
.
.
Fan Lao langsung menanyakan siapa pemuda sombong ini kepada tuan muda Yun Xiang .
Ternyata pemuda ini adalah anak dari penguasa kota Yunnan ini .
'' Jika dia adalah anak penguasa kota Yunnan, apakah dia masih anggota klan Yun...?'' tanya Fan Lao sambil bersiap mengeluarkan tehnik Angin Pengendali Waktu lagi .
" Bukan saudara Fan Lao, dia berasal dari klan Nan . Klan Yun dan klan Nan dulu adalah klan yang membangun kota Yunnan ini , dari dulu anggota kami memang selalu bermusuhan dengan mereka dalam dunia politik dan bisnis klan . Jadi aku sudah tidak terkejut lagi mendengar ejekan dari Nan Ren ini...." ucap tuan muda Yun Xiang.
" Terus menurut saudara Yun Xiang kita beri pelajaran apa pemuda sombong ini , karena terus terang saja aku dan rekan rekan sangat geram mendengar dia tadi berkata seperti itu kepadamu . Karena perkataannya tidak bisa di maafkan begitu saja ..." ucap Fan Lao sambil mengibaskan tangannya lagi .
Sehingga tubuh semua orang yang ada di lantai 2 tidak bisa bergerak lagi .
" Terserah kalian saja , karena aku sudah sangat bosan berselisih dengan mereka . Tapi sepertinya ini adalah saatnya aku memberi pelajaran kepada tuan muda Nan Ren ini..." ucap tuan muda Yun Xiang.
Tuan muda Yun Xiang kemudian menyentuh wajah tuan muda Nan Ren ini agar nantinya dia bisa merubah wajahnya menjadi Nan Ren ini , lalu melepaskan pakaian tuan muda Nan Ren dan langsung memakainya .
" Terus apa rencana saudara Yun Xiang sekarang...?" tanya Fan Lao .
" Hajar saja pemuda sialan ini dan ada salah satu dari kalian yang naik ke lantai 3 untuk melihat apakah di sana ada kamar kosong atau ruangan kosong , setelah kalian menghajarnya lalu kita bawa ke lantai 3 agar dia tetap di sana . Sedangkan aku nantinya akan tetap bersama dengan kedua pengawal ini..." ucap tuan muda Yun Xiang.
Fan Lao langsung tersenyum licik , dia sudah paham apa rencana tuan muda Yun Xiang ini.
Kemudian Fan Lao langsung mengintruksikan tuan muda Xing Luan untuk naik ke lantai 3, sedangkan rekan rekan lainnya langsung menghajar tuan muda Nan Ren ini.
Sehingga tuan muda Xing Luan langsung naik ke lantai 3, sedangkan Fan Lao terus mengawasi keadaan di sana sambil bersiap mengeluarkan tehnik Angin Pengendali Waktu lagi .
Tuan muda Wei Hong dan tuan muda Xiao Duan langsung memegangi tubuh tuan muda Nan Ren , sedangkan tuan muda Shen Lin melancarkan pukulan Penghancur Tulang ke arah dada dan alat vital tuan muda Nan Ren secara bertubi tubi.
Tuan muda Juan Jiang yang bertugas untuk menutup mata dan mengikat mulut tuan muda Nan Ren agar nanti tidak bisa melihat dan berteriak saat waktu kembali normal lagi.
Setelah beberapa saat tuan muda Xing Luan turun dari lantai 3 , dia mengatakan kalau di lantai 3 tidak ada siapa siapa di sana .
__ADS_1
Kemudian Fan Lao mengibaskan tangannya lagi untuk mengeluarkan tehnik Angin Pengendali Waktu lagi, agar orang orang di lantai 2 ini tidak bergerak .
Lalu tuan muda Wei Hong dan tuan muda Xiao Duan langsung membawa tubuh tuan muda Nan Ren naik ke lantai 3 dengan bergerak cepat .
Setelah sampai di lantai 3 kemudian mereka berdua langsung melemparkan tubuh tuan muda Nan Ren, lalu mereka langsung turun ke lantai 2 lagi sebelum waktu kembali normal .
Lalu mereka berdua bergabung dengan Fan Lao dan rekan rekan lainnya .
'' Nanti tunggulah aku di halaman restoran ini...'' ucap tuan muda Yun Xiang sambil merubah wajahnya menjadi tuan muda Nan Ren lalu berdiri di depan kedua pengawal.
Setelah 30 detik berlalu waktu kembali normal lagi, sehingga semua orang yang ada di lantai 2 tersadar kembali .
