampai di sini terlebih dahulu ...'' ucap tuan muda Xiao Duan.
'' Tidak apa apa , yang penting mereka sudah tahu siapa dalang penculikan ini . Terus bagaimana di desa Liuxiang, apakah nona Liu Ling menanyakan saudara Yun Xiang...'' tanya Fan Lao .
'' Benar saudara Fan Lao , nona Liu Ling tadi bertanya kepadaku mengenai saudara Yun Xiang . Tapi aku menjawabnya kalau dia sedang ada di sini bersama kamu untuk membunuh sisa sisa penculik , aku tadi juga berbohong mengenai dalang kasus penculikan ini . Aku mengatakan kepada mereka kalau dalang penculikan ini adalah tetua Bai Lang pemilik rumah bordir Mawar Hitam dan kelompok bandit Gurun Emas...'' ucap tuan muda Xing Luan .
'' Bagus saudara Xing Luan, nanti biar saudara Yun Xiang yang menjelaskan nya . Karena kita tidak tahu nanti bagaimana tangapan mereka jika tahu Patriak Yun Zhen adalah dalang penculikan ini...'' ucap Fan Lao .
__ADS_1
Setelah 30 menit berlalu ayam bakar mereka akhirnya talah matang , kemudian mereka langsung melahapnya dengan cepat .
Karena mereka belum makan sama sekali selama menjalankan misi ini selama satu hari satu malam .
Setelah selesai makan kemudian satu persatu mereka langsung tidur di atas pasir sambil menikmati hangatnya api unggun.
Fan Lao kemudian mengintrusikan Roh Beladiri Kelelawar Api agar mengadakan tubuhnya untuk menjaga mereka saat tidur .
Lalu Fan Lao memilih untuk tidur juga agar tubuhnya besok lebih segar saat berlatih , karena rencananya dia ingin melatih rekan rekannya di sini .
****
Keesokan harinya mereka bangun pagi seperti biasanya , sekarang mereka merasakan tubuh mereka jauh lebih segar .
'' Saudara Fan Lao, bagaimana dengan ruang bawah tanah ini . Apakah lebih baik kita hancurkan saja...?'' ucap tuan muda Wei Hong .
'' Ruang bawah tanah ini kita pikirkan nanti saja , karena aku ingin mengajari kalian semua tehnik pukulan jarak dekat dulu . Nanti setelah kalian menguasainya maka berlanjut mempelajari tehnik pukulan jarak jauh , menurutku di sini lebih cocok di gunakan untuk berlatih daripada kita berlatih di Asosiasi Gunung Huangshan....'' ucap Fan Lao .
'' Aku setuju saudara Fan Lao , jika kita langsung pulang maka kita tidak akan mendapatkan waktu untuk berlatih . Karena pasti sudah ada misi baru yang menunggu kita...'' ucap tuan muda Xing Luan bersemangat .
'' Apakah yang lainnya setuju jika berlatih di sini...?'' tanya Fan Lao .
'' Kami semua pasti setuju...'' ucap mereka serempak .
'' Baguslah , sekarang kalian silahkan pemanasan dulu untuk berlari lari di sekitar sini saja ...'' ucap Fan Lao.
'' Iya saudara Fan Lao kami mengerti....''
Kemudian rekan rekan Fan Lao langsung berjalan keluar dari sana , lalu berlari lari kecil mengelilingi desa kecil ini .
Sedangkan Fan Lao tetap berada di sana sambil menggerak-gerakkan kaki dan tangannya untuk pemanasan sambil menunggu rekan rekan nya kembali .
.
.
__ADS_1
...[ Bersambung ] ™...