
.
.
Fan Lao kemudian menarik pemadatan Douqi runcing yang berhasil menusuk tubuh nya dengan sangat cepat , karena melihat siluman Beruang Bumi ini menciptakan kembali pemadatan Douqi runcing untuk menyerang dirinya kembali.
Kemudian langsung mengalirkan Douqi dari artefak Yunzhen ke telapak tangannya sambil bersiap mengeluarkan pukulan terkuatnya.
" Pukulan Tapak Iblis Singa Emas..."
" Haiyatt..."
Dari pukulan Fan Lao keluar siluet Singa Emas yang langsung berlari ke arah siluman Beruang Bumi ini.
Melihat ada serangan mendekat kemudian siluman Beruang Bumi ini langsung menembakkan pemadatan Douqi runcing kembali untuk mengahalau siluet Singa Emas ini.
Siluet Singa Emas ini langsung menghindari tusukan Douqi runcing ini dengan sangat lincah , lalu langsung menerjang tubuh siluman Beruang Bumi .
Tapi siluman Beruang Bumi langsung mengunakan cakarnya untuk menghalau siluet Beruang Bumi .
Duarrrrr....
Tubuh Beruang Bumi langsung terpental lalu berguling guling di atas tanah .
Siluman Beruang Bumi merasakan getaran yang sangat kuat dan sengatan petir yang membuat sekujur tubuhnya sangat sulit di gerakkan , bahkan tulang tulangnya seperti remuk akibat efek getaran .
Para siluman Beruang Bumi yang ada di dekat pertarungan Fan Lao juga merasakan getaran tadi , sehingga satu persatu mereka langsung berlari menuju asal getaran ini untuk melihat ada apa sebenarnya .
****
Siluman Beruang Bumi langsung terkapar di atas rerumputan setelah terkena hantaman siluet Singa Emas tadi , tapi siluman Beruang Bumi masing berusaha bangkit lagi karena tidak ingin di kalahkan oleh seorang anak manusia begitu saja.
Melihat siluman Beruang Bumi masih belum menyerah kemudian Fan Lao langsung berlari mendekat sambil mengeluarkan pedang Darah Surgawi.
Lalu mengalirkan Douqi dari artefak Yunzhen ke ujung pedangnya hingga membentuk lingkaran.
Setelah dekat dengan tubuh siluman Beruang Bumi kemudian Fan Lao langsung melompat sambil bersiap mengeluarkan serangannya .
" Tebasan Pembelah Lautan..."
" Haiyatt..."
Crash.... cruat...
Tubuh Suliman Beruang Bumi langsung hancur tak berbentuk lagi , darah nya juga langsung membasahi pakaian Fan Lao.
__ADS_1
Para siluman Beruang Bumi yang baru sampai di sana sangat terkejut melihat ada anak manusia membunuh anggota mereka .
Jumlah Beruang Bumi yang datang ke sana ada 8 ekor , kemudian Para siluman Beruang Bumi ini langsung berlari ke tempat Fan Lao berada .
Roh Beladiri Kelelawar Api langsung menembakkan bola api ke arah para siluman Beruang Bumi.
Sehingga bola api ini langsung menerjang para siluman Beruang Bumi.
Duarrrrr.... Duarrrrr....
Ledakan ini membuat debu berterbangan yang langsung menutupi area di sana.
Kesempatan ini langsung di manfaatkan oleh Fan Lao untuk kabur dari sana menaiki Roh Beladiri Kelelawar Api .
Karena melihat siluman Beruang Bumi ini sangat banyak , Fan Lao pasti akan kesulitan jika mereka menyerang nya mengunakan pemadatan Douqi runcing seperti tadi.
Setelah debu menghilang para siluman Beruang Bumi sangat terkejut melihat anak manusia tadi telah kabur ke arah selatan .
Sehingga para siluman Beruang Bumi ini langsung berlari dengan kecepatan penuh untuk mengejar Fan Lao.
Setelah sepuluh menit berlalu Fan Lao sangat terkejut ketika melihat ke belakang , karena kecepatan lari siluman Beruang Bumi ini sangat cepat yang bisa menandingi kecepatan terbang Roh Beladiri Kelelawar Api .
Para siluman Beruang Bumi ini berlari sambil melompat lompat dengan sangat lincah , karena dalam sekali lompatan saja bisa mencapai 10 meter lebih.
" Tidak bisa Fan Lao, tapi kamu tenang saja karena di depan kita ini adalah hutan bambu , mereka tidak akan bisa bergerak dengan bebas jika melewati hutan pohon bambu ini..."
" Sepertinya ini adalah keberuntunganku , karena Mata Air Suci Surgawi berada di tengah tengah hutan bambu..."