Semua orang di sana sedikit bingung dengan apa yang terjadi kepada mereka , karena mereka merasakan seperti ada yang aneh dengan tubuh mereka tadi .
Karena sendok dan daging yang mereka pegang tiba tiba terjatuh ke lantai , tapi mereka melanjutkan makan lagi karena tubuh mereka semua masih baik baik saja.
Kedua pengawal tuan muda Nan Ren langsung bersiaga untuk melihat ke arah para pemuda karena tuan muda Yun Xiang tadi telah di ejek oleh tuan mereka , tapi kedua pengawal ini sangat lega melihat para pemuda ini ternyata langsung berbalik badan lalu turun ke lantai satu.
Kedua pengawal ini sedikit bingung karena tidak melihat keberadaan tuan muda Yun Xiang di kelompok ini , kelompok pemuda yang turun ke lantai 1 ini juga hanya 6 orang saja.
" Kalian kenapa terlihat kebingungan seperti itu , sekarang ayo temani aku makan..." ucap tuan muda Yun Xiang dengan mengunakan pakaian dan wajah tuan muda Nan Ren.
Karena biasanya mereka tidak pernah di tawari untuk makan bersama .
Kemudian kedua pengawal ini langsung mengikuti tuan muda Nan Ren dengan tersenyum senang , lalu duduk di salah satu meja dan memesan makanan .
****
Berpindah di lantai 3 tempat tuan muda Nan Ren berada.
Setelah tersadar tuan muda Nan Ren sangat terkejut merasakan ini semua , karena dadanya terasa remuk seperti telah terkena hantaman benda yang sangat keras.
Jantungnya juga sangat sulit di gunakan untuk bernafas , membuat tubuhnya terasa lemah tidak bertenaga lagi karena tulangnya juga terasa remuk .
Apalagi alat vitalnya juga terasa sangat sakit , ingin rasanya dia berteriak sekencang kencangnya tapi mulutnya sudah terikat kain .
__ADS_1
Sehingga mulutnya hanya bisa mengeluarkan suara rintihan kesakitan saja , dia juga bingung karena sudah tidak bisa melihat lagi.
Sekarang tuan muda Nan Ren hanya bisa putus asa dan menunggu kematiannya , karena jantungnya terasa semakin melemah .
Dia penasaran siapa yang berani melakukan perbuatan ini , tuan muda Nan Ren curiga yang melakukan nya ini adalah tuan muda Yun Xiang .
Tapi kapan dia melakukan serangan nya ini , terus di mana kedua pengawal yang selalu menjaga nya.
****
Berpindah di lantai 2 tempat tuan muda Yun Xiang berada .
Setelah makanan telah datang kemudian mereka langsung makan bersama dengan sangat lahap , kedua pengawal nya terlihat sangat senang bisa menikmati makan seperti ini .
" Kalian lanjutkan menikmati makan di sini , aku akan ke kamar mandi karena perutku sangat sakit..." ucap tuan muda Yun Xiang .
" Tidak bisa , salah satu dari kami harus mengawal tuan muda Nan Ren ke mana pun itu . Karena jika terjadi apa maka kami yang harus bertanggung jawab..." Ucap salah satu pengawal .
" Baiklah kalau begitu salah satu dari kalian ikut lah dengan ku , tapi kalian hanya perlu mengawasi ku dari tangga lantai satu saja . Aku sudah dewasa tidak perlu ada yang di takuti di sini..." ucap tuan muda Yun Xiang.
Kemudian tuan muda Yun Xiang dan salah satu pengawal langsung berdiri , lalu berjalan menuruni tangga .
" Kamu tunggulah di sini , karena kamar mandinya ada di dalam lorong itu...." ucap tuan muda Yun Xiang.
" Iya aku akan menunggunya di sini , jika ada hal yang mencurigakan atau ada seseorang yang menyerang tuan muda Nan Reng maka langsung berteriak lah..." ucap pengawal .
Kemudian tuan muda Yun Xiang langsung berjalan masuk ke dalam lorong , sesampaknya di dalam lorong dia langsung masuk ke dalam salah satu kamar mandi.
Lalu merubah wajahnya dan melepaskan pakaian tuan muda Nan Ren, setelah melepaskan pakaian itu kemudian langsung menyimpan ke dalam cincin kosong .
Karena nanti pakaian itu harus di hilangkan agar tidak ada jejak sama sekali.
Kemudian langsung keluar dari sana , lalu berjalan memutar lewat samping restoran untuk berkumpul bersama dengan rekan rekannya yang sudah menunggunya di halaman restoran.
.
__ADS_1
.
...[ Bersambung ] ™...