Lahirnya Kaisar Pembasmi Iblis

Lahirnya Kaisar Pembasmi Iblis
Eps 344 ~ Pergi ke gerbang Utara Kekaisaran Xing.


__ADS_3

.


.


Fan Lao kemudian berjalan mendekati kursi paling besar sendiri , karena ini adalah kursi milik Patriak Jiu Heng .


Setelah mencarinya akhirnya Fan Lao menemukan tuasnya , karena tuas untuk membuka penutup sumur gelap ini ada di sisi kanan tempat menyadarkan tangan kanan.


'' Aku yakin ini adalah tuas yang di gunakan untuk membuka penutup sumur gelap ini....'' ucap Fan Lao sambil menunjukkan tuas yang dia temukan .


Kemudian kaisar Xing Shan langsung mendekat untuk melihat tuasnya .


'' Berarti hanya Patriak Jiu Heng saja yang memegang keputusan untuk membunuh atau tidak , karena tidak ada campur tangan tetua klan Jiu . Aku sampai sekarang masih penasaran bagaimana cara tuan muda Fan Lao bisa selamat dari penjebakan ini , karena aku yakin tuan muda Fan Lao pasti butuh sebuah tali untuk berpegangan agar tidak jatuh ke dasar sumur ...'' ucap Kaisar Xing Shan.


'' Aku meminta bantuan kepada Lang Ying ini , karena dia bisa memanjangkan ekornya untuk melilit tubuh ku agar tidak menghantam dasar sumur...'' ucap Fan Lao sambil menunjuk Lang Ying yang ada di bahunya .


'' Jadi seperti itu , tuan muda Fan Lao sungguh sangat beruntung bisa memiliki hewan kontrak yang sangat kuat dan bisa di andalkan saat kita membutuhkan...'' ucap kaisar Xing Shan.


'' Ya seperti itulah , saat aku pertama kali sampai di klan ini . Aku melihat banyak anggota klan ini mulai dari yang muda hingga yang sudah tua sedang berlatih di halaman klan ini , aku yakin klan ini sebelumnya pasti memiliki rencana tersembunyi...'' ucap Fan Lao .


" Aku bisa menyimpulkan kalau klan Jiu ini pasti memiliki rencana untuk menyerang kekaisaran Xing lagi , karena jendral Lin Langtian tadi sudah menceritakan apa yang di ucapkan olah tetua Jiu Sheng sebelum di bunuh oleh tuan muda Fan Lao . Tapi tidak semudah itu mereka akan menyerang kekaisaran Xing , karena mereka harus membangun kekuatan yang lebih kuat lagi . Apalagi sekarang kekaisaran sudah tahu mengenai rencana mereka...'' ucap kaisar Xing Shan.


'' Aku setuju dengan yang mulia Kaisar Xing Shan, sekarang klan Jiu memang harus membangun kekuatan lagi setelah Patriak Jiu Heng telah mati . Karena aku yakin Patriak Jiu Heng ini adalah orang yang bisa di andalkan oleh leluhur Agung Jiu Xin dalam rencana penyerangan ke kekaisaran...'' ucap Fan Lao .


'' Sudahlah tidak usah memikirkan masalah ini , sekarang lebih baik kita kembali saja ke istana kekaisaran Xing . Karena masih banyak masalah yang harus aku selesaikan dari pada memikirkan rencana klan Jiu ini ...." ucap kaisar Xing Shan.


" Iya yang mulia , tapi aku minta maaf tidak bisa datang ke istana dulu . Mungkin besok pagi aku akan datang ke sana...'' ucap Fan Lao.


'' Tidak apa apa tuan muda Fan Lao , kalau begitu sekarang mari kita pergi dari sini . Karena sudah tidak ada yang bisa kita lakukan lagi di sini....'' ucap kaisar Xing Shan.


'' Tunggu sebentar yang mulia , karena aku akan menghancurkan sumur ini dulu , yang mulia kaisar silahkan keluar dulu karena tidak menutup kemungkinan bangunan aula ini juga akan ikut runtuh juga ...'' ucap Fan Lao sambil mengeluarkan pedang Darah Surgawi.

__ADS_1


'' Silahkan tuan muda Fan Lao , aku akan melihat nya di dekat pintu aula ini . Karena aku sangat penasaran cara tuan muda Fan Lao menghancurkan tempat ini....'' ucap kaisar Xing Shan.


Setelah kaisar Xing Shan sudah menjauh dari sana kemudian Fan Lao langsung mengalirkan Douqi dari artefak Yunzhen ke ujung pedangnya hingga berbentuk melingkar, lalu melompat sambil bersiap menebaskan pedangnya ke lantai yang sejajar dengan sumur gelap.