" Kamu benar juga..."
" Tapi seperti nya di sini telah terjadi pertarungan , karena di sini banyak pohon yang telah tumbang..."
" Sepertinya begitu Fan Lao , lihatlah di atas rerumputan itu ada tubuh siluman Beruang Bumi yang telah mati karena aku sudah tidak bisa merasakan aura kehidupannya ..."
Para siluman Beruang Bumi yang mengejar Fan Lao langsung menghentikan langkahnya untuk menolong Beruang Bumi yang terkapar di sana .
Fan Lao langsung mengisyaratkan Roh Beladiri kelelawar api untuk mendarat ketika melihat para siluman Beruang Bumi tidak lagi mengejarnya .
" Kenapa para Beruang Bumi itu tidak lagi mengejar kita , apa mungkin hutan bambu ini adalah wilayah kekuasaan siluman kuat lainnya...." ucap Fan Lao sangat penasaran.
" Sepertinya benar Fan Lao, tapi semoga saja siluman yang menguasai hutan ini mau menerima kehadiranmu dan bisa bekerja sama denganmu ...."
" Tidak ada siluman yang mau berkerja sama dengan manusia , jika memang siluman penguasa hutan ini mau bekerja sama dengan kita . Mereka pasti menginginkan sesuatu dari kita..."
" Sudah lah nanti itu bisa di pikirkan lagi , yang penting sekarang kita bisa aman..."
__ADS_1
Kemudian Fan Lao langsung mengajak Roh Beladiri Kelelawar Api masuk ke dalam hutan bambu ini , karena Fan Lao yakin Air Suci Surgawi ada di tengah hutan bambu ini sesuai dengan kitab yang dia baca .
Tapi baru berjalan 50 meter Fan Lao melihat ada seekor siluman Rubah Putih kecil sebesar kelinci hutan yang tergeletak di atas rerumputan dengan kondisi tubuh penuh luka .
Fan Lao sangat kasihan melihat kondisi siluman Rubah Putih ini , kemudian Fan Lao langsung menghampirinya lalu berjongkok sambil mengusap kepalanya .
Kemudian langsung mengeluarkan cairan pengobat luka dan rumput Roh Darah Spiritual yang dia dapatkan dari paman Yun Jiang tadi.
Tapi tiba tiba siluman Rubah Putih ini membuka matanya lalu memakan rumput Roh Darah Spiritual pemberian paman Yun Jiang dengan sangat cepat seperti makan daging segar.
Fan Lao baru kali ini melihat ada seekor siluman yang makan tanaman obat seperti ini .
Roh Beladiri Kelelawar Api langsung menundukkan kepalanya ketika di tatap oleh siluman rubah ini .
'' Apakah aku boleh mengobati lukamu ini rubah kecil yang malang...'' ucap Fan Lao sambil mengelus-elus kepala siluman Rubah Putih ini .
'' Tidak perlu Fan Lao, karena dia sudah memakan Rumput Darah Spiritual itu . Jadi nanti lukanya akan pulih dengan sendirinya...'' ucap Roh Beladiri Kelelawar Api .
'' Benarkah , sungguh tanaman obat yang sangat berharga....''
Kemudian Fan Lao memasukan cairan pengobat luka karena siluman Rubah ini tidak membutuhkan pengobatan lukanya , lalu menunggu siluman Rubah ini memilihkan lukanya .
Setelah 10 menit berlalu Fan Lao melihat luka luka yang ada di tubuh siluman rubah ini ternyata berangsur angsur menutup lalu mengering dengan sangat cepat .
Fan Lao sangat takjub dengan tanaman obat Rumput Roh Darah Spiritual ini , ternyata tanaman obat ini memiliki efek yang sangat baik dan cepat untuk mengobati luka .
Bahkan tubuh siluman Rubah Putih ini telihat lebih bugar , karena tadi tubuhnya tampak lemas tidak bertenaga ketika masih terluka .
Fan Lao penasaran bagaimana jika manusia yang mengkonsumsinya , pasti tubuh manusia juga akan mengalami hal yang sama .
Fan Lao jadi mengerti sekarang , mungkin para bawahan alkemis Han Feng tadi mengincar tanaman ini hingga mempertaruhkan nyawanya hanya demi tanaman ini .
Karena tanaman obat ini memiliki efek yang sangat luar biasa , pasti jika sudah ada di tangan seorang alkemis akan menjadi pil yang memiliki efek yang sangat luar biasa.
.
.
...[ Bersambung ] ™...
Terima kasih yang sudah like , komen dan hadiah poin dan vote nya .
Dukungan kalian sangat membantu author agar lebih bersemangat lagi 🆙 nya.
Salam kenal semuanya 🙏🏻 .
__ADS_1