Lahirnya Kaisar Pembasmi Iblis

Lahirnya Kaisar Pembasmi Iblis
Eps 242 ~ Keluar dari Sumur Gelap .


__ADS_3

.


.


Setelah 2 menit berlalu kemudian nona Yun Liyie membuka matanya , karena Douqi di dalam tubuhnya perlahan lahan mulai kembali pulih .


Lalu nona Yun Liyie langsung duduk bersila sambil menunggu semua Douqi nya pulih kembali.


''Apakah tuan muda Fan Lao telah memberiku penawar racun , sehingga tubuhku bisa pulih lagi seperti ini....?'' tanya nona Yun Liyie.


Karena dia tadi merasakan tubuhnya tiba tiba lemah tidak memiliki energi sama sekali .


'' Benar Yie'er , tuan muda Fan Lao sudah memberi kita air suci surgawi. Sehingga kita bisa sadar kembali dari efek racun ini , sekali lagi aku ucapkan terima kasih banyak kepada tuan muda Fan Lao . Tapi nanti aku akan mengantinya karena air suci surgawi itu adalah barang yang sangat berharga....'' ucap tetua Yun Lang.


'' Tidak perlu senior Yun Lang , nanti senior Yun Lang harus membeli 1 botol Air Suci Surgawi untuk di minum bersama nona Yun Liyie. Agar tubuh kalian berdua kebal terhadap semua jenis racun...'' ucap Fan Lao .


'' Tidak bisa begitu tuan muda Fan Lao , air suci surgawi sangatlah mahal . Jadi aku harus mengembalikannya karena tuan muda Fan Lao juga butuh kerja keras ketika mengumpulkan koin emas untuk membeli air ini...'' ucap tetua Yun Lang .


Kemudian Fan Lao langsung menceritakan kalau dirinya memiliki koin emas yang cukup banyak , koin emas ini dia dapatkan dari rampasan para pelaku penculikan dan menguras habis harta milik kelompok bandit Gurun Emas.


Setelah selesai bercerita kemudian Fan Lao mengeluarkan Roh Beladiri Kelelawar Api dari lautan jiwanya.


Karena Fan Lao sekarang harus segera menyelesaikan masalah ini .


****


Berpindah di aula klan Jiu.


Setelah melemparkan bola racun ilusi Kegelapan tadi Patriak Jiu Wang langsung berdiskusi lagi dengan para tetua klan .


'' Kenapa mereka bertiga tidak ada reaksi sama sekali setelah terperangkap di dalam lubang , apa mungkin mereka semua telah terluka sehingga tidak ada perlawanan sama sekali....'' ucap Jiu Yan sedikit curiga.


'' Sepertinya begitu , mereka bertiga tidak mungkin bisa selamat jatuh ke dalam lubang ini , karena lubang ini sangat dalam . Aku dulu sengaja membuat lubang ini sedalam mungkin agar serangan orang yang telah terkurung di dalam tidak mampu menjangkau penutup lubang ini . Aku tidak bisa membayangkan bagaimana reaksi pemuda sombong tadi setelah terkurung di dalam lubang ini , pasti dia sangat menyesal telah memprovokasi ku...'' ucap Patriak Jiu Wang sangat percaya diri .


'' Terus bagaimana jika pihak klan Yun ada yang mencarinya...?'' tanya salah satu tetua klan Jiu .


'' Sekarang kamu pergilah ke gerbang untuk mengabari semua penjaga yang ada di sana , bahwa ketiga orang ini telah keluar dari klan Jiu ini . Jadi jika nanti ada pihak klan Yun yang bertanya maka para penjaga yang ada di sana tinggal bilang kalau anggota klan mereka telah pulang , tapi jika mereka tidak percaya maka kita persilahkan mereka untuk mencarinya di klan ini , nanti kita juga bisa menyergap mereka juga jika ada pemuda yang sombong lagi ...'' ucap Patriak Jiu Wang.


'' Baiklah kalau begitu aku akan segara ke sana...''

__ADS_1


Tapi tiba tiba....


Duarrr....


Suara ledakan lempengan besi penutup sumur yang terkena tehnik pukulan Fan Lao, sehingga kedua lempengan besi ini langsung terbang menghantam bangunan aula klan Jiu .


Pukulan ini juga mengeluarkan getaran yang sangat kuat , membuat bangunan aula klan Jiu bergetar .


Setelah lempengan besi penutup sumur gelap telah menghilang , Fan Lao langsung keluar dari sana sambil berdiri di punggung Roh Beladiri Kelelawar Api .