" Tebasan Pembelah Lautan..."


" Haiyatt..."


Duarrrrr...


Tebasan pedang Fan Lao ini langsung membelah lantai di sana hingga ke sumur gelap , membuat dinding Es sumur gelap langsung ikut hancur .


Karena tebasan pedang Fan Lao ini juga mengeluarkan getaran yang sangat kuat, membuat atap bangunan aula ikut bergerak .


Sehingga satu persatu kayu penyangga atap bangunan aula ini retak dan patah .


Kemudian Fan Lao langsung berlari keluar dengan sangat cepat , karena sebentar lagi bangunan aula ini pasti akan roboh .


Kaisar Xing Shan juga ikut keluar dari sana , dia sangat puas setelah melihat apa yang baru saja dia saksikan.


Setelah keluar dari sana akhirnya atap bangunan aula klan Jiu langsung ambruk , sehingga langsung mengeluarkan suara ledakkan yang menggentarkan seluruh area di klan Jiu .


Para istri tetua klan Jiu dan nona Jiu Ling yang ada di dalam rumah langsung keluar rumah , karena mereka sedikit ketakutan saat mendengar ledakan ini .


Tapi tuan muda Jiu Quan dan ibunya tetap berada di dalam rumah , karena mereka yakin ledakan tadi adalah ulah Fan Lao yang telah menghancurkan salah satu bangunan di klan Jiu ini .


'' Sepertinya Fan Lao ini memang mencari mati karena berani menyinggung klan Jiu ini , bahkan sampai sekarang dia masih belum puas untuk menghancurkan klan ini . Apakah dia masih belum puas membunuh ayahku...'' ucap tuan muda Jiu Quan sambil mengeratkan kepalan tangannya .


'' Quan'er bersabarlah , nanti kita langsung saja menemui leluhur Agung Jiu Xin untuk membahas masalah ini . Untuk saat ini kita harus bisa menahan amarah kita agar pengorbanan ayahmu tidak sia sia...'' ucap istri Patriak Jiu Heng.


'' Iya ibu aku mengerti...'' ucap tuan muda Jiu Quan.

__ADS_1


****


Berpindah di tempat Fan Lao berada .


Setelah berhasil menghancurkan bangunan aula klan Jiu, kemudian Fan Lao dan kaisar Xing Shan langsung mengeluarkan roh beladiri nya .


Lalu menaikinya , sedangkan Fan Lao menaiki Lang Ying .


Kemudian mereka berdua langsung terbang menuju gerbang Utara .


Mereka berdua sengaja pergi ke gerbang Utara untuk memberi tahu para prajurit penjaga yang ada di sana agar lebih meningkatkan kewaspadaan mereka .


Sesampainya di gerbang Utara kemudian mereka berdua langsung mendarat di dekat pos penjaga .


Para prajurit yang berjaga di sana langsung berkumpul untuk menyambut Kaisar Xing Shan , para prajurit penjaga ini sudah bisa menebak apa maksud kedatangan Kaisar Xing Shan dan tuan muda Fan Lao ke sana.


Karena ini pasti ada sangkut pautnya dengan klan Jiu , karena gerbang Utara ini sangat dekat dengan klan Jiu .


Apalagi tadi banyak anggota klan Jiu yang kabur menuju Utara , para prajurit penjaga yang ada di sana sebagian sudah mengenal tuan muda Fan Lao .


'' Salam yang mulia Kaisar Xing Shan dan tuan muda Fan Lao...'' ucap Komandan penjaga Xia Cheng .


'' Salam juga komandan Xia Cheng...'' ucap kaisar Xing Shan.


'' Apakah komandan Xia Cheng ini sebelumnya sudah pernah berkenalan denganku , ataukah aku yang lupa dengan komandan Cheng...'' ucap Fan Lao .


'' Belum pernah tuan muda Fan Lao , tapi jendral Lin Langtian pernah mengenalkan kepada kami semua saat tuan muda Fan Lao datang ke barak militer . Jendral Lin Langtian mengatakan bahwa tuan muda Fan Lao adalah pemilik tehnik pukulan Penghancur Tulang yang kami pelajari....'' ucap komandan Liu Cheng.


Fan Lao langsung tersenyum kepada komandan Li Cheng dan para prajurit penjaga yang ada di sana, karena berkat dia memberikan tehnik itu Fan Lao bisa di kenal oleh para prajurit kekaisaran .


.

__ADS_1


.


...[ Bersambung ] ™...


__ADS_2