Patriak Jiu Wang dan para tetua klan Jiu sangat terkejut , ternyata tadi adalah kekuatan pemuda yang mereka remehkan tadi .


Apalagi kekuatan pemuda ini juga mengeluarkan getaran yang sangat kuat.


Setelah beberapa saat tetua Jiu Lang keluar dari sumur gelap dengan menaiki roh beladiri Phoenix Api, sedangkan nona Yun Liyie menaiki Lang Ying dengan wujud Rubah Putih bersayap seukuran siluman Serigala.


Lalu mereka mendarat sedikit jauh dari tempat Fan Lao berada , karena tadi mereka telah berdiskusi dengan Fan Lao.


Karena Fan Lao sekarang ada di depan pintu aula klan .


Patriak Jiu Wang sangat geram dan kesal melihat tetua Yun Lang dan putrinya ternyata masih baik baik saja .


Tapi Patriak Jiu Wang tidak menjawab apa yang di ucapkan oleh Fan Lao , karena dia masih tidak percaya jika pemuda ini bisa merusak lempengan besi penutup sumur gelap .


Kemudian Fan Lao langsung mengibaskan tangannya untuk mengeluarkan tehnik Angin Pengendali Waktu.


Dari kibasan tangan Fan Lao langsung mengeluarkan hembusan angin yang berhembus sangat kencang langsung menerpa tubuh semua orang yang ada di dalam aula , sehingga tubuh para anggota klan Jiu langsung terdiam tidak bergerak sama sekali.


Kemudian Fan Lao dengan cepat langsung melepaskan cincin penyimpanan mereka satu persatu , tetua Yun Lang dan nona Yun Liyie sangat kagum kepada tuan muda Fan Lao ini .


Karena memiliki tehnik yang sangat aneh , bisa membuat tubuh para anggota klan Jiu ini tidak bisa bergerak sama sekali.


Sehingga tuan muda Fan Lao bisa merampas semua cincin penyimpan para anggota klan Jiu , tetua Yun Lang jadi mengerti cara tuan muda Fan Lao ini bisa memiliki koin emas yang sangat banyak .


Tapi tetua Yun Lang tidak mempermasalahkan nya , Karen sah sah saja mengambil cincin penyimpanan musuhnya sebagai kompensasi nya.


Setelah melepaskan semua cincin penyimpan para anggota klan Jiu ini kemudian waktu di sana langsung normal kembali.


Para anggota klan Jiu tidak ada yang menyadarinya jika cincin penyimpanan mereka telah menghilang .

__ADS_1


'' Kau akan sangat menyesali perbuatan mu yang telah menyinggung ku...'' ucap Fan Lao sambil mengalirkan Douqi nya ke dalam artefak Yunzhen, lalu mengerak gerakan tangannya untuk menciptakan Tehnik Pukulan nya .


Setelah selesai memperagakan tehnik ini kemudian Fan Lao langsung melompat sambil bersiap mengeluarkan pukulan terkuatanya.


" Pukulan Tapak Iblis Singa Emas...."


Haiyatt ...


Dari pukulan Fan Lao mengeluarkan siluet Singa Emas bersayap yang terbang ke arah Patriak Jiu Wang.


Sehingga patriak Jiu Wang dan para tetua klan Jiu langsung bersiaga , lalu mereka ingin mengeluarkan senjata mereka masing untuk untuk menangkis serangan ini.


'' Sialan , ke mana cincin penyimpanan ku...'' ucap Patriak Jiu Wang.


Karena pedangnya ada di dalam cincin itu.


'' Cincin penyimpan ku juga menghilang...'' ucap Jiu Yan .


Para tetua yang ada di sana juga sama , mereka langsung panik saat mengetahui cincin mereka juga menghilang.


Kemudian Patriak Jiu Wang langsung mengeluarkan pukulannya juga .


'' Pukulan Matahari Penghancur Bumi...''


Haiyatt....


Dari pukulan Patriak Jiu Wang keluar siluet bola api yang sangat besar langsung bergerak ke arah siluet Singa Emas bersayap, sehingga kedua siluet ini langsung bertabrakan.


Duarrr...


Suara tabrakan energi yang sangat kuat , membuat area di sekitar tabrakan energi ini langsung mengalami kerusakan .


Kursi kursi langsung rusak dan para tetua klan Jiu juga ikut terpental akibat terkena efek ledakan energi ini.


.


.


...[ Bersambung ] ™...

__ADS_1


__ADS_2